Showing posts with label sistem pengapian. Show all posts
Showing posts with label sistem pengapian. Show all posts
Saturday, June 10, 2017
7 Penyebab Motor berasap Putih dan cara mengatasinya

7 Penyebab Motor berasap Putih dan cara mengatasinya

7 Penyebab Motor berasap Putih dan langkah mengatasinya. Melalui postingan kali ini, aku akan memaparkan bagi tiap tiap pemilik kendaraan dan sekaligus bagi mekanik bengkel sepeda motor berkenaan Penyebab motor berasap putih dan langkah mengatasinya, agar memiliki pemahaman dalam menyimpulkan apa yang harus di laksanakan kecuali berlangsung terhadap kendaraan bermotor tersebut.

Dan penyebab yang saya uraikan ini semuanya berlaku terhadap motor 4 tak tidak kecuali gara-gara memiliki kesamaan dalam sistem kerja mesin baik kelemahan yang berlangsung dan sekaligus langkah memperbaikinya, yang membedakan satu serupa lain adalah perbedaan wujud alat yang di pergunakan.

Baca Juga : 7 Tips Merawat Mesin motor injeksi agar selalu awet

Untuk  dapat memahami Penyebab motor berasap putih khususnya 4 tak saya akan menjelaskan satu per satu di bawah ini agar ada kepastian bagi tiap tiap pembaca dan khususnya bengkel sepeda motor paham kelemahan terhadap motor selanjutnya dan sekaligus langkah memperbaikinya, dan untuk mempersingkat kala aku segera jelaskan selengkap-lengkapnya berkenaan penyebab motor berasap putih khususnya motor 4 tak dan langkah memperbaikinya.

Beberapa Hal Penyebab Motor Berasap Putih Khususnya 4 Tak dan Cara Mengatasinya

Secara garis besar tiap tiap gara-gara tentu ada akibat dan begitu termasuk sebaliknya dimana tiap tiap akibat yang berlangsung tentu ada penyebabnya dan itulah yang aku jelaskan yakni gara-gara dan akibat dan termasuk langkah memperbaikinya, pada lain:
  1. Pengaruh dari Knalpot, kecuali knalpot tersebut telah mengeluarkan asap putih pada beberapa jenis motor 4 tak kemungkinan besar, knalpot tersebut telah di semprotkan dengan oli, bersama dengan memiliki alasan agar knalpot tidak enteng kropos atau awet dan tahan lama, agar ketika motor selanjutnya di hidupkan mengeluarkan asap putih dan sesungguhnya penyebab yang satu ini tidak berbahaya terhadap mesin kendaraan bermotor kita, untuk meyakinkan bahwa asap putih berlangsung gara-gara di akibatkan knalpot maka cobalah di membuka Knalpotnya dan sesudah di lepas selanjutnya Mesin motor di hidupkan dan segera menyimak di kala hidup apakah masih mengeluarkan asap putih sesudah di membuka knalpot atau tidak, kecuali tidak mengeluarkan asap putih sesudah di membuka knalpot kala posisi mesin motor di hidupkan maka tidak jadi hal gara-gara mesin motor tidak memiliki kelemahan atau rusaknya yang menyebabkan asap putih atau makan oli, namun kecuali sesudah dilepas knalpot dan posisi motor dalam situasi mesin hidup masih mengeluarkan asap putih maka ada rusaknya yang harus di perbaiki terhadap kendaraan tersebut.
  2. Piston dan Ring piston, Jika langkah pertama telah di sistem dan masih mengeluarkan asap putih terhadap motor 4 tak selanjutnya dan oli selamanya kurang kala kala mengganti oli mesin, maka Piston dan ring piston melemah atau aus agar berlangsung kebocoran Oli terhadap sela-sela dinding Silinder(Blok motor) di kala mesin berputar Sehingga Oli akan merembes ke ruang bakar dan ikut terbakar. Inilah yang menyebabkan asap yang terlihat dari knalpot berwarna putih. Dan langkah memperbaikinya adalah Silinder motor selanjutnya harus di membuka dan sesudah di membuka cobalah membuka ring terhadap piston dan masukkan satu per satu 
  3. Ring selanjutnya terhadap silinder, kecuali ring selanjutnya memiliki jarak sambungan masih dalam posisi rapat (Maksimal 0,20mm) maka ring bukan jadi penyebab terjadinya berasap putih, namun kecuali jarak ring selanjutnya memiliki kerenggangan yang melebihi dari ukuran maksimal dari 0,02mm maka ring selanjutnya harus di pindah bersama dengan yang baru. Begitu termasuk bersama dengan pistonnya, sesudah di membuka ring dari piston, cobalah piston yang tanpa ring selanjutnya masukkan ke silinder (blok), jika piston yang kami masukan masih terhadap maka piston selanjutnya masih bagus dan bukan jadi penyebab motor menyebabkan asap putih, namun kecuali di kala kami masukkan piston selanjutnya ke silinder dan tanpa kami tekan ke silinder (bloknya) telah jatuh atau tidak padat atau kemungkinan piston selanjutnya cacat/baret maka Piston harus di pindah dan langkah memperbaikinya Silinder selanjutnya harus di Ganti yang baru sejalan bersama dengan Piston ring Kit atau langkah lain memperbaikinya adalah Silinder selanjutnya di Boring bersama dengan mengganti botol terhadap silinder selanjutnya dan langkah yang lain kembali adalah di Corter/Lemar (Piston ringnya yang baru diperbesar jadi ukuran oporsize 25, 50, 75,100).
  4. Botol Klep, penyebab selanjutnya kecuali berlangsung asap putih terhadap motor 4 tak selanjutnya adalah gara-gara Botol klep yang lobok/longgar atau tidak padat kala di pasang payung klep, langkah memperbaikinya harus di pindah yang baru botol klepnya agar memiliki kepadatan terhadap posisi pemasangan payung klep. dan usahakan harus tepat pemasangannya, gara-gara kecuali botol klep tidak duduk terhadap posisi yang tepat akan mempersulit kami terhadap kala menyekir klep.  Baca Juga : Mengenal Bagian utama Sistem katup pada Sepeda Motor
  5. Tiang payung klep aus, hal yang menjadi penyebab selanjutnya terjadinya asap putih terhadap motor 4 tak adalah gara-gara tiang payung klep yang aus, langkah pemeriksaannya adalah sesudah di lepaskan kuku klep dan per klep cobalah masukkan tiang klep selanjutnya ke botol klep dan sesudah masuk cobalah goyangkan kiri kanan, kecuali padat dan tidak goyang kiri kanan maka klepnya bagus namun kecuali longgar dan kemungkinan bisa di goyang ke kiri dan ke kanan maka klep selanjutnya telah harus di pindah bersama dengan yang baru.
  6. Klep bocor, Penyebab selanjutnya adalah klep bocor, ini umumnya gara-gara kerak yang telah menumpuk di bibir klep. atau bisa termasuk gara-gara klep telah tidak rata. langkah memperbakinya adalah bersama dengan langkah menyekir klep bersama dengan mengikisnya bersama dengan alat bantu amplas cair(amrile) untuk meratakan kembali posisi klep bersama dengan seteing klep.
  7. Seal Klep, Hal yang menjadi penyebab yang paling rawan sehingga dapat terjadi asap putih terhadap motor 4 tak adalah gara-gara seal klep Keras/mati atau tidak padat terhadap tiang klep, dan hal ini aku wajibkan untuk mengganti seal klep selanjutnya tiap tiap laksanakan perbaikan motor dalam posisi berasap gara-gara seal klep inilah yang kerap rawan terjadinya asap putih terhadap motor 4 tak.

Tuesday, March 21, 2017

Taktik mengatasi Busi motor cepat mati dan cara mengetahui penyebabnya

Taktik mengatasi busi motor cepat mati dan cara mengetahui Penyebabnya. Komponen Busi merupakan bagian penting yang dibutuhkan sepeda motor untuk dapat menghidupkan mesin. Ini sama fungsinya pada organ tubuh manusia yakni jantung, busi pun fungsinya sama seperti jantung yang ada pada sepeda motor. Terkait dengan fungsinya busi akan menghasilkan percikan bunga api pada ujung elektrode yang akan diteruskan ke ruang bakar. Selanjutnya percikan api yang ditimbulkannya ini akan membakar campuran bensin dan udara yang telah di kompresi oleh piston. Dan pada akhirnya setelah terjadi pembakaran di ruang bakar mesin, maka hasilnya akan ada tenaga yang diteruskan ke roda dan ban.
busi motor cepat mati

Dengan bentuknya yang sangat mungil terkadang kita sampai lupa peranannya yang sangat besar.  Oleh sebab itu sebagai pemilik kendaraan wajiblah kita mengetahui cara perawatan busi serta antisipasi apa yang harus dilakukan saat ada masalah dari pemakaian busi pada motor.

