Showing posts with label sistem bahan bakar. Show all posts
Showing posts with label sistem bahan bakar. Show all posts
Thursday, October 26, 2017

Tips Memperbaiki Motor Injeksi Yang Kehabisan Bensin

Tips Memperbaiki Motor Injeksi Yang Kehabisan Bensin - Teknologi sepeda motor jaman waktu ini nyaris semuanya memanfaatkan injeksi. Benar-benar technologi injeksi ini yaitu technologi gres terhadap sepeda motor ygdapat mengambil perubahan yg pass tidak sedikit di sepeda motor. Tetapi beredar rumor di warga bahwa sepeda motor injeksi yg kehabisan bensin atau materi bakar bakal mengalami problem tak ingin dihidupkan walau telah diisi kembali materi bakarnya. Apakah memang lah betul rumor ibarat itu? Berikut ini caranya mengatasi sepeda motor injeksi yg kehabisan bensin?

Cara Memperbaiki Motor Injeksi Yang Kehabisan Bensin_
baca juga: Tips jitu memeriksa dan merawat Aki sepeda motor

Diawal Mulanya butuh di ketahui dgn bahwa tehnologi injeksi terhadap sepeda motor dari thn ke th mengalami perubahan & perbaikan. & pastinya , problem sepeda motor injeksi yg susah buat dihidupkan sesudah kehabisan bensin pun telah diantisipasi & diperbaiki. Kepada awal munculnya tehnologi injeksi kepada sepeda motor , “mungkin” rumor tersebut benar. Tetapi waktu ini tak lagi.
Sepeda motor injeksi yg kehabisan bensin dapat dapat di nyalakan atau dihidupkan kala setelah diisi bensin kembali. Tetapi ada trick yg butuh dilakukan konsumensepeda motor injeksi jikalau kehabisan bensin. Sesudah pembeli isi bensin terhadap sepeda motornya , silakan putar kunci kontak kepada posisi on & tunggu sekian banyak diwaktu. Jangan Sampai cepat dinyalakan. Kepada keadaan ini dapat memperlihatkan peluang pompa bensin yg ada di dalam sepeda motor buat isi seluruhnya bidangsaluran materi bakar. 

Keadaan tersebut perlu dikala seputar 1 hingga 2 menit. Sesudah itu pembeli bisa coba utk menghidupkan kembali sepeda motor tersebut. Umumnya technologisepeda motor injeksi jaman dikala ini tak bakal bermasalah kepada keadaan di mana kepada motor mengalami kehabisan bensin. Cuma saja benar-benar kadang pompa bensin bakal mengalami kerusakan lebih segera seandainya sepeda motor injeksi mengalami habisan bensin & frekuensi yg lumayan tidak jarang. 

Cara Memperbaiki Motor Injeksi Yang Kehabisan Bensin

Cara yang sempurna ialah gas difull gas , lalu starter berkali-kali hingga mesin hidup itu saja. eksklusif maknyus. Ini kulakukan pada honda cb150R yg kehabisan bensin yang setengah hari ga hidup-hidup padahal bensin diisi setelah kehabisan , cuma dengan car fullgas bisanya hidup. oke.

Menjadi , disarankan konsumen sepeda motor type injeksi buat senantiasa memperhatikan materi bakar yg ada di dalam tangki. Usahakan seandainya bensin tinggal 10 %usahakan buat serentak diisi kembali. Dgn jalankan tentang ibarat itu , minimal semua bidang terhadap sepeda motor injeksi dapat senantiasa terjaga kinerja nya. 


Demikianlah sedikit kabar yg dapat di sampaikan kepada postingan kali ini. Mudah-mudahan anda yang merupakan costumer sepeda motor injeksi dapat mendalami gimana trik mengatasi sepeda motor injeksi yg kehabisan bensin di tengah perjalanan kamu.
Saturday, June 10, 2017
7 Tips Merawat Mesin motor injeksi agar selalu awet

7 Tips Merawat Mesin motor injeksi agar selalu awet

7 Tips Merawat Mesin motor injeksi agar selalu awet. Bagi sebagian orang atau kalangan tertentu khususnya kita di Indonesia memiliki sebuah sepeda motor adalah idaman atau dambaan. Sepeda motor sudah menjadi hal yang wajib dimiliki oleh segelintir orang bahkan ada yang rela untuk membelinya secara kredit hanya karena ingin mempunyai sebuah sepeda motor tersebut. Harga boleh mahal tapi kalau sudah kepengen untuk memiliki motor maka apapun kita akan lakukan agar dapat membeli sepeda motor tersebut.

Walaupun dari budget ataupun harga yang relatif mahal, memiliki motor serasa menjadi kebutuhan pokok sehingga kita akan melakukan cara agar bisa membelinya. Untuk dapat membeli sepeda motor saat sekarang ini bukan lagi menjadi persoalan apakah langsung dibayar lunas atau harus kredit sekian bulan atau mungkin bertahun-tahun. hehehe lama banget yah kalau harus tunggu bertahun-tahun ibaratnya seperti menunggu kekasih.

Apa yang Harus Dilakukan?

Jika kita sudah memiliki sepeda motor hal yang terpenting dan perlu dilakukan adalah menjaga bahkan merawat kendaraan kesayangan kita agar tetap awet dan nyaman untuk diajak berpergian. Dari segi perawatan terkadang motor kita harus membutuhkan biaya yang lumayan besar misanya jika harus ganti oli, mengganti kampas rem, atau contoh lainnya harus mengganti ban yang sudah gundul alias botak.

Hal yang demikian adalah suatu perawatan motor yang semestinya dikerjakan bagi tiap pemiliki motor supaya motor dapat senantiasa diaplikasikan tiap waktu. Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan sebagian Kiat Merawat Motor Injeksi, supaya perfoma motor anda senantiasa prima dan dapat awet dan tahan lama. Merawat sebuah motor sebetulnya memang sangatlah gampang, tetapi hal ini senantiasa di kebelangkangkan oleh beberapa orang sebab kesibukannya. Namun untuk anda yang mengiginkan motor anda konsisten awet serta konsisten prima dan nyaman ketika dipakai sesibuk apa saja pasti akan menyempatkan waktunya untuk merawat motor.

Apalagi bagi anda pecinta motor sejati, pasti anda akan selalu mengedepankan motor anda agar tetap tampil prima dan bersih setiap saat. Seperti yang kita ketahui seiring dengan perkembangan teknologi yang ada, motor-motor saat di Indonesia banyak yang mendapatkan pembaharuan disetiap sudut bagian motor, baik itu dari segi disain, teknologi serta fitur-fitur yang lebih modern. Seperti pada sektor penyuplai bahan bakar pada motor-motor saat ini yang sudah dilengkapi ataupun menggunakan Teknologi Injeksi yang akan memberikan perfoma motor yang lebih maksimal dan mengefisiensikan tingkat konsumsi bahan bakar pada motor-motor saat ini.

Merawat sebuah motor bersama teknologi Injeksi ini memang kudu manfaatkan cara-cara tertentu sehingga perfoma motor selalu selalu prima. Salah sedikit saja pada langkah perwatanya, memungkinkan motor anda dapat rusak layaknya motor anda sering mogok dijalan maupun tidak sempurna didalam melakukan pembakan pada mesin motor anda. Pada intinya memelihara motor adalah mempunyai tujuan untuk memelihara kinerja motor bersama proses Injeksi ini sehingga selalu sempurna dan mencegah terjadinya kerusakan pada bagian Injektornya. Dan untuk semata-mata informasi bagi para pemilik motor terlebih bagi kalian yang mempunyai motor berteknologi Injeksi, apabila motor telah digunakan dan telah menepuh jarak 2.000 km maka tersedia beberapa komponen yang kudu diganti sehingga selalu prima.

Namun bagi kalian yang malas untuk melekukan perewatan pada motor injeksi anda, Maka yang timbul persoalan adalah motor tidak dapat bekerja bersama maksimal dan boros bahan bakar. Maka dari itu sehingga anda tidak tidak benar didalam memelihara motor injeksi anda, tersedia beberpa langkah memelihara motor sehingga motor injeksi anda selalu sempurna dan awet tahan lama. Sementara itu motor juga dapat lebih nyaman waktu digunakan dan juga perfoma motor juga dapat jadi lebih maksimal. kami telah merangkumnya pada materi perihal 7 Tips Merawat Mesin motor injeksi sehingga selalu awet, berikut adalah ulasan selengkapnya.

1. Pakailah Bahan Bahan Bakar Beroktan Tinggi


Memanfaatkan bahan bakar berotan 90 keatas adalah teknik merawat motor injeksi paling enteng, sebab dengan mengaplikasikan bakan bakar beroktan tinggi maka akan menyempurnakan pembakaran dalam mesin motor anda. Untuk motor-motor dengan teknologi Injeksi terkadang disarankan untuk menggunakan bahan bakar yang beroktan 90 ketas. Hal ini dikarenakan performa mesin juga akan berdampak, jika memanfaatkan bahan bakar bermutu rendah dan akan meninggalkan kerak pada sistem injeksi dan juga akan mengakibatkan kerusakan pada bagian mesin. Selain Hal tersebut, bahan bakar yang bermutu jelek ditambah dengan oktan booster serta spesfikasi yang tak sesuai akan mengakibatkan tersumbatnya lubang Injektor.