Penyebab Busi Motor Cepat Mati

Ada banyak persepsi bahkan kenyataan yang sering kita alami seputar kerusakan yang dapat muncul dari penggunaan busi motor. Oleh sebab itu perhatian serta perawatan yang teratur dan rutin akan membuat kita terhindar dari kerusakan busi. Bahkan jika anda dapat mendeteksi sejak awal masalah yang ditimbulkan maka anda akan tetap nyaman berkendara dengan motor kesayangan kita tanpa takut terkendala mogok di jalan raya.  Pada kesempatan saat ini saya ingin bagikan 7 penyebab busi motor cepat mati dan cara mengatasinya.

1. Kebocoran Kompresi Mesin

Penyebab pertama yang terjadi saat busi motor cepat mati disebabkan oleh adanya kebocoran  kompresi. Kebocoran kompresi yang dimaksud disini adalah terjadi penurunan tekanan di ruang silinder atau ruang pembakaran.  Dengan adanya masalah yang muncul yakni kebocoran kompresi mesin pada ruang pembakaran maka dipastikan pembakaran akan tidak sempurna. Situasi seperti ini mengakibatkan tenaga yang dihasilkan juga semakin menurut bahkan motor brebet saat di gas. Semuanya juga akan berpengaruh ke tarikan gas meskipun grip gas telah terbuka penuh.

Kebocoran kompresi mesin akan mempengaruhi putaran mesin  dan saat rpm tinggi terkadang tenaga yang dihasilkan  akan tiba-tiba hilang. Masalah yang terjadi ini membuat kerja busi semakin berat pada saat pengapian motor dan terkadang akan mengakibatkan busi berwarna hitam dan busi cepat mati. Keadaan ini membuat pengapain menjadi masalah dan ujung-ujung motor sudah tidak dapat di starter lagi.

Cara mengatasinya:

Untuk dapat mengatasi adanya kebocoran pada kompresi motor perlu dilakukan pengetesan dengan menggunakan alat yaitu compression tester. Alat ini harus ditancapkan pada lubang busi motor kemudian kita akan melihat apakah terjadi kebocoran pada kompresi mesin motor ataukah tidak.

2. Pengaturan bahan Bakar tidak Sesuai

Kesalahan pengaturan atau setting pada bahan bakar dapat mengakibatkan tekanan bensin yang digunakan terlalu banyak terpakai. Hal ini dapat terjadi pada sepeda motor yang menggunakan sistem karburator. Jika setting bahan bakar tidak sesuai maka mesin yang menggunakan karburator menjadi "banjir" yang dapat menyebabkan ruang mesin akan kelebihan bensin sehingga ruang mesin tersebut menjadi lembab dan mudah kotor. Bila keadaan ini terjadi biasanya busi akan cepat kotor dan fatalnya akan timbul korselting dan membuat busi motor cepat mati.

Cara mengatasinya

Lakukan dengan segera mengenai setting ulang dan juga melakukan perbaikan pada karburator. Perlu juga kita melakukan pengecekan pada jarum pengapung apa masih berfungsi dan kondisinya oke.

3. Jalur pengapian mengalami Korsleting

Penyebab selanjutnya yang membuat busi motor cepat mati yakni adanya kosleting pada jalur pengapian yang ujung-ujung motor mengalami ngadat (brebet). Ini menjadikan sistem pengapian akan mengalami gangguan dan beberapa komponen pengapian seperti CDI, koil akan cepat rusak atau mati.

Cara Mengatasinya:

Segera melakukan pengecekan pada semua bagian pengapian, jika menemukan kejanggalan sepertu terbakar ataupun korsleting maka sebaiknya cepat-cepat untuk memperbaikinya.

4. Busi dipasang kurang Pas

Saat mengalami permasalahan mengenai busi motor cepat mati kemungkinan besar terjadi kekeliruan pada posisi pemasangan busi yang kurang pas atau bisa dikatakan busi dipasang longgar. Hal ini wajar terjadi dan dialami pengendara sepeda motor yang baru-baru mengganti busi yang lama dengan busi yang baru.

Cara mengatasinya:

Periksa kembali pemasangan busi apa alur baut yang masuk ke busi suda pas atau tidak. Sebaiknya menggunakannya dengan kunci khusus untuk memutar busi ke dalam poros mesin. Jika ada keraguan untuk memsang sendiri busi alangkah baiknya anda membawa mootor ke bengkel resmi.

5. Banjir Oli di ruang Mesin

Permasalahan ini muncul dikarenakan terjadi keausan pada bagian ring seker atau kemungkinan pada setang seker. Hal yang bisa membuat banjir oli pada ruang mesin terjadi karena siliner yang sudah rusak atau aus. Akibatnya oli merembes ke ruang mesin.

Saturday, March 11, 2017

Mesin Motor Injeksi Tiba-Tiba Mati Lakukan Cara Ini

Mesin Motor Injeksi tiba-tiba mati Lakukanlah cara Ini!  Perkembangan teknologi tertutama di bidang industri otomotif mengalami pertumbuhan yang sangat besar. Ini ditandai dengan hadirnya jenis-jenis sepeda motor yang mengalami banyak perubahan dari segi body maupun mesin. Pada sektor desain body mungkin hanya beberapa tambahan stiker atau pola dari body motor yang selalu diubah-ubah sehingga kelihatan menarik. Hal ini biasanya dilakukan oleh beberapa pabrikan sepeda motor agar produk yang buatnya laris manis. Pada sektor mesin sendiri terjadi perubahan yang signifikan yakni sepeda motor sudah dibekali dengan mesin injeksi. Namun sebelum perkembangan teknologi injeksi sepeda motor menggunakan sistem karburator.  

sistem bahan bakar

Apa itu Mesin Injeksi ?

Terkadang kita sering mendengar tentang motor injeksi, tapi apa anda sudah mengetahui apa itu mesin injeksi? Injeksi adalah sebuah metode yang digunakan untuk mencampurkan antara udara dan bahan bakar pada mesin motor sehingga dapat menghasilkan pembakaran yang sempurna. Untuk mendukung pembakaran yang lebih sempurna dibutuhkan sebuah kesatuan komponen penyusun yang dipasang pada mesin injeksi. Pada postingan berikutnya saya akan menjelaskan mengenai jenis-jenis komponen yang ada pada mesin injeksi beserta fungsinya.

Sistem injeksi yang dipasang pada mesin motor menggunakan perangkat yang dinamakan Injektor. Fungsi dari alat ini yakni menyemprotkan bahan bakar di dalam ruang silinder sehingga pembakaran lebih sempurna dan irit. Cara kerja injektor hampir mirip dengan suntikan, dimana hanya menyemprotkan bahan bakar yang akan digunakan saja. Jadi pada prinsipnya Injektor akan membuat pemakaian bahan bakar lebih irit karena injektor akan menyuplai bensin jika dibutuhkan dalam keadaan gas rendah atau tinggi. Teknologi dari mesin injeksi adalah perbaikan dan penerus dari sebuah sistem karburator yang sebelumnya digunakan pada sepeda motor. 

Sebuah teknologi yang diciptakan oleh manusia pasti akan ada dampaknya baik itu kelebihan atau kekurangan. Begitu juga pada sebuah mesin injeksi walaupun pada prinsipnya sistem injeksi diciptakan agar pemakaian bahan bakar lebih irit dan ramah lingkungan tetapi ada saja kekuranganya. Motor injeksi yang sering di keluhkan oleh para pengendara biasanya mesin motor injeksi tiba-tiba mogok atau mati total dan terkadang sulit untuk dihidupkan kembali.