2. Cek Keadaan AKI


Trik merawat motor injeksi sepatutnya memperhatikan keadaan AKI, karena motor melalui teknologi injeksi amat bergantung pada keadaan Aki sebagai penghidup mesin pada sebuah sistem pembakarannya. Oleh karena itu untuk anda yang mempunyai motor dengan teknologi Injeksi diharuskan agar sering-sering memeriksa keadaan Aki motornya supaya Aki selalu konsisten terjaga. Dan apabila air Aki ini kurang, tambahkan dengan air Aki yang banyak di jual di pasaran. Tetapi seandainya Aki sudah tak menciptakan arus listrik yang optimal, kami sarankan lebih bagus anda mengganti saja Aki motor Injeksi anda, sebelum Aki betul-betul rusak. Oleh karena itu dalam perawatan motor Injeksi Aki amatlah berarti, sebab aki adalah sumber Listrik untuk mengaktifkan Pembakaran.

3. Ganti Oil Secara Berkala

Dalam merawat motor Injeksi, pemeriksaan oli juga adalah bagian rutin yang semestinya diganti tiap 2 bulan sekali atau dikala motor sudah mencapai jarak 1.000 km. Kami juga sarankan agar jangan sampai mesin motor anda kering sebab kekurangan pelumas sehingga terganggunya daya kerja mesin. Selain itu sekiranya mesin motor anda kerap kali kekurangan pelumas bisa saja mesin motor anda akan gancet dan cepat rusak sebab tak jarang tekor atau kekuranagan pelumas. Selain itu ganti juga oil Gear tiap 5.000 km untuk mengoptimalkan performa Gear motor injkesi anda. Kemudian jangan sampai lupa ganti joil shockbeker untuk kenyamanan berkendara anda, khusus untuk motor matic gantilah oil shocbeker motor matic anda setiapa 10.000 km atau apabila telah terdengar bunyi mendecit.

4. Mengecek ECU

Electronic Control Unit merupakan otak dari sebuah pengoperasian sistem Injeksi pada motor anda. Kesemua unit Injektor baik takaran bahan bakar yang disemprotkan ataupun buka tutup klep injektor dibatasi oleh Electronic Control Unit. Apabila sistem ini terganggu maka daya kerja Injektor pada motor anda jugapun tak akan berjalan sebagai mana mestinya dan dapat mengakibatkan motor anda mogok. Jadi tata cara merawat motor injeksi selanjutnya yakni dengan mengamati ECU supaya keadaan serta performa pada sistem injektor pada motor anda akan senantiasa bekerja dengan benar dan berfungsi sebagaimana mestinya. Nah untuk itu kami sarankan untuk mengcek ECU secara terjadwal terhadap para ahlinya seperti montir atau mekanis supaya tak terjadi kekeliruan yang berdampak fatal.

5. Perawatan Busi

Cara melindungi motor injeksi yang setelah itu ialah bersama dengan mencermati situasi Busi motor anda. Sebab Busi ini merupakan pematik api yang terlampau diperlukan didalam proses pembakan terhadap mesin. Untuk itu periksalah busi secara berkala supaya mampu memakimalkan pembakaran terhadap mesin didalam area pembakaran. Sementara itu kecuali terjadi kerusakan terhadap busi maka proses pembakara terhadap mesin tidak akan prima dan memicu mesin menjdai kurang bertenaga bahkan mampu memicu motor tidak akan menyala. Jadi kecuali busi motor kamu udah tidak menghasilkan api yang maksimal untuk proses pembakaran terhadap mesin, kami rekomendasikan lebih baik kamu menggati busi motor kamu bersama dengan yang baru supaya pembakaran terhadap area pembakaran menjadi lebih sempurna.

6. Periksa Bahan Bakar di Tangki

Selanjutnya didalam langkah melindungi motor injeksi ialah bersama dengan langkah memeriksa bahan bakar di didalam tangki motor. Jangan hingga bahan bakar terhadap tanggki motor kamu habis saat tengah dikendarai. Hal selanjutnya termasuk mampu merusak proses injektor terhadap motor injeksi anda. Jadi jangan biarkan tangki motor kamu kosong tak berisi, sebab bila tangki terhadap motor kamu kosong maka kotoran yang terdapat terhadap tangki akan mudah terserap dan akan menghindar kinerja mesin motor. Maka berasal dari itu kami rekomendasikan periksalan tiap-tiap sementara kodisi bahan bakar apakah masih penuh ataukah udah hapir habis, untuk memeriksa situasi bensin terhadap motor anda, kamu mampu menyaksikan jarum bensin yang terdapat terhadap spedometer motor anda.

7. Lakukan Servis Berkala

Cara melindungi motor injeksi kamu yang setelah itu ialah bersama dengan langkah penyervisan secara berkala, yakni tiap-tiap 3.000 km atau cocok bersama dengan buku pentujuk servis. Namun kami rekomendasikan lebih baik kamu rutin melakuikan servis motor tiap-tiap 3 bulan sekali untuk mengecek situasi motor anda. Atau kecuali motor kamu kerap digunakan lebih baik serbilah motor kamu tiap-tiap 1 bulan sekali supaya situasi motor kamu selalu prima dan mampu awet tahan lama.Usahakan penyervisan motor injeksi kamu ditempat-tempat formal yang punya kualitas standar Indonesia. Sehingga setelah di servis situasi motor kamu mampu menjadi jadi baik dan lebih nyamanan sementara digunakan tanpa kudu kawatir motor kamu mogok dijalanan.

Nah sobat otomotif itulah beberapa langkah melindungi motor injeksi supaya selalu prima dan awet. Merawat motor ijeksi sebenaranya tidak sesukit yang kami bayangkan dan tidak jauh berbeda bersama dengan melindungi motor yang gunakan teknologi karburator. Untuk melindungi sebuah motor sebaiknya ditunaikan secara rutin supaya motor selalu nyaman sementara digunakan dan mampu tahan lama. Demikianlah Info tentang 7 Cara Merawat Motor Injeksi Agar Selalu Prima dan Awet, Semoga bersama dengan Info ini kamu akan menjadi lebih rutin didalam melindungi motor kamu tanpa kudu menunggu motor kamu rusak terlebih dahulu
Saturday, March 11, 2017

Mesin Motor Injeksi Tiba-Tiba Mati Lakukan Cara Ini

Mesin Motor Injeksi tiba-tiba mati Lakukanlah cara Ini!  Perkembangan teknologi tertutama di bidang industri otomotif mengalami pertumbuhan yang sangat besar. Ini ditandai dengan hadirnya jenis-jenis sepeda motor yang mengalami banyak perubahan dari segi body maupun mesin. Pada sektor desain body mungkin hanya beberapa tambahan stiker atau pola dari body motor yang selalu diubah-ubah sehingga kelihatan menarik. Hal ini biasanya dilakukan oleh beberapa pabrikan sepeda motor agar produk yang buatnya laris manis. Pada sektor mesin sendiri terjadi perubahan yang signifikan yakni sepeda motor sudah dibekali dengan mesin injeksi. Namun sebelum perkembangan teknologi injeksi sepeda motor menggunakan sistem karburator.  

sistem bahan bakar

Apa itu Mesin Injeksi ?

Terkadang kita sering mendengar tentang motor injeksi, tapi apa anda sudah mengetahui apa itu mesin injeksi? Injeksi adalah sebuah metode yang digunakan untuk mencampurkan antara udara dan bahan bakar pada mesin motor sehingga dapat menghasilkan pembakaran yang sempurna. Untuk mendukung pembakaran yang lebih sempurna dibutuhkan sebuah kesatuan komponen penyusun yang dipasang pada mesin injeksi. Pada postingan berikutnya saya akan menjelaskan mengenai jenis-jenis komponen yang ada pada mesin injeksi beserta fungsinya.

Sistem injeksi yang dipasang pada mesin motor menggunakan perangkat yang dinamakan Injektor. Fungsi dari alat ini yakni menyemprotkan bahan bakar di dalam ruang silinder sehingga pembakaran lebih sempurna dan irit. Cara kerja injektor hampir mirip dengan suntikan, dimana hanya menyemprotkan bahan bakar yang akan digunakan saja. Jadi pada prinsipnya Injektor akan membuat pemakaian bahan bakar lebih irit karena injektor akan menyuplai bensin jika dibutuhkan dalam keadaan gas rendah atau tinggi. Teknologi dari mesin injeksi adalah perbaikan dan penerus dari sebuah sistem karburator yang sebelumnya digunakan pada sepeda motor. 

Sebuah teknologi yang diciptakan oleh manusia pasti akan ada dampaknya baik itu kelebihan atau kekurangan. Begitu juga pada sebuah mesin injeksi walaupun pada prinsipnya sistem injeksi diciptakan agar pemakaian bahan bakar lebih irit dan ramah lingkungan tetapi ada saja kekuranganya. Motor injeksi yang sering di keluhkan oleh para pengendara biasanya mesin motor injeksi tiba-tiba mogok atau mati total dan terkadang sulit untuk dihidupkan kembali.

Kejadian mesin motor injeksi tiba-tiba mati sering dialami motor jenis matic seperti Honda Beat F1 dan juga sering dialami pada jenis motor sport Yamaha Fixion. Kedua jenis motor ini sering dikelukan oleh pengendara karena beberapa sebab yang beragam. Namun kalau kita pikir ulang memang kedua jenis motor Honda Beat F1 dan Yamaha Fixion merupakan motor yang banyak digunakan oleh masyarakat. Istilahnya kedua jenis motor ini adalah motor sejuta umat.. hehehe. Oleh sebab itu wajar saja kalau akan ada kerusakan yang bisa ditimbulkan dari pemakaian sistem injeksi pada kedua jenis motor ini. 