Kejadian mesin motor injeksi tiba-tiba mati sering dialami motor jenis matic seperti Honda Beat F1 dan juga sering dialami pada jenis motor sport Yamaha Fixion. Kedua jenis motor ini sering dikelukan oleh pengendara karena beberapa sebab yang beragam. Namun kalau kita pikir ulang memang kedua jenis motor Honda Beat F1 dan Yamaha Fixion merupakan motor yang banyak digunakan oleh masyarakat. Istilahnya kedua jenis motor ini adalah motor sejuta umat.. hehehe. Oleh sebab itu wajar saja kalau akan ada kerusakan yang bisa ditimbulkan dari pemakaian sistem injeksi pada kedua jenis motor ini. 

A.  Bagaimana Cara mengatasi mesin injeksi tiba-tiba mati?

Hal pokok yang menjadi masalah biasanya terletak pada perawatan sepeda motor itu sendiri dimana jika kita menggunakan motor mesin karburator dengan mesin injeksi sangat jauh berbeda. Perawatan motor injeksi harus melalui cara yang benar serta prosedur yang baik. Ini dikarenakan motor injeksi sudah menggunakan sistem digital dan jenis elektronik yang rumit sehingga penanganannya tidak boleh sembarangan.  Berbeda dengan karburator yang pemeliharaannya tidak terlalu sulit karena penggunaan mesin dengan sistem karburator masih secara manual. 


Apabila motor injeksi anda tiba-tiba mati dan sulit dihidupkan kembali, maka anda harus mempelajari terlebih dahulu cara dan perbaikan apa saja yang harus anda lakukan. berikut ini saya akan bagikan penyebab motor injeksi tiba-tiba mati dan cara memperbaikinya:

Lakukan cara ini apabila mesin motor injeksi tiba-tiba mati

  1. Memeriksa Bahan Bakar. Hal pertama yang anda harus lakukan yakni periksa terlebih dahulu bahan bakar, bisa cek melalui panel instrument yang ada di dashbord motor dengan mengaktifkan kunci kontak. Jika motor tidak bisa di "on"kan langsung saja buka tangki motor dan periksa bahan bakar, apa masih ada bensinnya atau memang tangki lagi kosong.
  2. Periksa Penggunaan Aki. Apabila bensin ternyata masih ada, anda harus mengecek kembali panel yang ada di dasbord motor dengan mengaktifkan kunci kontak motor. Sesaat anda mengaktifkan kunci kontak periksa juga lampu sein, klakson dan lampu utama apakah masih bisa berfungsi. Ini dilakukan agar kita dapat mengetahui apakah aki masih berfungsi atau tidak, bisa saja aki motor anda sudah soak. Jika aki motor kita sudah soak maka dipastikan motor tidak bisa dinyalakan walaupun dilakukan dengan manual dengan kick starter. Penggunaan kick starter tidak akan menghidupkan mesin motor karena sistem injeksi memerlukan sistem kelistrikan yang memadai dari aki.
  3. Periksa Busi Motor. Jika langkah satu dan dua tidak ada masalah, anda harus memeriksa juga pada penggunaan busi motor. Kebanyakan motor tiba-tiba mati dikarenakan busi motor sudah tidak layak digunakan. Kemungkinan juga busi terkena air ataukah terkena percikan oli sehingga tidak ada pengapian pada ruang bakar.
  4. Periksa Sekring (Fuse). Pemeriksaan selanjutnya terletak pada fuse (sekring ) yang terpasang pada bagian dalam motor. Apabila sekring ternyata putus anda harus menggantinya. 
Setelah anda mengetahui cara yang dapat dilakukan saat mesin motor Injeksi tiba-tiba mati berikutnya saya ingin membagikan beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan mesin motor injeksi.

B.  Kelebihan Mesin Motor Injeksi

Mesin motor yang menggunakan sistem injeksi memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan dibandingkan mesin yang masih menggunakan sistem karburator. Berikut ini beberapa ulasan yang dapat saya berikan:

  1. Penggunaan BBM lebih irit
    Sepeda motor yang telah mengadopsi teknologi injeksi akan mengutamakan pemakaian bakan bakar/BBM yang lebih irit. Ini terjadi karena pada sistem pengapian dan pembakarannya sudah dilakukan dengan sempurna. Artinya saat pencampuran udara dengan bensin perbandingannya akan seimbang. Dengan adanya pembakaran yang sempurna akan berpengaruh juga dengan penggunaan BBM karena asupan bahan bakar akan habis digunakan di dalam ruang bakar dan tidak akan ada yang terbuang percuma pada saluran buang (katup buang). Proses ini terjadi karena fungsi injektor yang telah disetting dalam sebuah pemrograman sesuai standar pabrikan masing-masing sepeda motor. Penyesuaian komsumsi bahan bakar yang lebih baik disebabkan oleh  penyetelan ECM pada sistem injeksi yang telah di pasang pada sepeda motor.
  2. Pembakaran Jauh Lebih Sempurna
    Penggunaan sistem injeksi akan menghasilkan pembakaran yang jauh lebih sempurna. Hal ini terjadi karena pengontrolan dari perangkat eletronik sudah sangat baik dalam menganalisa pemakaian bahan bakar. Sistem elektronik yang dipasang pada motor injeksi mampu menyesuaikan kebutuhan komsumsi BBM dengan kondisi udara yang ada disekitar. Sensor udara yang terpasang akan mendeteksi secara otomatis suhu yang hendak dicampur dengan bahan bakar pada motor.
  3. Penyetelan AFR Otomatis Terkontrol
    Pemakaian AFR (Air Fuel Ratio) pada mesin sistem karburator sering mengalami perubahan dari segi pengaturan karena sering terjadi getaran dari bagian mesin motor. Pengaturan dari AFR sangat mempengaruhi kualitas asupan bahan bakar ke ruang bakar mesin. Maka jika terjadi perubahan dari settingan AFR akan mengakibatkan penurunan kualitas karburator dalam menyuplai bahan bakar ke ruang bakar. Mesin motor injeksi sudah dilengkapi dengan pengaturan AFR secara otomatis dari perangkat elektronik yankni sistem komputer ECM (Electronic Control Module). Sistem ECM yang terpasang pada mesin injeksi telah disetting dan dikonfigurasi dengan baik oleh setiap pabrikan sepeda motor. Jika terjadi goncangan ataupun getaran maka pengaturan dari perangkat elektronik akan menyesuaikan kembali ke posisi semula. Ini sama hal jika ada perubahan maka komputer ECM akan melakukan reset. 
  4. Kemudahan Service Motor
    Melakukan perawatan secara berlaka pada motor mesin karburator, kita akan membongkar bagian karburator. Ini sering dilakukan saat melakukan servis berkala dan pembongkaran komponen karburator sangat merepotkan mulai dari pembongkaran body samping motor. Tetapi pada motor injeksi hanya perlu  menyemprotkan injektor cleaner pada bagian lubang besi. 

C.  Kelemahan Mesin Motor Injeksi

Di samping kelebihan dan keunggulan yang dimiliki mesin injeksi, ternyata  terdapat juga kelemahan dari teknologi motor injeksi. Berikut ini ulasan yang dapat saya berikan:

  1. Kesulitan Service di Bengkel Jalanan
    Walaupun mesin injeksi memiliki kelebihan, terdapat juga kekurangan dari segi perawatan alias service berkala. Ini dapat terjadi karena tidak semua bengkel jalanan atau bengkel umum mampu mengotak-atik perngakat elektronik yang tertanam pada mesin injeksi. Kalau kita pikir ulang para montir di bengkel jalanan tidak didukung dengan peralatan yang memadai dan juga skill dan pengalaman dalam memperbaiki mesin injeksi masih terbilang kurang. Oleh sebab jika terjadi kerusakan seperti mesin motor injeksi tiba-tiba mati maka kita akan mengalami kerepotan.
  2. Harga Komponen Injeksi Mahal
    Kelemahan selanjutnya terletak pada komponen pendukung injektor yang jika mengalami kerusakan dipastikan harnga akan sedikit meroket alias mahal. Penggunaan teknologi injeksi ini akan berperngaruh dari kualitas yang ditawarkan pada setiap motor. Dengan demikian jika terdapat kerusakan maka harga yang ditawarkan untuk mengganti perangkat ECM tidak akan semurah jika menggunakan sistem karburator.
  3. Tidak dapat melakukan Modifikasi
    Sistem karburator yang ada pada sepeda motor gampang dilakukan perubahan berupa modifikasi dan bertukar-tukar pemakaian karburator. Artinya sistem karburator dapat ditukarkan dengan jenis karburator yang lain asalkan peletakan cocok dengan motor yang akan dilakukan perubahan. Namun mesin injeksi tidak seperti mesin karburator yang dapat melakukan modifikasi. Jika terjadi kerusakan maka sistem ECM harus di setel ulang ataukah diganti dengan modul yang baru. Penggantian sistem elektronik pada mesin injeksi memerlukan biaya yang cukup mahal.
Dari kesemua yang dapat saya bagikan mengenai cara yang dilakukan jika mesin motor injeksi tiba-tiba mati semoga dapat memberikan solusi yang baik. Serta bagaimana kita dapat merawat kembali kendaraan kesayangan kita agar tetap tampil prima dan tidak menimbulkan masalah dalam setiap perjalanan kita.
Saturday, February 25, 2017