A.  Bagaimana Cara mengatasi mesin injeksi tiba-tiba mati?

Hal pokok yang menjadi masalah biasanya terletak pada perawatan sepeda motor itu sendiri dimana jika kita menggunakan motor mesin karburator dengan mesin injeksi sangat jauh berbeda. Perawatan motor injeksi harus melalui cara yang benar serta prosedur yang baik. Ini dikarenakan motor injeksi sudah menggunakan sistem digital dan jenis elektronik yang rumit sehingga penanganannya tidak boleh sembarangan.  Berbeda dengan karburator yang pemeliharaannya tidak terlalu sulit karena penggunaan mesin dengan sistem karburator masih secara manual. 


Apabila motor injeksi anda tiba-tiba mati dan sulit dihidupkan kembali, maka anda harus mempelajari terlebih dahulu cara dan perbaikan apa saja yang harus anda lakukan. berikut ini saya akan bagikan penyebab motor injeksi tiba-tiba mati dan cara memperbaikinya:

Lakukan cara ini apabila mesin motor injeksi tiba-tiba mati

  1. Memeriksa Bahan Bakar. Hal pertama yang anda harus lakukan yakni periksa terlebih dahulu bahan bakar, bisa cek melalui panel instrument yang ada di dashbord motor dengan mengaktifkan kunci kontak. Jika motor tidak bisa di "on"kan langsung saja buka tangki motor dan periksa bahan bakar, apa masih ada bensinnya atau memang tangki lagi kosong.
  2. Periksa Penggunaan Aki. Apabila bensin ternyata masih ada, anda harus mengecek kembali panel yang ada di dasbord motor dengan mengaktifkan kunci kontak motor. Sesaat anda mengaktifkan kunci kontak periksa juga lampu sein, klakson dan lampu utama apakah masih bisa berfungsi. Ini dilakukan agar kita dapat mengetahui apakah aki masih berfungsi atau tidak, bisa saja aki motor anda sudah soak. Jika aki motor kita sudah soak maka dipastikan motor tidak bisa dinyalakan walaupun dilakukan dengan manual dengan kick starter. Penggunaan kick starter tidak akan menghidupkan mesin motor karena sistem injeksi memerlukan sistem kelistrikan yang memadai dari aki.
  3. Periksa Busi Motor. Jika langkah satu dan dua tidak ada masalah, anda harus memeriksa juga pada penggunaan busi motor. Kebanyakan motor tiba-tiba mati dikarenakan busi motor sudah tidak layak digunakan. Kemungkinan juga busi terkena air ataukah terkena percikan oli sehingga tidak ada pengapian pada ruang bakar.
  4. Periksa Sekring (Fuse). Pemeriksaan selanjutnya terletak pada fuse (sekring ) yang terpasang pada bagian dalam motor. Apabila sekring ternyata putus anda harus menggantinya. 
Setelah anda mengetahui cara yang dapat dilakukan saat mesin motor Injeksi tiba-tiba mati berikutnya saya ingin membagikan beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan mesin motor injeksi.

B.  Kelebihan Mesin Motor Injeksi

Mesin motor yang menggunakan sistem injeksi memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan dibandingkan mesin yang masih menggunakan sistem karburator. Berikut ini beberapa ulasan yang dapat saya berikan:

  1. Penggunaan BBM lebih irit
    Sepeda motor yang telah mengadopsi teknologi injeksi akan mengutamakan pemakaian bakan bakar/BBM yang lebih irit. Ini terjadi karena pada sistem pengapian dan pembakarannya sudah dilakukan dengan sempurna. Artinya saat pencampuran udara dengan bensin perbandingannya akan seimbang. Dengan adanya pembakaran yang sempurna akan berpengaruh juga dengan penggunaan BBM karena asupan bahan bakar akan habis digunakan di dalam ruang bakar dan tidak akan ada yang terbuang percuma pada saluran buang (katup buang). Proses ini terjadi karena fungsi injektor yang telah disetting dalam sebuah pemrograman sesuai standar pabrikan masing-masing sepeda motor. Penyesuaian komsumsi bahan bakar yang lebih baik disebabkan oleh  penyetelan ECM pada sistem injeksi yang telah di pasang pada sepeda motor.
  2. Pembakaran Jauh Lebih Sempurna
    Penggunaan sistem injeksi akan menghasilkan pembakaran yang jauh lebih sempurna. Hal ini terjadi karena pengontrolan dari perangkat eletronik sudah sangat baik dalam menganalisa pemakaian bahan bakar. Sistem elektronik yang dipasang pada motor injeksi mampu menyesuaikan kebutuhan komsumsi BBM dengan kondisi udara yang ada disekitar. Sensor udara yang terpasang akan mendeteksi secara otomatis suhu yang hendak dicampur dengan bahan bakar pada motor.
  3. Penyetelan AFR Otomatis Terkontrol
    Pemakaian AFR (Air Fuel Ratio) pada mesin sistem karburator sering mengalami perubahan dari segi pengaturan karena sering terjadi getaran dari bagian mesin motor. Pengaturan dari AFR sangat mempengaruhi kualitas asupan bahan bakar ke ruang bakar mesin. Maka jika terjadi perubahan dari settingan AFR akan mengakibatkan penurunan kualitas karburator dalam menyuplai bahan bakar ke ruang bakar. Mesin motor injeksi sudah dilengkapi dengan pengaturan AFR secara otomatis dari perangkat elektronik yankni sistem komputer ECM (Electronic Control Module). Sistem ECM yang terpasang pada mesin injeksi telah disetting dan dikonfigurasi dengan baik oleh setiap pabrikan sepeda motor. Jika terjadi goncangan ataupun getaran maka pengaturan dari perangkat elektronik akan menyesuaikan kembali ke posisi semula. Ini sama hal jika ada perubahan maka komputer ECM akan melakukan reset. 
  4. Kemudahan Service Motor
    Melakukan perawatan secara berlaka pada motor mesin karburator, kita akan membongkar bagian karburator. Ini sering dilakukan saat melakukan servis berkala dan pembongkaran komponen karburator sangat merepotkan mulai dari pembongkaran body samping motor. Tetapi pada motor injeksi hanya perlu  menyemprotkan injektor cleaner pada bagian lubang besi. 

C.  Kelemahan Mesin Motor Injeksi

Di samping kelebihan dan keunggulan yang dimiliki mesin injeksi, ternyata  terdapat juga kelemahan dari teknologi motor injeksi. Berikut ini ulasan yang dapat saya berikan:

  1. Kesulitan Service di Bengkel Jalanan
    Walaupun mesin injeksi memiliki kelebihan, terdapat juga kekurangan dari segi perawatan alias service berkala. Ini dapat terjadi karena tidak semua bengkel jalanan atau bengkel umum mampu mengotak-atik perngakat elektronik yang tertanam pada mesin injeksi. Kalau kita pikir ulang para montir di bengkel jalanan tidak didukung dengan peralatan yang memadai dan juga skill dan pengalaman dalam memperbaiki mesin injeksi masih terbilang kurang. Oleh sebab jika terjadi kerusakan seperti mesin motor injeksi tiba-tiba mati maka kita akan mengalami kerepotan.
  2. Harga Komponen Injeksi Mahal
    Kelemahan selanjutnya terletak pada komponen pendukung injektor yang jika mengalami kerusakan dipastikan harnga akan sedikit meroket alias mahal. Penggunaan teknologi injeksi ini akan berperngaruh dari kualitas yang ditawarkan pada setiap motor. Dengan demikian jika terdapat kerusakan maka harga yang ditawarkan untuk mengganti perangkat ECM tidak akan semurah jika menggunakan sistem karburator.
  3. Tidak dapat melakukan Modifikasi
    Sistem karburator yang ada pada sepeda motor gampang dilakukan perubahan berupa modifikasi dan bertukar-tukar pemakaian karburator. Artinya sistem karburator dapat ditukarkan dengan jenis karburator yang lain asalkan peletakan cocok dengan motor yang akan dilakukan perubahan. Namun mesin injeksi tidak seperti mesin karburator yang dapat melakukan modifikasi. Jika terjadi kerusakan maka sistem ECM harus di setel ulang ataukah diganti dengan modul yang baru. Penggantian sistem elektronik pada mesin injeksi memerlukan biaya yang cukup mahal.
Dari kesemua yang dapat saya bagikan mengenai cara yang dilakukan jika mesin motor injeksi tiba-tiba mati semoga dapat memberikan solusi yang baik. Serta bagaimana kita dapat merawat kembali kendaraan kesayangan kita agar tetap tampil prima dan tidak menimbulkan masalah dalam setiap perjalanan kita.
Friday, February 24, 2017

Taktik sederhana perawatan Berkala sepeda Motor

perawatan berkala sepeda motor


Taktik Sederhana melakukan Perawatan berkala sepeda motor. Setelah motor digunakan dalam waktu lama maka tenaga mesin biasanya akan mengalami penurunan. Tandanya, meski handel gas diputar penuh, kecepatan motor tetap tidak maksimal.  Hal ini sering kita alami saat menggunakan kendaraan kesayangan untuk beraktifitas. Oleh karena itu dibutuhkan beberapa pengetahuan dasar untuk bisa mengatasi kerusakan ringan ataupun berat. Pada postingan ini saya ingin membahas beberapa perawatan berkala yang wajib kita ketahui agar sepeda motor kita dapat di deteksi sejak awal mengenai kerusakannya. 