Mengenal Bagian utama Sistem katup pada Sepeda Motor

Mekanisme katup sepeda motor

Mekanisme dan sistem katup Sepeda Motor. Di era industri Otomotif sepeda motor sudah dibekali dengan mesin 4-tak yang mempunyai langkah hisap, langkah kompresi, langkah usaha dan langkah buang. Untuk setiap kerja katup hanya dibutuhkan dalam 2 proses langkah, yaiu langkah hisap dan langkah buang. Mekanisme katup ini dirancang sedemikian rupa sehingga poros kam akan mengalami satu kali putaran untuk bisa menggerakkan katup hisap dan katup buang setiap 2 kali putaran poros engkol. Berikut ini saya ingin jelaskan mengenai bagian-bagian utama dari sistem katup sepeda motor khususnya yang bermesin 4 langkah :

A) Unit Katup

Unit katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup saluran hisap yang disebut unit katup hisap sedangkan unit katup yang berfungsi untuk menutup dan membuka saluran buang disebut dengan unit katup buang. Susunan pokok bagian-bagian unit katup terdiri dari :

#1 Katup

Mungkin anda sedikit bingung apa sebenarnya dengan pengertian dari katup dalam bidang otomotif khusus bagian mesin. Sebenarnya katup hampir sama pengertian dengan saluran. Pada semua jenis motor terdapat dua jenis katup atau saluran yakni katup hisap dan katup buang. Kalau saya sederhanakan bahasanya maka saluran pada mesin ada 2 yaitu saluran masuk dan saluran buang.

Jika kita ingin membedakan yang mana katup hisap dan katup buang maka anda harus lihat ukuran diameter penutupnya. Maksudnya untuk katup buang ukuran diameter kepala katup buang cenderung lebih besar dibandingkan dengan katup hisap. Ini dikarenakan katup buang dirancang agar dapat meningkatkan efisiensi kinerja dari pengisian antara bensin dan campuran udara ke dalam silinder mesin.

#2 Pegas Katup

Pegas katup (valve spring) merupakan pegas spiral untuk menutup katup lagi setelah pelatuk katup (rocker arm) bergerak menjauhi batang katup. Pegas katup pada masing-masing katup ada 2 macam, yaitu pegas katup bagain luar (valve ex) dan pegas katup bagian dalam (valve in) yang mempunyai tegangan berbeda.

Pegas katup dibuat dari campuran baja chrom - vanadium sehingga memiliki ketahanan yang tinggi terhadap kelelahan. Gaya yang diperlukan untuk menutup katup oleh pegas tidak perlu tinggi, tetapi cukup untuk menutup katup dengan rapat pada dudukannya dan dapat mengatasi gaya kelembaman mekanis katup dengan gerak cepat.

Pegas, katup yang terdiri dari 2 gulungan spiral, kedua-duanya diapit di antara 2 ring dudukan pegas katup. Pada pemasangannya, kedua pegas dipasang saling berlawanan arah agar tidak saling bergencet satu sama lain. Apabila tegangan pegas lemah, gas mungkin akan keluar sehingga tenaga mesin jadi berkurang.

#3 Bos Katup

Bos katup (valve guide) atau jalan katup berfungsi untuk bantalam katup, dibuat dari logam yang memiliki sifat sebagai penghantar panas yang baik dan tahan haus. Panas batang katup dapat dihantarkan oleh bos katup ke kepala silinder.

Bos katup dipasang pada kepala silinder dengan cara disusutkan. Caranya, kepala silinder dipanaskan terlebih dahulu sehingga lubang tempat bos katup bertambah besar, baru kemudian bos katup dipasang dengan cara ditekan.

#4 Dudukan katup

Dudukan katup pada kepala silinder berbentuk cincin yang dipasang dengan teknik tekan. Permukaan diasah dengan sudut sesuai sudut kepala katup, yaitu 45 derajat. Permukaan dudukan katup harus halus dan rapat terhadap katupnya agar tidak terjadi kebocoran. Antara dudukan katup dan kepala katup biasanya dilakukan skuur klep (valve grinding) menggunakan amril pengasah. Tujuannya adalah untuk menghasilkan kerapatan.

B) Masa Kerja Katup

masa kerja katup (valve timing) adalah saat membuka dan menutupnya katup yang berhubungan dengan posisi pergerakan torak. Pada saat mesin berputar dengan kecepatan tinggi maka katup harus membuka lebih cepat dan menutup lebih lambat. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi masuknya campuran udara dan bensin ke dalam silinder sebanyak mungkin. Sebaliknya, katup buang akan membuka sebelum langkah usaha berakhir dan tetap terbuka sampai beberapa saat setelahlangkah hisap dimulai.

Masa kerja katup dinyatakn dalam bentuk yang menunjukkan besarnya sudut perputaran poros engkol berdasarkan kedudukan torak pada TMA atau TMB. Pada Honda GL Pro, katup hisap membuka 10 derajat. sebelum TMA dan menutup 40 derajat setelah TMB sementara katup buang membuka 40 derajat sebelum TMB dan menutup 10 derajat setelah TMA. 

C) Unit Pembuka Katup

Dari point di atas sebenarnya saya sudah jelaskan bahwa katup terbagi atas dua yakni katup hisap dan katup buang. Kedua katup ini memiliki unit pembuka katup. Fungsi dari sebuah pembuka katup berguna untuk membuka katup hisap atau membuka katup buang sehingga pencampuran antara bensin dan udara serta pembuangan gas dari sisa pembakaran dapat berlangsung. Untuk jelasnya susunan dari unit/bagian pembuka katup pada sebuah sepeda motor dibedakan sebagai berikut:

#1. pelatuk katup 

Pada poros tetap (shaft) dengan kombinasi bantalan luncur terpasang pelatuk katup (rocket arm). Apabila anda ingin menyetel kerenggagan katup hisap maka baut penyetel ataupun mur pengunci terletak pada bagian ujung pelatuk katup tersebut. Nilai dari kerenggangan katup hisap sama dengan kerenggangan katup buang, yaitu 0,05 mm.

#2. Poros Kam

Poros kam (cam shaft) disebut juga poros nok atau poros bubungan. Dalam sebuah mesin sepeda motor poros kam sangat berperan penting dalam menghasilkan gerak pada motor. Adapun peran dari sebuah poros kam yakni mekonversi gerak berputar pada katup menjadi gerak lurus. Fungsi lain dari poros kam bisa dikatakan mengatur proses pembukaan pada katup.

Suplai tenaga mesin dari perputaran poros kam dihasilkan dari hasil perputaran poros engkol kemudian terhubung dengan roda gigi (spocket). Ujung lain dari poros engkol juga bertugaskan terhubung ke rantai (chaim) dan roda gigi (sprocket) yang dipasangkan pada poros kam.

Kesesuaian antara putaran poros kam dengan putaran poros engkol juga menentukan kesesuaian antara pengaturan pergerakan katup dengan pergerakan torak pada setiap lagnkah untuk mencapai satu kali proses usaha.

Untuk mencapai kesesuaian tersebut maka jumlah gigi-gigi roda gigi pada poros kam 2 kali lebih banyak daripada jumlah gigi pada roda gigi poros engkol. Dengan demikian dalam setiap 2 putaran poros engkol, poros kam hanya berputar sekali sehingga katup hisap dan katup buang masing-masing terbuka sekali.

Sesuai dengan jumlah dari katupnya, poros kam tersusun dari 2 kam. Setiap kam berfungsi untuk mengatur pembukaan dari masing-masing katup. Hubungan antara kam dan pelatuk katup terjadi saat pelatuk katup tersebut memberi tekanan ke katup utama.

#3. Penggerak Poros Kam

Konstruksi pengerak poros kam disusun dari sebuah roda gigi yang disisipkan pada bagian poros engkol. Bagian rantai kam yang di kanan dan kirinya terdapat tensioner (fiber) dan juga bagain roda gigi pada poros kam tersebut. Baca juga:

Perputaran dari poros engkol dapat diteruskan ke poros kam apabila terdapat susunan perantara antara roda gigi pada bagian poros engkol, rantai kam dan roda gigi pada bagian poros kam.

Perbandingan jumlah gigi antara poros kam dengan roda gigi yakni jumlah poros kam 2 kali lebih banyak daripada roda gigi. Sehingga hasilnya, saat terjadi dua putaran pada poros engkol itu akan membuat poros kam hanya dapat berputar sebanyak satu kali saja.

#4. Penyetel Tensioner

Penyetel tensioner berfungsi untuk menyetel tensioner (fiber) sehingga diperoleh ketegangan rantai mesin yang sempurna, yaitu 1 - 2 mm. Dalam keadaan ini mesin tidak akan berisik atau mendesing. Pada dasarnya penyetel tensioner dapat dilakukan dalam 3 cara berikut saya akan bahas mengenai hal penyetel tensioner.

a) Tensioner Manual

Untuk jenis tensioner ini dilakukan dengan cara melonggarkan sebuah mur pengunci setelan motor. Setelah kita melonggarkan mur pengunci barulah baut penyetel dikeraskan kembali sampai kekencangannya pas. Jika sudah lakukan usahakan bunyi berisik dari rantai keteng hilang. Kemudian mur pengunci setelan yang tadi kita longgarkan dikeraskan kembali.

b) Tensioner Semi Otomatis

Peyetelan dengan menggunakan cara ini dapat dilakukan dengan mlonggarkan baut penahan batang penegang, sehingga per tensioner akan terdorong sendiri. Apabila seletelah melakukan hal ini suara mesin kedengar lebih halus maka kita bisa mengencangkan kembali baut penahan tersebut. Namun terkadang dorongan dari per pendorong batang penegang kurang kuat dikarenakan rantai terlampau tua atau kendor. jadi kita bisa membantu dengan cara mengencangkan baut penyetel dengan menggunakan cara manual.

c) Tenioner Otomatis

Pada jenis ini kita tidak perlu melakukan penyetelan karena per akan terus mendorong batang penegang secara otomatis seperti pada jenis motor Honda Grand.

Nah demikian ulasan saya mengenai Sistem katup pada sepeda motor semoga anda lebih paham mengenai hal ini. Alangkah baiknya jika ada selalu update denga memiliki pengetahuan dasar tentang komponen-komponen mesin pada sepeda motor. Untuk itu anda harus selalu membaca artikel kami yang lain sehingga anda akan memiliki pengetahuan dasar tentang sepeda motor.
Friday, February 24, 2017

Taktik sederhana perawatan Berkala sepeda Motor

perawatan berkala sepeda motor


Taktik Sederhana melakukan Perawatan berkala sepeda motor. Setelah motor digunakan dalam waktu lama maka tenaga mesin biasanya akan mengalami penurunan. Tandanya, meski handel gas diputar penuh, kecepatan motor tetap tidak maksimal.  Hal ini sering kita alami saat menggunakan kendaraan kesayangan untuk beraktifitas. Oleh karena itu dibutuhkan beberapa pengetahuan dasar untuk bisa mengatasi kerusakan ringan ataupun berat. Pada postingan ini saya ingin membahas beberapa perawatan berkala yang wajib kita ketahui agar sepeda motor kita dapat di deteksi sejak awal mengenai kerusakannya. 

Berikut ini beberapa ringkasan penyebab yang sering terjadi yaitu:

  1. Kelonggaran rantai mesin tidak sempurna sehingga pengapain menjadi tidak tepat sementara tertib pembukaan katup juga tidak sempurna.
  2. Renggang katup tidak sesuai dengan standar spesifikasi.
  3. Renggang kontak platina tidak sesuai dengan standar spesifikasi.
  4. Waktu pengapian tidak tepat.
  5. Karburator kotor ata ada bagian yang tidak bekerja dengan sempurna.
  6. Busi kotor, aus, atau terbakar.
  7. Jarak main bebas kopling tidak tepat.
  8. Minyak pelumas (oli) sudah kotor
  9. Tekanan kompresi rendah
  10. Percikan bunga api listrik pada elektrode busi terlalu kecil sehingga pembakaran yang terjadi tidak sempurna
  11. Bila motor menggunakan sistem pengapian dengan CDI, mungkin CDnya rusak.

Taktik sederhana perawatan Berkala sepeda Motor

Untuk mengembalikan mesin ke kondisi semula maka harus dilakukan perawatan secara berkala. Perawatan berkala dilakukan dengan menyetel komponen-komponen mesin dan alat banu lain. Perawatan ini dapat dilakukan tanpa harus turun mesin. Berikut ini beberapa ulasan yang dapat saya bagikan untuk menjadi pengetahuan dasar mengenai perawatan berkala sepeda motor.

#1 Penyetelan Rantai Mesin

Pada saat mesin dihidupkan, apabila terdengar suara berisik, berarti rantai mesin longgar. Sebaliknya, apabila terdengar suara mendesing pada saat gas tangan ditutup berarti rantai mesin terlalu tegang. Tegangan rantai mesin yang sempurna adalah 1 -2 mm dan dapat menyelaraskan poros engkol dengan poros kam sehingga diperoleh kesempurnaan/ketepatan pengapian dan tertib pembukaan katup.

Penyetelan rantai mesin dilakukan dengan cara sebagi berikut:

  1. Longgarkan mur pengikat sehingga penegang rantai (tensioner) bekerja secara otomatis untuk mendapatkan ketegangan rantai yang lebih sempurna.
  2. Apabila dengan cara tesebut ternyata tegangan rantai mesin masih belum pas maka harus dilakukan peyetelan menggunakan jari-jari roda.

Berikut ini langkah-langkah peyetelan mengunakan jari-jari roda 

  1. Hidupkan mesin.
  2. Buka tutup karet dan buka baut penutupnya.
  3. Masukan ulir jari - jari roda batang penekan sehingga brhubungan.
  4. Longgarkan mur pengikatnya.
  5. Tarik jari - jari roda ke atas atau tekan ke bawah sampai diperoleh suara mesin yang lebih halus.
  6. Tahan jari-jari dan pastikan tidak akan berubah. Setelah itu kecangkan mur pengikatnya.
  7. Kembalikan baut penutup dan tutup karet.
Apabila sudah disetel langkah seperti di atas namun suara mesin tetap berisik bearti rantai mesin sudah terlalu longgar (molor). Dalam kasus ini kita harus mengganti rantai mesin dengan ranati yang baru. Dianjurkan supaya mengganti komponen ini di bengkel resmi sepeda motor anda sehingga kita mendapatkan rantai mesin yang orisinal.

#2 Penyetelan Renggang Katup

Suara berisik juga dapat disebabkan oleh jarak kerenggangan antara ujung pelatuk katup dan ujung batang katup terlalu longgar. Hal ini mengakibatkan  sistem pemasukan campuran udara dan bensin serta sistem pembuangan gas sisa pembakaran menjadi tidak sempurna. Jarak kerenggangan katup hisap dan katup buang sesuai dengan spesifikasinya yaitu sebesar 0,005 mm.

Penyetelan dilakuakn pada saat mesin dalam keadaan dingin. Setel posisi torak pada kedudukan TMA atau pada saat langkah kompresi sehingga posisi katup hisap dan katup buangdalam keadaan tertutup. Hal ini dapat diketahui dengan tanda garis T pada rotor generator segaris dengan tanda penyesuai.