Berikut ini beberapa ringkasan penyebab yang sering terjadi yaitu:

  1. Kelonggaran rantai mesin tidak sempurna sehingga pengapain menjadi tidak tepat sementara tertib pembukaan katup juga tidak sempurna.
  2. Renggang katup tidak sesuai dengan standar spesifikasi.
  3. Renggang kontak platina tidak sesuai dengan standar spesifikasi.
  4. Waktu pengapian tidak tepat.
  5. Karburator kotor ata ada bagian yang tidak bekerja dengan sempurna.
  6. Busi kotor, aus, atau terbakar.
  7. Jarak main bebas kopling tidak tepat.
  8. Minyak pelumas (oli) sudah kotor
  9. Tekanan kompresi rendah
  10. Percikan bunga api listrik pada elektrode busi terlalu kecil sehingga pembakaran yang terjadi tidak sempurna
  11. Bila motor menggunakan sistem pengapian dengan CDI, mungkin CDnya rusak.

Taktik sederhana perawatan Berkala sepeda Motor

Untuk mengembalikan mesin ke kondisi semula maka harus dilakukan perawatan secara berkala. Perawatan berkala dilakukan dengan menyetel komponen-komponen mesin dan alat banu lain. Perawatan ini dapat dilakukan tanpa harus turun mesin. Berikut ini beberapa ulasan yang dapat saya bagikan untuk menjadi pengetahuan dasar mengenai perawatan berkala sepeda motor.

#1 Penyetelan Rantai Mesin

Pada saat mesin dihidupkan, apabila terdengar suara berisik, berarti rantai mesin longgar. Sebaliknya, apabila terdengar suara mendesing pada saat gas tangan ditutup berarti rantai mesin terlalu tegang. Tegangan rantai mesin yang sempurna adalah 1 -2 mm dan dapat menyelaraskan poros engkol dengan poros kam sehingga diperoleh kesempurnaan/ketepatan pengapian dan tertib pembukaan katup.

Penyetelan rantai mesin dilakukan dengan cara sebagi berikut:

  1. Longgarkan mur pengikat sehingga penegang rantai (tensioner) bekerja secara otomatis untuk mendapatkan ketegangan rantai yang lebih sempurna.
  2. Apabila dengan cara tesebut ternyata tegangan rantai mesin masih belum pas maka harus dilakukan peyetelan menggunakan jari-jari roda.

Berikut ini langkah-langkah peyetelan mengunakan jari-jari roda 

  1. Hidupkan mesin.
  2. Buka tutup karet dan buka baut penutupnya.
  3. Masukan ulir jari - jari roda batang penekan sehingga brhubungan.
  4. Longgarkan mur pengikatnya.
  5. Tarik jari - jari roda ke atas atau tekan ke bawah sampai diperoleh suara mesin yang lebih halus.
  6. Tahan jari-jari dan pastikan tidak akan berubah. Setelah itu kecangkan mur pengikatnya.
  7. Kembalikan baut penutup dan tutup karet.
Apabila sudah disetel langkah seperti di atas namun suara mesin tetap berisik bearti rantai mesin sudah terlalu longgar (molor). Dalam kasus ini kita harus mengganti rantai mesin dengan ranati yang baru. Dianjurkan supaya mengganti komponen ini di bengkel resmi sepeda motor anda sehingga kita mendapatkan rantai mesin yang orisinal.

#2 Penyetelan Renggang Katup

Suara berisik juga dapat disebabkan oleh jarak kerenggangan antara ujung pelatuk katup dan ujung batang katup terlalu longgar. Hal ini mengakibatkan  sistem pemasukan campuran udara dan bensin serta sistem pembuangan gas sisa pembakaran menjadi tidak sempurna. Jarak kerenggangan katup hisap dan katup buang sesuai dengan spesifikasinya yaitu sebesar 0,005 mm.

Penyetelan dilakuakn pada saat mesin dalam keadaan dingin. Setel posisi torak pada kedudukan TMA atau pada saat langkah kompresi sehingga posisi katup hisap dan katup buangdalam keadaan tertutup. Hal ini dapat diketahui dengan tanda garis T pada rotor generator segaris dengan tanda penyesuai.

Untuk mencari langkah kompresi, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Putar rotor generator berlawanan arah dengan jarum jam sambil memperhatikan katup hisap. Apabila pelatuk katup hisap terlihat turun kemudian naik kembali, berarti torak sudah dalam langkah kompresi.
  2. Kendurkan mur pengkikat baut penyetel kemudian putar baut penyetel ke arah dalam menggunakan alat khusus sambil melakukan pengukuran dengan voeler gauge ukuran 0,05 mm. Hasil peyetelan sudah tepat bila voeler gauge ditarik terasa seret tetapi tidak dapat di dorong kembali.
  3. Keraskan kembali mur pengikat sambil tahan baut penyetel. Pastikan posisi baut tidak berubah.
Apabila jarak kerenggangan antara ujung pelatuk katup dan ujung batang katup setelah disetel seperti diuraikan diatas dan ternyata hasilnya tetap berisik pada kepala silinder, kemungkinan penyebabnya adalah niken as sudah aus atau tidak rata. Rocher arm yang sudah terlanjur aus atau tidak rata harus segera diperbaiki atau kita bisa menggantinya dengan yang baru.

#3 Peyetelan Renggang Platina

platina yang sudah lama bekerja kemungkinan akan terbakar atau aus sehingga kerenggangan tidak sempurna. Apabila platina menjadi lebih renggang maka proses pembakaran akan menjadi semakin maju dan baik. Sebaliknya, apabila platina tersebut lebih rapat, proses pembakaran akan menjadi lambat. 

Berikut ini saya akan jelaskan bagaiman melakukan penyetelan renggang platina berdasarkan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Bersihkan dan ratakan terlebih dahulu kedua permukaan platina dengan menggunakan kertas amplas.
  2. Putar rotor generator dengan maksud untuk memastikan bahwa tonjolan tertinggi nok advancer menekan fiber platina sampai renggang platina yang tervesar.
  3. Kendurkan baut pengikat platina dan kemudian ukur kerenggangan platina dengan voeler gauge ukuran 0,3 - 0,4 mm. Ukuran penyetelan tepat apabila dengan voeler gauge ukuran 0,3 mm terasa longgar sedang dengan ukuran 0,4 mm terasa seret.
  4. Keraskan kembali baut pengikat platina dan pastikan tidak bergeser.
Apabila jarak kerenggangan platina sudah disetel seperti yang sudah saya jelaskan diatas tetapi  ternyata tenaga mesin tidak meningkat, bahkan menjadi tesendat-sendat, kemungkinan hal ini karena platina sudah habis sehingga kita perlu menggantinya dengan platina yang baru. 

#4 Penyetelan Waktu pengapian

Sesuai spesifikasi motor sport 4-tak jenis Honda GL Pro dan GL Max pengapian akan sempurna apabila tanda F pada 10o ± 2o sebelum TMA pada 1400 ppm, sedang pada pemajuan penuh tanda F pada 32o ± 2sebelum TMA pada 3250 ppm.

Apabila saat pengapian tanda F berada sebelum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor), sedang saat pengapian tanda F sesudah tanda penyesuai berarti pengapian terlambat (naa). Pengapian yang terlalu cepat (voor) maupun pengapian terlambat (naa) menyebabkan tenaga mesin tidak maksimal. Pengapian yang tidak tepat mengakibatkan proses pembakaran campuran udara dan bensin menjadi tidak sempurna.

Untuk menyetel waktu pengapian dapat dilakukan dengan menggunakan lampu, multimeter, atau timing light. Lampu dan multimeter digunakan pada saat mesin motor mat, sedangkan timing light digunakan pada saat mesin dalam keadaan hidup.

Penyetelan yang dilakuakn dengan lampu dan multimeter dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

A)  Setel posisi torak pada kedudukan sebelum TMA pada saat langkah kompresi atau tanda F berada sejajar dengan tanda penyesuai.

B)  Setel jarak renggang platina dengan voeler gauge0,30 - 0,40 mm.

C)  Apabila alat tester menggunakan lampu biasa :

  1. Sambungkan kabel positif lampu dengan saluran arus listrik masuk platina sedang kabel negatif lampu dengan massa (body).
  2. Putar rotor generator berlawanan arah dengan perputaran jarum jam sambil perhatikan lampu dan tanda penyesuai F pada rotor.
  3. Apabila lampu mulai menyala pada saat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai berarti pengapian tepat.
  4. Apabila lampu menyala saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor). Putar dudukan platina atau piringan platina ke arah berlawanan dengan arah jarum jam sampai lampu menyala saat tanda F tepat sejajar dengan tanda penyesuai.
  5. Apabila lampu mulai menyala saat tanda F sudah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai lampu menyala saat tanda F tepat sejajar dengan tanda penyesuai.

D)  Apabila untuk tester menggunakan multimeter

  1. Saklar jangkah digeser pada skala Ohm.
  2. Sambungkan kabel positif (warna merah) dengan saluran arus listrik masuk platina sedang kabel negatif (warna hitam) dengan massa (body).
  3. Putar rotor generator berlawanan arah dengan arah jarum jam sambil perhatikan jarum multimeter.
  4. Apabila jarum mulai bergeser ke kanan pada saat tanda "F" sejajar dengan tanda penyesuai berarti pengapian tepat.
  5. Apabila pada jarum mulai bergeser saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (Voor). Putar dudukan atau piringan platina ke arah berlawanan arah jarum jam sampai jarum bergeser tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
  6. Apabila jarum bergeser saat tanda F telah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai jarum bergeser tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.

E) Pemeriksaan menggunakan alat timing light dilaksanakan pada saat mesin hidup.

Timing light adalah suatu alat bebentuk lampu sorootort yang akan menyala kalau sensornya mendapat tegangan listrik. Alat ini menyala sesaat pada saat bersamaan dengan loncatan bunga api listrik pada elektrode busi. Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Hubungkan kedua kabel sumber tenaga listrik pada terminal baterai positif dan negatif.
  2. Hubungkan sensor tegangan tinggi pada kabel busi.
  3. Hubungkan tachometer untuk mengetahui putaran motor.
  4. Hidupkan motor pada putaran stationer (idle).
  5. Tekan tombol timing light untuk menyalakannya dan arahkan nyalanya ke tanda T atau F pada rotor generator. Pengapian yang tepat adalah apabila terlihat tanda F atau T itu sejajar dengan tanda penyesuai.
  6. Apabila lampu menyala saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor). Putar dudukan atau piringan platina ke arah berlawanan jarum jam sampai lampu meyala tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
  7. apabila lampu menyala saat tanda F sudah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai lampu menyala tepat saat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
Demikian ulasan mengenai Tips sederhana perawatan Berkala pada sepeda motor. Jika bermanfaat bagikan ke sobat yang lain.
Tuesday, February 21, 2017

Prinsip dan Dasar Kerja Motor Bensin 4 Tak

mesin motor 4 langkah

Prinsip dan dasar kerja motor mesin 4-tak. Untuk dapat meluncur di jalan raya, sepeda motor sport memerlukan tenaga berupa gerak untuk melawan gesekan ban dengan jalan, tahanan udara, dan gesekan antar bagian-bagian kendaraan yang berputar. Alat yang dapat membangkitkan daya gerak disebut penggerak utama, yang juga dikenal dengan nama mesin atau motor.

Mesin sepeda motor sport ataupun sepeda motor bebek dapat menghasilkan daya gerak apabila terjadi proses pembakaran antara campuran udara dan bensin di dalam mesinnya. Tenaga yang berasal dari pembakaran itulah yang digunakan oleh mesin untuk menggerakkan sepeda motor.

Mesin berfungsi untuk mengubah tenaga dari hasil pembakaran campuran udara dan bensin di dalam suatu ruang bakar menjadi tenaga gerak atau tenaga mekanik. Karena mesin itu menggunakan bahan bakar bensin maka disebut motor bensin.

A.  Prinsip Kerja Motor Bensin 4-tak

Sepeda motor sport yang menggunakan motor bensin 4-tak memiliki konstruksi yang terdiri dari katup hisap, katup buang, silinder, torak, cincin torak, batang torak, poros engkol, dan roda penerus. Didalam motor bensin 4-tak, campuran udara dan bensin dibakar untuk memperoleh tenaga panas. Ketika katup hisap membuka, campuran udara dan bensin akan masuk ke dalam silinder melalui saluran katup hisap.


Campuran udara dan bensin itu kemudian dimampatkan atau dikompresi dengan torak yang bergerak ke Titik Mati Atas (TMA) dan dibakar. Gas panas hasil pembakaran yang mempunyai temperatur dan tekanan yang tinggi itu mendorong torak ke Titik Mati Bawah (TMB). Gerak torak diteruskan oleh batang torak ke poros engkol untuk diubah menjadi gerak berputar. Ketika katup buang membuka selanjutnya gas panas, setelah mendorong torak hingga ke Titik Mati Bawah (TMB), didorong ke luar oleh torak yang bergerak ke Titik Mati Atas (TMA) ke udara luar melalui saluran buang atau knalpot.

Jadi supaya motor bensin dapat bekerja, motor bensin 4-tak harus melakukan 4 proses kerja, yaitu:

  1. Menghisap campuran udara dan bensin ke dalam silinder
  2. Mengkompresi gas campuran udara dan bensin agar diperoleh tekanan hasil pembakaran yang tinggi.
  3. Meneruskan gaya tekan hasil pembakaran sedemikian rupa sehingga dapat diubah menjadi tenaga gerak.
  4. Membuang gas sisa pembakaran dari ruang pembakaran.
Keempat proses di atas terjadi dalam suatu proses kerja yang disebut siklus. Jadi suatu siklus kerja motor bensin terdiri dari empat proses kerja yang mana masing-masing proses kerja dilakukan oleh langkah torak penuh. Karena satu siklus motor bensin terdiri dari empat langkah torak maka motor bensin ini disebut motor bensin 4 langkah atau motor bensin 4-tak. Disamping motor bensin 4-tak, ada juga motor bensin 2-tak. Pada blog ini saya tidak akan bahas mengenai motor 2-tak.

B.  Dasar Kerja Motor Bensin 4 Tak

Pada mesin sepeda motor sport 4-tak terdapat dua katup yaitu katup hisap dan katup buang. Katup hisap berfungsi untuk membuka dan menutup saluran hisap sedangkan katup buang berfungsi untuk membuka dan menutup saluran buang. Bagian motor yang melakukan empat proses kerja dalam satu siklus adalah torak. Torak ini bergerak naik-turun di dalam sebuah tabung yang disebut silinder. Pergerakan torak di dalam silinder ada di antara dua batas, yaitu batas paling atas yang disebut TMA (Titik Mati Atas) dan batas paling bawah yang disebut dengan langkah torak.

Proses Kerja Motor bensin 4-Langkah

Pada saat motor bensin 4 langkah bekerja, terjadi 4 langkah torak, yaitu: langkah hisap, langkah kompresi, langkah usaha dan langkah buang. Adapun proses terjadi pada masing- masing langkah tersebut adalah sebagai berikut:

1)  Langkah Hisap

Pada langkah hisap terjadi proses kerja yang dapat saya uraikan agar lebih mudah dipahami yaitu:

  1. Torak bergerak dari TMA ke TMB
  2. Poros engkol bergerak setengah putaran (180o)
  3. Katup hisap membuka dan katup buang menutup.
  4. Campuran udara dan bensin yang telah bercampur di dalam karburator dihisap masuk ke dalam silinder.
  5. Saat torak berada di TMB, katup hisap tertutup dan katup buang masih dalam keadaan tertutup.

2) Langkah Kompresi

Pada langkah kompresi mesin motor 4-tak terjadi proses kerja sesuai uraian berikut:

  1. Torak bergerak dari TMB ke TMA
  2. Poros engkol bergerak setengah putaran (180o)
  3. Katup hisap dan katup buang dalam keadaan tertutup
  4. Campuran udara dan bensin yang ada dalam silinder dikompresi sehingga tekanan dan temperatur gas meningkat.
  5. Beberapa saat sebelum torak mencapai TMA, busi memercikkan bunga api listrik sehingga gas yang telah mencapai temperatur dan tekanan yang tinggi itu akan terbakar sehingga tekanannya naik menjadi kira-kira tiga kali lipat.

3)  Langkah Usaha atau Ekspansi

Berikut ini saya akan jelaskan proses kerja yang terjadi pada langkah usaha

  1. Torak bergerak dari TMA ke TMB
  2. Poros engkol bergerak setengah putaran (180o)
  3. Katup hisap dan katup buang masih dalam keadaan tertutup.
  4. Karena pembakaran tersebut, tekanan dan temperatur di dalam silinder menjadi tinggi sehingga mendorong torak bergerak dari TMA ke TMB. Saat inilah tenaga panas diubah menjadi tenaga gerak atau tenaga mekanik sehingga menghasilkan usaha atau ekspansi.
  5. Tenaga gerak torak disalurkan batang torak ke poros engkol dan diubah menjadi gerak berputar
  6. Saat torak berada di TMB, katup hisap masih dalam keadaan tertutup sedang katup buang mulai terbuka.

4)  Langkah Buang

Untuk proses langkah buang pada sepeda motor anda adalah sebuah proses terakhir dari sebuah mesin. Berikut ini saya akan paparkan bagaimana langkah-langkah kerjanya:
  1. Torak bergerak ke TMB ke TMA.
  2. Poros engkol bergerak setengah putaran (180o)
  3. Katup hisap tertutup dan katup buang terbuka.
  4. Torakmendorong gas bekas sisa pembakaran keluar dari ruang silinder melalui saluran buang terus ke udara melalui knalpot.
Setelah langkah buang selesai, yaitu pada saat torak berada di TMA, katup hisap kembali terbuka dan katup buang kembali tertutup. Siklus berikutnya dimulai lagi dengan mengulangi langkah-langkah yang sama seperti pada siklus di atas.