Untuk mencari langkah kompresi, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Putar rotor generator berlawanan arah dengan jarum jam sambil memperhatikan katup hisap. Apabila pelatuk katup hisap terlihat turun kemudian naik kembali, berarti torak sudah dalam langkah kompresi.
  2. Kendurkan mur pengkikat baut penyetel kemudian putar baut penyetel ke arah dalam menggunakan alat khusus sambil melakukan pengukuran dengan voeler gauge ukuran 0,05 mm. Hasil peyetelan sudah tepat bila voeler gauge ditarik terasa seret tetapi tidak dapat di dorong kembali.
  3. Keraskan kembali mur pengikat sambil tahan baut penyetel. Pastikan posisi baut tidak berubah.
Apabila jarak kerenggangan antara ujung pelatuk katup dan ujung batang katup setelah disetel seperti diuraikan diatas dan ternyata hasilnya tetap berisik pada kepala silinder, kemungkinan penyebabnya adalah niken as sudah aus atau tidak rata. Rocher arm yang sudah terlanjur aus atau tidak rata harus segera diperbaiki atau kita bisa menggantinya dengan yang baru.

#3 Peyetelan Renggang Platina

platina yang sudah lama bekerja kemungkinan akan terbakar atau aus sehingga kerenggangan tidak sempurna. Apabila platina menjadi lebih renggang maka proses pembakaran akan menjadi semakin maju dan baik. Sebaliknya, apabila platina tersebut lebih rapat, proses pembakaran akan menjadi lambat. 

Berikut ini saya akan jelaskan bagaiman melakukan penyetelan renggang platina berdasarkan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Bersihkan dan ratakan terlebih dahulu kedua permukaan platina dengan menggunakan kertas amplas.
  2. Putar rotor generator dengan maksud untuk memastikan bahwa tonjolan tertinggi nok advancer menekan fiber platina sampai renggang platina yang tervesar.
  3. Kendurkan baut pengikat platina dan kemudian ukur kerenggangan platina dengan voeler gauge ukuran 0,3 - 0,4 mm. Ukuran penyetelan tepat apabila dengan voeler gauge ukuran 0,3 mm terasa longgar sedang dengan ukuran 0,4 mm terasa seret.
  4. Keraskan kembali baut pengikat platina dan pastikan tidak bergeser.
Apabila jarak kerenggangan platina sudah disetel seperti yang sudah saya jelaskan diatas tetapi  ternyata tenaga mesin tidak meningkat, bahkan menjadi tesendat-sendat, kemungkinan hal ini karena platina sudah habis sehingga kita perlu menggantinya dengan platina yang baru. 

#4 Penyetelan Waktu pengapian

Sesuai spesifikasi motor sport 4-tak jenis Honda GL Pro dan GL Max pengapian akan sempurna apabila tanda F pada 10o ± 2o sebelum TMA pada 1400 ppm, sedang pada pemajuan penuh tanda F pada 32o ± 2sebelum TMA pada 3250 ppm.

Apabila saat pengapian tanda F berada sebelum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor), sedang saat pengapian tanda F sesudah tanda penyesuai berarti pengapian terlambat (naa). Pengapian yang terlalu cepat (voor) maupun pengapian terlambat (naa) menyebabkan tenaga mesin tidak maksimal. Pengapian yang tidak tepat mengakibatkan proses pembakaran campuran udara dan bensin menjadi tidak sempurna.

Untuk menyetel waktu pengapian dapat dilakukan dengan menggunakan lampu, multimeter, atau timing light. Lampu dan multimeter digunakan pada saat mesin motor mat, sedangkan timing light digunakan pada saat mesin dalam keadaan hidup.

Penyetelan yang dilakuakn dengan lampu dan multimeter dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

A)  Setel posisi torak pada kedudukan sebelum TMA pada saat langkah kompresi atau tanda F berada sejajar dengan tanda penyesuai.

B)  Setel jarak renggang platina dengan voeler gauge0,30 - 0,40 mm.

C)  Apabila alat tester menggunakan lampu biasa :

  1. Sambungkan kabel positif lampu dengan saluran arus listrik masuk platina sedang kabel negatif lampu dengan massa (body).
  2. Putar rotor generator berlawanan arah dengan perputaran jarum jam sambil perhatikan lampu dan tanda penyesuai F pada rotor.
  3. Apabila lampu mulai menyala pada saat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai berarti pengapian tepat.
  4. Apabila lampu menyala saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor). Putar dudukan platina atau piringan platina ke arah berlawanan dengan arah jarum jam sampai lampu menyala saat tanda F tepat sejajar dengan tanda penyesuai.
  5. Apabila lampu mulai menyala saat tanda F sudah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai lampu menyala saat tanda F tepat sejajar dengan tanda penyesuai.

D)  Apabila untuk tester menggunakan multimeter

  1. Saklar jangkah digeser pada skala Ohm.
  2. Sambungkan kabel positif (warna merah) dengan saluran arus listrik masuk platina sedang kabel negatif (warna hitam) dengan massa (body).
  3. Putar rotor generator berlawanan arah dengan arah jarum jam sambil perhatikan jarum multimeter.
  4. Apabila jarum mulai bergeser ke kanan pada saat tanda "F" sejajar dengan tanda penyesuai berarti pengapian tepat.
  5. Apabila pada jarum mulai bergeser saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (Voor). Putar dudukan atau piringan platina ke arah berlawanan arah jarum jam sampai jarum bergeser tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
  6. Apabila jarum bergeser saat tanda F telah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai jarum bergeser tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.

E) Pemeriksaan menggunakan alat timing light dilaksanakan pada saat mesin hidup.

Timing light adalah suatu alat bebentuk lampu sorootort yang akan menyala kalau sensornya mendapat tegangan listrik. Alat ini menyala sesaat pada saat bersamaan dengan loncatan bunga api listrik pada elektrode busi. Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Hubungkan kedua kabel sumber tenaga listrik pada terminal baterai positif dan negatif.
  2. Hubungkan sensor tegangan tinggi pada kabel busi.
  3. Hubungkan tachometer untuk mengetahui putaran motor.
  4. Hidupkan motor pada putaran stationer (idle).
  5. Tekan tombol timing light untuk menyalakannya dan arahkan nyalanya ke tanda T atau F pada rotor generator. Pengapian yang tepat adalah apabila terlihat tanda F atau T itu sejajar dengan tanda penyesuai.
  6. Apabila lampu menyala saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor). Putar dudukan atau piringan platina ke arah berlawanan jarum jam sampai lampu meyala tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
  7. apabila lampu menyala saat tanda F sudah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai lampu menyala tepat saat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
Demikian ulasan mengenai Tips sederhana perawatan Berkala pada sepeda motor. Jika bermanfaat bagikan ke sobat yang lain.
Tuesday, February 21, 2017

10 Cara Merawat Knalpot Motor Agar Tetap Awet

merawat knalpot motor agar tetap awet

Mau tau cara merawat Knalpot motor agar tetap awet simak ulasannya! - Bagi anda yang memiliki sepeda motor pasti mengetahui sebagian besar komponen yang ada pada motor anda. Namun dengan memiliki sepeda motor kita dituntut agar selalu melakukan perawatan berkala sehingga kendaraan kita ini akan selalu awet dan tidak cepat rusak. Salah satu bagian dari komponen motor yang perlu menjadi perhatian  penting khusus dalam perawatan yakni knalpot. Yahh, Knalpot tidak bisa kita sepelekan dalam hal perawatan selain mesin motor karena hal ini juga menjadi bagian vital sebuah sepeda motor.


Pada Umumnya Sebuah knalpot memiliki usia yang cukup lama dibandingkan dengan komponen lain seperti busi, oli, kampas rem bahkan ban. Komponen ini juga yang paling jarang untuk diganti pada sebuah sepeda motor. Namun kita sebagai pemilik motor harus mengangap penting dalam hal perawatan. Komponen ini bertugas untuk memproses hasil pembakaran antara Oksigen yang masuk melalui saringan udara dan bahan bakar yang nantinya menjadi tenaga saat terjadi pembakaran. Hasil pembakaran tersebut akan dibuang melalui lubang pembuangan yang diteruskan ke bagain knalpot. Oleh sebab itu perawatan pada knalpot harus dioptimalkan sehingga kondisinya akan selalu normal. Disamping itu knalpot yang sering dirawat akan tetap menghasilkan tenaga yang maksimal.

Cara Merawat Knalpot Motor Agar Tetap Awet

Dalam penggunaannya knalpot harus dilakukan perawatan supaya tampilan dari knalpot tetap terjaga dari kondisi karatan atau korosi bahkan kekuningan. Hal ini kita lakukan supaya saat berkendara kita akan tetap percaya diri karena sepeda motor yang kita tunggangi tetap terlihat baru dan suara knalpot akan sesuai dengan harapan kita. Kondisi ini berbeda jika anda ingin mengganti knalpot dengan knalpot hasil modifikasi.

Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas mengenai perawatan knalpot modifikasi. Mungkin dilain waktu jika ada kesempatan barulah saat bahas perawatan mengenai Knalpot hasil modifikasi. Oke .. kita akan mulai mengulas satu persatu bagaimana cara merawat Knalpot Orisinil sepeda motor agar tetap awet dan tahan lama serta berkualitas.

Berikut ini ulasan mengenai Cara merawat knalpot agar tetap awet

#1 Panaskan Motor Secukupnya

Untuk bagian pertama kita akan mulai membahas cara merawat knalpot motor anda. Knalpot motor standar untuk motor 4 tak biasanya cenderung kering dan cepat panas yang disebabkan dari mesin. Hal ini sangat berbeda jika anda menggunakan motor mesin 2-tak dimana sistem pelumasanya menggunakan 2 macam yakni pelumasan mesin dan pelumasan bahan bakar. Dari pelumasan bahan bakar dimana ada campuran oli pada bensin sehingga rata-rata hasil buangan ke knalpot akan lebih basah di bandingkan motor 4 tak. Bagi anda yang ingin mengetahui cara mengganti oli pada motor ikuti tautan berikut ini:


Jika motor yang anda punya adalah motor jenis 4-tak, maka mesin yang sudah panas akan sangat mempengaruhi knalpot dimana karat dan kekuningan akan cepat muncul. Hal ini dikarenakan kotoran yang menempel saat berkendara membuat knalpot ada mudah berkarat atau kekuningan. Maka saran saya panaskan mesin motor jangan terlalu lama dan secukupnya saja, itupun juga sering kita jumpai pada buku panduan motor yang menyarankan agar motor tidak dipanaskan terlalu lama.

#2 Bersihkan Silincer 

Pada lubang buang yakni silencer harus dibersihkan dengan menggunakan oli secukupnya saja dan dilakukan sebanyak dua bulan sekali. Tindakan yang kita lakukan ini mencegah terjadinya karatan serta kebocoran knalpot pada bagain lubang buang maupun leher knalpot. Apabila knalpot anda mengalami kebocoran atau karat/keropos maka bisa dipastikan suara mesin yang keluar dari knalpot menjadi buruk, dan juga tenaga yang dihasilkan menjadi kurang atau "loyo". Hasilnya gas buangan yang keluar dari knalpot motor anda juga bisa berpotensi tidak ramah lingkungan. Baca juga mengenai tautan berikut:

#3 Gunakan Detergen

Apabila knalpot sudah muncul korosi atau kekuningan maka anda harus rutin untuk membersihkannya juga dengan menggunakan detergen yang diholeskan pada sikat atau kuas. Biasanya karatan ini muncul pada bagain ujung knalpot yang berhubungan dengan mesin motor. Jika kita membersihkan ujung kanlpot dengan sikat, usahakan agar kotoran-kotoran atau karat bisa dihilangkan. Hal ini dilakukan supaya knalpot motor kita kelihatan bersih serta tidak muncul adanya karat atau kekuningan lagi. 

#4 Gunakan Oli Bersih

Setelah kita membersihkan knalpot dengan detergen pada langkah ketiga sehingga tampilan knalpot semakin bersih dan nyaman untuk dipandang, hal berikutnya adalah perawatan kebersihan bagian tersebut dengan menggunakan oli bersih. Caranya, cukup oleskan oli bersih pada leher knalpot secara merata, kemudian kita hidupkan mesin motor selama dua menit supaya oli yang sudah dioleskan tadi dapat meyerap. saat mesin sudah panas oli yang telah dioleskan lama-kelamaan akan terkelupas sehingga tampilan dari leher knalpot semakin bersih.  

#5 Bersihkan Motor Setelah Terkena Hujan

Untuk cara selanjutnya merawat knalpot motor agar tetap bersih dan awet yang paling gampang yakni kita harus membersihkan motor setiap kali motor tersebut terkena hujan. Buka cuma pengendaranya saja yang harus mandi tetap motornya juga harus ikut mandi. Cara ini kita lakukan agar kotoran yang menempel pada body serta knalpot motor bisa hilang dan juga tampilan motor tetap kelihatan lebih bersih lagi. Penting bahwa hujan dapat membuat semua logam menjadi berkarat termasuk knalpot motor sehingga setelah kita bersihkan dengan air dan dikeringkan lalukanlah pemberian cairan anti karat dengan penyemprotkannya pada bagian knalpot agar tidak cepat mucul karatan atau kekuningan.

#6 Pergunakan Kain Halus

Jika motor anda menggunakan bahan chrome pada bagian silencer maka sering-seringlah melakukan cara berikut yakni lap bagain knalpot tersebut dengan kain lembut atau Kanebo. Penggunaan kain lembut dilakukan agar tidak menimbulkan goresan yang dapat menyebabkan kurang baiknya tampilan knalpot motor ada jika terlalu banyak bekas goresan. apabila terdapat kotoran ataupun noda yang membandel pada bagian knalpot bisa gunakan oli bekas yang masih bagus.

#7 Alternatif Cairan Portex

Saat kita membersihkan bagain knalpot dan noda atau karat pada langkah keenam kemudian sulit untuk keluar maka kita bisa gunakan saja cairan portex. Cairan ini berguna untuk menghilangkan karat bahkan korosi pada knalpot. Hanya saja kita harus menggunakan cairan ini dengan sangat hati-hati karena jika cairan ini mengenai body bahkan blok mesin maka warna dari motor kita bisa langsung luntur. sayangkan jika warna motor anda harus luntur gara-gara terkena cairan portex.

#8 Percikan Noda Aspal 

Selanjutnya hal yang sering kita alami adalah jika knalpot motor atau blok mesin terkena percikan aspal yang masih baru. cara membersihkannya adalah dengan menggunakan Pertamax Plus yang dapat kita campur dengan minyak tanah dengan rasio perbandingan yakni 1:2. setelah kedua cairan tersebut kita campurkan maka oleskan secukupnya pada bagian yang terkena bercak hitam tersebut dengan menggunakan sikat kecil yang masih baik. setelah kita lakukan langkah ini maka bercak dari aspal yang menempel akan menghilang.

#9 Pembuangan Angin Jangan Disepelekan

Seringlah periksa bagian lubang pembuang air yang terletak dibagian bawah silincer knalpot motor anda. Apabila saat diperiksa terdapat benda yang menyumbat maka tusuk lubang pembuangan dengan menggunakan paku kecil ada sejenisnya. Cara ini kita lakukan agar akses keluar dari pembuangan air akan lebih lancar lagi.

# 10 Periksa Packing Knalpot

Pada bagian terakhir cara merawat knalpot motor adalah melakukan pemeriksaan kebocoran paking knalpot serta kekencangan baut penyangga yang ada pada semua bagain knalpot. Jika kita tidak melakukan cara ini maka bisa dipastikan suara aneh akan muncul dari motor kita, serta hasil pembuangan gas tidak sempurna yang berakibat motor menjadi boros dalam pemakaian bahan bakar.
Demikian beberapa tips ringan dan cara merawat knalpot motor agar tetap awet dan berkualitas untuk sepeda motor kesayangan anda. Dari semua pembahasan diatas pada dasarnya terdapat cara yang lain yang dapat dilakukan untuk bisa melakukan perawatan pada knalpot motor agar tetap awet. Bagi anda yang ingin melakukan perawatan knalpot motor dapat melakukannya dengan mengikuti 10 cara yang saya sudah jelaskan diatas.