Dalam setiap siklus ada satu kali langkah usaha atau eksapansi, yaitu langkah yang menghasilkan tenaga mekanik pada poros engkol. Usaha mekanik inilah yang diperlukan pada setiap siklus.
Dari uraian di atas dapat kita tarik beberapa kesimpulan bahwa motor bensin empat langkah atau 4 tak memiliki beberapa ciri-ciri yaitu:
  1. Bahan bakar yang digunakan adalah bensin.
  2. Pada setiap silinder sekurang-kurangnya terdapat 2 katup, yakni katup hisap dan katup buang.
  3. Pada setiap siklus atau setiap empat langkah torak atau setiap dua putaran poros engkol hanya ada satu langkah usaha atau ekspansi.
  4. Proses penghisapan, kompresi, usaha/ekspansi, maupun pembuangan, masing-masing diselesaikan sepanjang satu langkah penuh.

C.  Kebaikan dan keburukan Motor bensin 4 tak

Untuk bagian terakhir ini saya akan paparkan beberapa hal mengenai kebaikan menggunakan motor bensin 4 tak mupun kelemahan / keburukannya.

Kelebihan Motor bensin 4 tak

Anda yang memiliki sepeda motor pastinya sebelum membeli akan mencari literatur motor mana yang mempunyai kemampuan atau kelebihan. Berikut ini saya ingin memberi ulasan kelebihan secara umum sepeda motor yang menggunakan bensin dan bermesin 4-tak:
  1. Komsumsi bensin lebih irit dan kerugian dari gas-gas yang terbuang kecil sekali.
  2. Pada putaran rendah mesin, sepeda motor dapat bekerja dengan halus dan tidak ada kesalahan dalam proses pembakaran yang disebabkan oleh langkah buang tidak sempurna.
  3. Setiap proses kerja diselesaikan sepanjang satu langkah penuh sehingga dapat bekerja secara ideal yang menyebabkan tekanan rata-rata yang dihasilkan menjadi lebih tinggi.
  4. Cocok untuk putaran tinggi pada mesin karena sistem pembilasannya lebih baik.
  5. Pengaturan campuran udara dan bensin lebih mudah karena tidak dicampur dengan oli samping.

Keburukan Motor bensin 4 tak 

Selain kelebihan secara umum mengenai motor bensin 4-tak pasti akan ada kelemahan bahkan keburukan yang dapat ditimbulkan. Hal ini sangat wajar karena sepeda motor juga adalah buatan manusia dan tentunya punya kelemahan atau kekurangan. Untuk bagian terakhir dari postingan ini, saya akan uraikan beberapa kekurangan dari motor bensin bermesin 4-tak. 
  1. Konstruksinya lebih rumit karena adanya sistem katup.
  2. Bobok mesin untuk setiap satuan daya yang dihasilkan lebih besar.
  3. Daya yang dihasilkan lebih kecil karena pada setiap langkah atau dua putaran poros engkol hanya terjadi satu kali usaha/ekspansi.
  4. Getaran yang terjadi lebih besar.
  5. Sistem pelumasan harus sempurna agar mesin lebih awet.
Jika kita mempunyai sepeda motor alangkah baiknya bisa mengenal komponen-komponen dan juga cara kerja mesin motor untuk mejadi suatu pengetahuan dasar. Untuk informasi ini akan sangat mendukung jika anda membaca artikel saya mengenai Perawatan berkala sepeda motor. Demikian sedikit ulasan saya mengenai Prinsip dan dasar kerja motor bensin 4 tak. mudah-mudahan bisa menjadi inpirasi bagi anda yang memiliki sepeda motor.
Friday, February 17, 2017

Cara tepat memeriksa dan mengganti oli motor dengan baik

mengganti oli motor dengan baik

Bagaimana cara memeriksa dan mengganti oli motor dengan baik? Seperti yang kita ketahui pada saat mesin sepeda motor kita dinyalakan terdapat bagian-bagian yang akan bergerak. Komponen-komponen mesin yang bergerak dan berputar antara lain seperti: torak, batang torak, poros engkol, mekanisme katup, kopling, dan transmisi. Bagian-bagian yang bergerak tersebut selalu bergesekan sehingga timbul panas yang menyebabkan hilangnya tenaga dan bagian-bagian mesin tersebut menjadi cepat aus.

Apa Tujuan Mesin dilumasi oli?

Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh sebagian orang yang masih awam dengan mesin. Terkadang ini menjadi hal yang sepele bagian yang tidak mengerti dengan mesin sepeda motor, Perlukah motor diisi dengan Oli? Apakah harus sering diganti oli baru? Berikut ini saya ingin memaparkan tujuan utama sebuah mesin dilumasi oli

#1 Mengurangi Gesekan 

Untuk mencegah terjadinya gesekan tersebut maka diperlukan pelumasan. Pelumasan dimaksudkan untuk menghindari hubungan (kontak) langsung dari bagian-bagain yang bergerak bergesekan. Oleh karena itu, pada mesin sepeda motor harus diberi minyak pelumas. Minyak pelumas berfungsi untuk melumasi secara kontinu ke bagian-bagian mesin untuk mencegah keausan.

#2 Sebagai Pendinginan

Mesin motor yang dinyalakan dan digunakan dalam perjalanan akan menghasilkan energi gerak dari perputaran poros pada ruang mesin. Hasilnya akan timbul panas pada seluruh bagian mesin motor karena terjadi gesekan dari logam-logam yang ada pada ruang mesin. Oli bertugas penting untuk mendinginkan komponen-komponen mesin agar kondisinya tetatp baik.

#3 Anti Karat

Dengan pemberian oli maka tugasnya bukan sebagai pelumasan saja tapi oli juga dapat menjadi proteksi yang baik bagi komponen-komponen logam dari serangan air dan udara. Kenapa harus takut dengan air dan udara? Logam akan mudah berkarat jika terkontaminasi dengan udara atupun air karena logam akan bereaksi menjadi karat. Bayangkan saja jika logam dari bagian motor anda sampai berkarat! apalagi jika terjadi karatan pada komponen bagian mesin. Jadi oli adalah solusi tepat sebuah logam agar terhindar dari karat sehingga fungsi sangat penting sebagai anti karat pada komponen-komponen mesin sepeda motor anda.

#4 Sebagai Pembersih

Kotoran yang dihasilkan dari gesekan antar logam pada komponen-komponen mesin merupakan sebuah masalah. Dengan pemberian pelumas atau oli membantu membawa kotoran yang melengkat pada logam sehingga gesekan antar komponen tetap bersih.

#5 Meredam Mesin

Getaran serta suara bising pada sepeda motor timbul dari gesekan antara piston, batang piston dan poros engkol. Agar hal ini dapat dikurangi dan di minimalisir, maka adanya pelumasan dari oli pada komponen mesin menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Pelumasan yang diberikan oli memberikan lapisan tambahan antara bagian komponen mesin dan juga dapat meredam benturan yang terjadi sehingga suara mesin akan menjadi lebih halus.

#6  Sebagai Perapat

Pelumasan oli memberikan dampak positif pada mesin dengan mengurangi kebocoran kompresi ataupun tekanan hasil pembakaran dengan membuat lapisan oli yang mengisi celah antara piston dan silinder. Kesemuanya ini menjadi jawaban penting Apa tujuan mesin dilumasi oli? 

Setiap mesin motor harus dilengkapi dengan pemakaian minyak pelumas atau yang kita kenal dengan Oli. Penggunaan oli tersebut menjadi salah satu bagian terpenting dari sepeda motor sehingga kita sebagai pemiliknya wajib untuk mengetahui keterampilan dasar mengenai cara mengganti oli pada motor. Yah mengganti oli motor sebenarnya tidak terlalu sulit alias gampang kok. Pengalaman saya biasanya jika tidak terlalu sibuk, saya akan mengganti sendiri oli motor tanpa harus di bawa ke bengkel motor. Hanya dengan bermodalkan kunci untuk membuka penutup oli bagian bawah mesin dan tang untuk membantu membuka penutup botol oli bagian atas maka kita sudah bisa mengganti oli motor. Baca juga tautan yang saya bagikan berikut:

Sepeda motor mesin 4-tak untuk jenis bebek menggunakan oli dengan kapasitas 0,8 liter setelah pembongkaran mesin dan 0,6 liter pada penggantian periodik.  Jenis minyak pelumas yang digunakan dengan klasifikasi API service SE atau SF. Pemakaian umum segala suhu dapat menggunakan oli SAE 10W-40 (SAE: Sociaty Of Automobil Enginers). Di atas 15 derajat Celcius menggunakan SAE 30. Pada suhu 0 sampai 15 derajat dapat menggunakan SAE 20/20W. Diatas suhu 10 derajat menggunakan SAE 20W-50.

Bagaimana Cara Kerja Oli?

Sistem pelumasan biasanya menggunakan sistem wet sump yaitu minyak pelumas tersimpan di dalam bak mesin. Selanjutnya minyak pelumas dipompa ke bagian-bagian yang membutuhkan. Setelah melumasi maka minyak pelumas akan jatuh lagi kembali ke bak mesin. Kejadian ini akan berlangsung terus-menerus selama mesin dihidupkan.

Pompa minyak pelumas mengisap minyak pelumasan dari bak oli kemudian menekan dan menyalurkan ke bagian-bagian mesin yang bergerak. Pompa minyak pelumas biasanya menggunakan pompa trikoida yang kontruksinya terdiri dari 2 rotor yaitu rotor penggerak inner rotor dan rotor yang digerakkan outer rotor rumah pompa, roda gigi penggerak, dan tutup pompa.

Rotor penggerak mempunyai gigi luar dan rotor yang digerakkan mempunyai gigi dalam. Jumlah gigi rotor yang digerakkan satu buah lebih banyak dari rotor penggerak. Rotor penggerak dipasang di dalam rotor yang digerakkan. Oleh karena itu antara rotor penggerak dan rotor yang digerakkan membuat satu ruangan.

Bila rotor penggerak berputar maka rotor yang digerakkan langsung ikut berputar bersama-sama. Oleh karena itu ruangan yang dibentuk oleh dua rotor yang berputar ketika membesar akan mengisap minyak pelumas sedang pada saat mngecil akan menekan minyak pelumas ke bagian-bagain yang bergerak.


Setelah disirkulasikan, minyak pelumas berangsur-angsur menjadi kotor bercampur dengan logam-logam, karbon, endapan lumpur, dan lain-lain. Bila bagian-bagian yang bergerak dilumasi oleh minyak pelumas yang kotor akibatnya komponen-komponen akan cepat aus. Agar kita dapat mengatasi hal tersebut, maka alangkah baiknya jika bagian ini dipasangkan saringan oli sehingga bisa meyaring kotoran dari minyak pelumasan.

Agar bagain-bagain yang bergerak tidak cepat aus maka harus dilakukan penggantian oli secara periodik yaitu 500 km, 1500 km, dan selanjutnya setiap 2000 km. Kemudian setiap ganti oli, saringan oli harus dibersihkan.

Khususnya pada sepeda motor yang sudah lama kemungkinan gasket dan oli siel sudah rusak sehingga oli banyak yang merembes keluar dan menjadikan volume oli di dalam bak penampung menjadi berkurang. Oleh karena itu, periksa oli dengan tangkai pengukur secara periodik. Jangan menyekrup tangkai pengukur pada waktu melakukan pemeriksaan. Oli dalam kondisi cukup apabila diukur permukaan berada di atas batas bawah tetapi jika permukaan minyak pelumas berada di bawah batas terbawah berarti volume oli sudah berkurang. Oleh sebab itu, harus diisi dengan oli sesuai anjuran dari setiap pabrikan sepeda motor.

Memeriksa dan mengganti Oli motor

Sepeda motor yang kita miliki akan mengalami penurunan kualitas pada oli. Hal ini wajar terjadi karena sifat kekentalan dari oli akan berubah akibat panas yang ditimbulkan mesin motor. Sehingga mau tidak mau harus dilakukan pemeriksaan ataukah mengganti dengan oli yang baru. Untuk itu saya ingin berikan ulasan bagaiman cara tepat untuk memeriksa dan mengganti oli motor dengan baik. Bagian pertama yang akan menjadi pembahasan yakni memeriksa oli mesin sepeda motor.

#1  Memeriksa Oli motor

Minyak pelumas atau biasanya dikenal dengan oli adalah bagian terpenting pada motor anda karena membantu pelumasan bagian mesin motor. Minyak pelumas yang sudah lama tidak diganti maka menjadi kotor, lebih encer, dan kapasitasnya menurun.

Apabila kita mengabaikan hal ini maka akan menimbulkan permasalahan yaitu:

  1. Bagian-bagian yang bergerak bergesekan akan cepat haus
  2. Tenaga panas yang berlebihan.
  3. Tenaga mesin berkurang.
  4. Umur pemakaian berkurang.
  5. Timbul karat.
Oleh karena itu minyak pelumas harus selalu diperiksa secara berkala mengenai jumlah minyak pelumas, tekanan pompa minyak pelumas, dan kekentalan minyak pelumas.

Untuk memeriksa jumlah minyak pelumas dan kekentalan minyak pelumas sebagai berikut:

  1. Buka baut pengukur kemudian masukkan kembali tanpa memutar ulurnya dan ambil kembali. Kemudian periksa batas permukaan minyak pelumas pada batang pengukur. Apabila minyak pelumas masih berada antara batas terbawah dan teratas berarti jumlah minyak pelumas masih cukup. Tetapi kalau minyak pelumas berada di bawah batas terbawah berarti jumlah minyak pelumas kurang maka harus ditambah dengan minyak pelumas yang dianjurkan secukupnya.
  2. Periksa kekentalan dan kebersihan minyak pelumas pada baut pengukur. Apabila minyak pelumas sudah encer dan berwarna hitam maka minyak pelumas harus diganti.
Untuk memeriksa tekanan pompa minyak pelumas dengan jalan membuka tutup katup buang dan hidupkan mesin. Apabila pada lubang katup tersebut terjadi percikan minyak pelumas yang cukup deras berarti tekanan minyak pelumas baik. Akan tetapi apabila percikan minyak pelumas sedikit, bahkan tidak terjadi percikan, minyak pelumas kemungkinan yang terjadi adalah minyak pelumas tinggal sedikit atau habis. Pompa minyak pelumas bekerjanya terganggu atau saluran minyak pelumas tersumbat. Hal ini harus diperbaiki dengan cara turun mesin.

#2  Mengganti Oli Motor

Apabila mengganti minyak pelumas atau oli tersebut maka syaratnya mesin dalam keadaan panas sehingga minyak pelumas dalam kondisi encer dan mudah mengalir keluar membawa kotoran dari dalam mesin.

Untuk mengganti minyak pelumas (oli) dilakukan tindakan sebagai berikut:

  1. Sandarkan sepeda motor pada "main stand" agar minyak pelumas dapat keluar sampai habis.
  2. Buka baut pembuang minyak pelumas yang terletak pada bagian bawah mesin.
  3. keluarkan minyak pelumas pada tempat yang memadai.
  4. Buka baut pengukur lubang pengisian.
  5. Injak kick stater berulang-ulang dan hembuskan menggunakan udara kompresor pada lubang pengisian agar sisa-sisa minyak pelumas dapat terbuang habis.
  6. Pasang baut penutup lobang pembuangan minyak pelumas.
  7. Isi mesin dengan minyak pelumas yang dianjurkan yaitu SAE-20W50 dengan kapasitas 0,8 liter setelah pembongkaran mesin dan 0,6 liter pada penggantian periodik.
  8. Pasang baut pengukur.
  9. Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner selama beberapa menit
  10. Matikan mesin dan periksa bahwa tinggi permukaan oli pada batas teratas. Apabila minyak pelumas berkurang, isi kembali sampai batas teratas.
Catatan : Bersihkan rotor saringan minyak pelumas secara berkala. Rotor saringan minyak pelumas (oli) pada sepeda motor bebek 4 tak terletak pada rumah kopling. Untuk membersihkan dengan menggunakan kain bersih yang tidak meninggalkan debu kain. Jangan membersihkan dengan menyemprot udara kompresor.
Intinya dari cara memeriksa dan mengganti oli, anda sebagai pemilik kendaraan dituntut untuk menjaga serta merawat motor anda agar tampil prima dan tidak terjadi masalah pada mesin motor. Kondisi ini sangat krusial apabila oli yang anda pergunakan pada motor sudah terlalu lama tidak diganti. Demikian ulasan saya untuk artikel kali ini semoga bisa membantu anda. Jika ada pertanyaan silakan tinggalkan komentar.

Perawatan sistem bahan bakar sepeda motor

sistem bahan bakar sepeda motor


Sistem bahan bakar yang ada pada sepeda motor merupakan suatu bagian yang sangat penting bagi seseorang yang memiliki sepeda motor baik itu mesin 4 tak maupun mesin 2 tak. Pada bagian ini kita akan membahas mengenai bagaimana perawatan dari suatu sistem bahan bakar sepeda motor mesin 4-tak. Pembahasan tentang perawatan sistem bahan bakar ini dimulai dengan perawatan tangki bahan bakar.

#1 Perawatan tangki bahan bakar

Bagian utama dari sebuah sistem bahan bakar terdiri dari tangki bensin, kran bensin yang di dalamnya terdapat juga saringan bensin, selang bensin dan karburator. Sepeda motor yang anda miliki sekarang menggunakan bahan bakar yakni bensin. Bensin yang ditampung dalam tangki bensin kemudian dialirkan melalui saringan bensin, selang bensin dan kemudian ke karburator. Bensin yang dalam karburator dicampur dengan udara sehingga berbentuk gas. Gas campuran antara udara dan bensin dimasukkan ke dalam silinder pada langkah isap.

a) Tangki Bensin

Tangki bensin berfungsi untuk menyimpan atau menampung bensin. Tangki bensin dibuat dari plat baja tipis. Pada bagian atas terdapat lubang untuk memasukkan bensin. Lubang tersebut dibuka dan ditutup dengan tutup tangki. Tutup tangki dilengkapi dengan kunci pengaman agar tidak dapat dibuka bila tanpa kunci. Agar tidak terjadi tekanan gas dalam tangki bensin, tangki bensin dilengkapi dengan saluran udara yang terdapat pada tutup tangki. Tangki bensin biasanya ditempatkan lebih tinggi dari karburator agar bensin dengan beratnya sendiri dapat mengalir ke karburator.

b) Kran bensin

Pada kran bensin terdapat handel yang berfungsi untuk membuka dan menutup lubang keluaran bensin dari tangki bensin. Untuk mengeluarkan bensin, handel digeser hingga pada posisi ON. Untuk menghentikan aliran bensin maka handel digeser pada posisi OFF. Apabila handel pada posisi on dan bensin habis, kita dapat menggeserkan handel tersebut ke posisi RES sehingga bensin cadangan (reserve) dapat digunakan. Untuk Handel ini biasanya ditemukan di sepeda motor sport. Sehinga sangat aneh saja jika sebuah motor sport kehabisan bensin kemudian harus di dorong ke pom bensin pertamina. Oleh sebab itu, jika kita memiliki motor jenis sport memiliki sedikit kelebihan mengenai penggunaan kran bensin karena pada motor sport akan ditemukan 3 posisi handel yakni posisi ON, OFF dan RES.


Lanjut lagi yahh, pada kran bensin motor terdapat saringan yang berfungsi untuk menahan kotoran yang terbawa bensin. Kotoran yang berat akan mengendap di bagian bawah dari saringan, sedang kotoran yang ringan akan menempel pada saringan. Apabila rusak, saringan tidak dapat diperbaiki dan mau tidak mau kita sebagai si pemilik kendaraan harus menggantinya dengan yang baru.

c) Selang Bensin

Selang terbuat dari karet dengan kualitas tertentu sehingga tidak lonyot atau kendor ketika terkena bensin, serta bahan selang bensin harus tahan terhadap getaran. Dalam pemasangan selang, ujung-ujung selang dipasangi klem agar dapat bensin yang mengalir dari tangki tidak mengalami kebocoran. 

Untuk pemeriksaan tangki sepeda motor kesayangan anda lakukan hal berikut:

  1. Periksa apakah tangki bahan bakar dalam keadaan bersih. Apabila terdapat endapan kotoran di dalam harus segera dibersihkan. 
  2. Periksa kran bahan bakar. Apabila terdapat kotoran yang menempel pada saringan dan mengendap dibagian bawah saringan.

#2 Perawatan Saringan Udara

Saringan udara berfungsi untuk menangkap kotoran dari udara yang akan masuk dalam silinder sehingga udara yang bercampur dengan bensin dan masuk ke dalam silinder adalah udara yang bersih. Komponen harus tetap terjaga dari kerusakan sehingga kita harus selalu melakukan perawatan bahakan jika kondisi sudah buruk maka harus segera diganti.

Apabila udara yang dipakai dalam pembakaran tidak bersih maka akan mengakibatkan:

  1. Saluran pada karburator akan tersumbat kotoran sehingga aliran bensin tidak lancar.
  2. Campuran udara dan bensin yang masuk ke dalam silinder tidak bersih sehingga dapat merusak silinder dan proses pembakaran akan berlangsung tidak sempurna.

Untuk melakukan perawatan atas saringan udara, langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. lepasakan saringan udara, periksa kemudian dibersihkan dari kotoran dan debu.
  2. Terhadap elemen saringan udara yang dibuat dari busa urethena, cuci dengan cairan (solven) yang tidak mudah terbakar kemudian peras secara perlahan. Jangan dibersihkan dengan bensin atau cairan lain yang mengandung unsur kimia karena akan menyebabkan elemen itu menjadi mudah terbakar, lapuk dan kurang menyerap.
  3. Untuk elemen saringan udara yang terbuat dari kertas, apabila permukaannya kotor, pertama-tama ketokkan elemen secara perlahan agar debu dan kotoran terlepas dan kemudian tiup elemen dengan hembusan udara kompresor dari dalam ke luar. Elemen kertas tidak dapat dibersihkan dengan cairan. Oleh karena itu harus diganti secara periodik.

#3 Perawatan Karburator

Karburator berfungsi untuk mencampurkan udara dan bensin sehingga menjadi gas dan untuk mengatur pemasukan gas ke dalam silinder. Gas merupakan partikel-partikel yang sangat halus sehingga mudah terbakar. Selain itu karburator juga harus sanggup melayani penyampuran udara dengan bensin dan memasukkanya ke dalam silinder sesuai dengan beban dan kecepatan motor.

Perbandingan udara dengan bensin dinyatakan dengan berat. Secara teoritis perbandingan yang sempurna adalah 1 gram bensin berbanding 15 gram berat udara. Apabila perbandingan udara lebih besar, misalnya 1 gram berat bensin berbanding 18 gram berat udara maka disebut dengan campuran miskin. Sebaliknya, bila campuran udara lebih sedikit, misalnya 1 gram berat bensin berbanding dengan 13 gram berat udara maka disebut campuran kaya.


Kebutuhan campuran udara dan bensin di dalam motor tergantung pada temperatur, beban, dan kecepatannya. Untuk putaran stasioner, beban berat, percepatan tinggi, membutuhkan campuran kaya, sedang untuk putaran mesin normal dan beban ringan maka dibutuhkan campuran miskin. Variasi dalam perubahan perbandingan campuran udara dan bensin dapat dilakukan secara otomatis oleh bagian-bagian peralatan yang terdapat dalam karburator. 

Untuk perawatan karburator, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Lepaskan karburator dari dudukannya dan lepaskan skep gas.
  2. Lepaskan kabel gas dari klep dengan menekan pegas kemudian tarik kabel gas sampai lepas.
  3. Lepaskan penahan jarum skep dan jarum skep, kemudian periksa skep dan jarum skep terhadap goresan, keausan atau kerusakan, ganti bila perlu.
  4. Lepaskan magkuk pelampung dari badan karburator dengan melepas baut pengikatnya.
  5. Tarik keluar engsel pelampung, lepaskan pelampung dan katup pelampung. Periksa pelampung dari perubahan bentuk atau adanya bahan bakar yang masuk ke dalamnya. Ganti dengan yang baru bila perlu. Periksa katup pelampung dan dudukannya terhadap keausan dan kerusakan. Ganti katup pelampung dengan yang baru bila perlu.
  6. Lepaskan penyiram utama, penyiram stasioner, sekrup penyetel udara, pegas dan cincin.
  7. Lepaskan pompa akselerator, tutup pompa akselerator, pegas, dan lepaskan membran. Periksa membran dari keretakan dan kerapuhan. Ganti dengan yang baru bila diperlukan apabila terdapat kerusakan berat.
  8. Longgarkan mur pengunci penyetelan pompa akselerator dan putar sekrup penyetel dengan arah berlawan dengan putaran jarum jam sampai hubungan terlepas dari lengan pompa. Setelah itu lepaskan sekrup, plat pemasangan, lengan pompa, pegas, bos dan penyetel.
Setelah komponen-komponen karburator dilepas, bersihkan juga saluran-saluran di dalam karburator dengan kawat kecil kemudian semprot dengan hembusan udara kompresor. Periksa setiap bagian dari keausan atau kerusakan. Setelah yakni bahwa komponen-komponen karburator telah bersih dan tidak ada yang rusak maka komponen-komponen tersebut dapat dipasang kembali.

Setel komponen karburator tersebut dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pasang penyiram utama.
  2. Pasang penyiram stasioner.
  3. Pasang katup pelampung, dan engsel pelampung. Tinggi pelampung dapat disetel apabila lidah pelampung terbuat dari logam. Dengan alat ukur jangka sorong, ukur tinggi pelampung. Untuk GL PRO dan GL MAX, tinggi pelampung ada 14 +/- 1,0 mm. Apabila tinggi pelampung tidak sesuai dengan spesifikasi maka bengkoklah lidah pelampung sesuai kebutuhan.
  4. Pasang O-ring pada mangkok pelampung kemudian pasang mangkuk pelampung dan kencangkan sekrupnya.
  5. Pasang sekrup penyetel udara dan pegasnya. Setel sekrup penyetel udara dengan cara memutar ke dalam sampai mentok (tidak dapat diputar lagi), kemudian putar keluar sesuai spesifikasinya. Untuk GL PRO, I-I ⅛ putaran sedang untuk GL MAX, 2-2 ½ putaran.
  6. Pasang pompa akselerator dengan urutan kebalikan urutan ketika melepas komponen-komponenya.
  7. Pasang sekrup penyetel gas.
  8. Pasang jarum penyiram gas pada katup gas dan pasang penahan jarum penyiram gas (needle clip). Pada jarum penyiram gas terdapat 5 alur sehingga pemasangan klip pada jarum penyiram gas dapat diubah-ubah. Posisi klip semakin ke atas berarti jarum semakin ke bawah, celah pada penyiram utama semakin kecil sehingga bensin yang disemprotkan semakin sedikit sehingga diperoleh campuran miskin. Sebaliknya, posisi klip makin ke bawah maka posisi jarum penyiram semakin ke atas, celah pada penyiram utama semakin besar sehingga bensin yang disemprotkan semakin banyak sehingga diperoleh campuran kaya. Adapun penyetelan jarum penyiram untuk GL PRO dan GL MAX adalah pada alur ke 3.
  9. Pasang pegas dan kabel gas pada gas.
  10. Pasang katup gas pada karburator.
  11. Pasang kabel pompa akselerator pada cekungan di sayap pompa, kemudian setel pompa akselerator.
  12. Pasang karburator dan kencangkan mur pengikatnya.
  13. setel jarak main bebas gas tangan dengan menyetel mur penyetel sampai diperoleh sudut putar handel gas 10 - 15 derajat.
  14. Hidupkan mesin.
  15. Setel sekrup penyetel gas dengan memutar ke dalam atau ke luar sehingga diperoleh putaran stasioner yang halus.
Catatan : untuk sepeda motor lama, yang mana penyetelan sekrup penyetel udara sudah tidak sesuai dengan standar spesifikasi maka penyetelan sekrup penyetel udara dilakukan pada mesin hidup dengan memutar keluar sampai diperoleh putaran stasioner yang halus.