Semua harus dikerjakan dengan hati-hati dan penuh kesabaran sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal lagi. Bagi anda yang menggunakan cairan Portex pada langkah ketujuh harus memperhatikan kadar penggunaannya agar tidak merusak knalpot motor anda. Sekian dulu pembahasan dari saya tips dan cara merawat knalpot motor agar tetap awet semoga dapat bermanfaat.
Saturday, February 18, 2017

Mengenal sistem pengapian sepeda motor

sistem pengapian sepeda motor

Sistem Pengapian sepeda motor. Sistem pengapian listrik arus bolak-balik dengan platina sering dijumpai pada jenis sepeda motor sport 4-tak seperti Honda Cb, Honda GL, Honda GI Pro, Honda GL Max. Sedangkan Honda Mega Pro, Honda Tiger, Yamaha Scorpio menggunakan sistem pengapian CDI, Fungsi plaina dan CDI adalah sama, yaitu sebagai pemutus arus, listrik arus bolak-balik berasal dari generator AC. Sistem pengapian yang menggunakan arus listrik berasal dari generator disebut sisem pengapian magnet.
Berikut ini saya akan bahas mengenai jenis-jenis sistem pengapian yang ada pada sepeda motor:

#1 Sistem Pengapian menggunakan Kontak Platina

Pembakaran campuran udara dan bensin di dalam ruang bakar menggunakan loncatan bunga api listrik dari elektrode busi. Sumber listrik berasal dari generator lisrik tegangan rendah yaitu 12 volt atau 6 volt. Tetapi dengan bantuan alat pemutus arus (kontak plaina), kapasior (kondensator) dan koil, maka listrik tegangan rendah dari generator AC dapat diubah menjadi listrik tegangan tinggi mencapai 10.000 - 20.000 volt. Jika dipikir-pikir ternyata tegangan listrik pada motor kita sangat besar juga yahh.


Listrik tegangan tinggi yang super besar ini kemudian dialirkan ke busi sehingga terjadi loncatan bunga api pada elektrode busi. Agar lebih paham lagi bagian-bagian dari sistem pengapian dengan menggunakan kontak platina adda baiknya kita bahas satu persatu.

a) Koil

Koil (Coil) berfungsi untuk mengubah listrik tegangan rendah dari generaor menjadi listrik tegangan tinggi yang mencapai 10.000 - 20.000 volt atau lebih yang kemudian dialirkan ke busi untuk mendapatkan loncatan bunga api lisrik pada elektrode busi.

Koil terdiri dari inti dan dua kumparan kawat email. Kedua kumparan tersebut digulung pada inti besi. Kumparan pertama disebut kumparan primer dengan jumlah 300 sampai 400 lilitan kawat kasar dengan diameter 0,6 mm sedangkan kumparan yang kedua disebut kumparan sekunder dengan jumlah 15000 - 20000 gulungan kawat halus dengan diamter 0,005 mm.

Kumparan sekunder digulung pada inti koil, sedangkan kumparan primer digulung di luar kumparan sekunder. Untuk mencegah terjadinya hubungan singkat anatara lapisan, kumparan yang berdekatan disekat dengan kertas yang mempunyai tahanan yang tinggi.

Cara kerja koil adalah sebagai berikut:

Ketika kunci kontak di-on-kan maka arus lisrik dari generator AC mengalir ke kumparan primer sehingga terbenuk medan magnet di sekeliling inti koil. Apabila dengan tiba-tiba aliran lisrik diputuskan oleh kontak platina yang sedang membuka maka inti koil akan kehilangan kemagnetannya sehingga menyebabkan terbangkitnya listrik induksi sendiri pada kumparan primer sebesar 300 - 400 volt. Sedangkan pada kumparan sekunder akan terbangkit listrik tegangan tinggi sebesar 10000 - 20000 volt. Listrik tegangan tinggi inilah yang dialirkan ke busi.

b) Pemutus Arus

Fungsi platina sebagai saklar (pemutus arus) dari kumparan primer koil ke massa. Platina dipasang pada pelat tempat kedudukan platina dengan baut pengikat dan baut penyetel. Plaina terdiri dari sepatu platina dari fiber dan pelat per pengembali. Cara kerjanya, plaina dapa terbuka oleh advancer dan akan menutup kembali oleh pelat per pengembali. Pada piringan kedudukan plaina di bagian tepinya terdapat lubang yang melebar beserta baut pengikatnya, gunanya agar piringan dapat digeser-geser kedudukannya untuk menyetel voor dan naa pengapian.

c) Advancer

Advancer berfungsi untuk membuka plaina. Advancer dilengkapi dengan lengan yang berfungsi untuk memajukan/mempercepat saat pengapian pada waku mesin berputar tinggi samapai 300 - 400 ppm (putaran per menit). Advancer dipasang pada poros kam sehingga ketika poros kam berputar, selain menggerakkan pelatuk katup, juga memutar advancer.

Prinsip kerja advancer adalah adanya gaya sentrifugal. Apablia mesin berputar di aas putaran langsam maka kedua lengan/pelatuk pada advancer akan mengembang sampai mencapai batas pengembang maksimal setelah mesin mencapai putaran 3000 - 4000 ppm.

Akibat pengembangan lengan advancer tersebut maka tonjolan atau nok advancer akan bergeser/berpindah posisi ke arah berlawanan jarum jam. Dengan demikian selama mesin pada putaran inggi maka tonjolan/nok advancer akan mempercepat penekanan fiber platina sehingga akan mempercepat pembukaan platina atau mempercepat busi memercikkan bunga api.

d) Kapasior

Kapasitor atau kondesator berfungsi sebagai pengaman, dengan jalan menampung kelebihan arus listrik dari kumparan primer koil, dan membantu memperbesar tegangan listrik ke koil, dengan mempercepat lenyapnya kemagnetan pada inti kumparan koil sewaktu platina mulai merenggang dan menjaga agar platina tidak lekas terbakar.

Kapasitor dipasang paralel terhadap kontak platina. Pada saat bekerja, kapasior mengabsorbsi arus listrik dalam kumparan primer bila kontak pemutus dibuka. Dengan begitu pembentukan busur nyala dapat dihindari. Selain itu juga turu membantu memperkuat kemagnetan yang timbul dalam inti besi. Dengan demikian busur api yang dihasilkan padda elektrode busi menjadi lebih baik.

apabila mengganti kapasitor, kapasitasnya harus sesuai dengan kapasitas standar aslinya. Karena apabila kapasitor itu memiliki kapasitas yang lebih besar maka akan mengakibatkan platina hamer meruncing. Sebaliknya, apabila kapasitas kapasitor lebih kecil maka platina hamer lekuk (fong).

e) Busi

Busi disekrupkan ke dalam ruang bakar dan berfungsi untuk menghasilkan loncatan bunga api listrik pada celah elektrode busi, yaitu dengan menciptakan perbedaan tegangan yang tinggi di antara kedua celah elektrode busi itu. Munculnya bunga api akan membakar campuran udara dan bensin dalam ruang bakar.

Pada saat bekerja, busi menerima tegangan 10.000 volt dengan suhu 200 derajat Celcius selama langkah pembakaran (kerja), tetapi kemudian akan turun drastis pada langkah hisap karena didinginkan oleh campuran udara dan bensin. Perubahan yang sangat cepat dari panas ke dingin tersebut terjadi secara berulang-ulang setiap dua putaran poros engkol. Dengan kondisi tersebut maka busi harus tahan terhadap panas yang tinggi dan mempunyai daya tahan listrik yang baik.

Berikut ini saya akan paparkan bagian-bagian utama dari sebuah busi yang ada pada sepeda motor agan:

  1. Terminal adalah sebagai tempat unuk menghubungkan busi dengan  koil.
  2. Elektrode pusat meneruskan arus listrik tegangan tinggi ke elektrode tengah. Elektrode tengah. Elektrode tengah (positive elecrode) dan elektrode sisi (Negaive electrode) yang memberikan loncatan bunga api listrik di dalam ruang bakar.
  3. Insulator keramik untuk memegang elektrode tengah dan untuk mencegah terjadinya kebocoran arus listrik tegangan tinggi anara elektrode tengah dan casing. Insulator dibuat dari porselin aluminium murni yang mempunyai daya tahan panas yang sangat baik, kekuatan mekanik, kekuatan dielektrik pada temperatur tinggi, serta penghantar panas.
  4. Elektrode tengah dan elektrode sisi dibuat dari paduan nikel yang mempunyai sifat tahan panas dan tahan karat. Antara elektrode tengah dan ekektrode sisi diberi renggang (gap) sebesar 0,8 - 0,9 mm. Adanya kerenggangan ini akan membangkitkan loncatan bunga api listrik yang digunakan untuk pembakaran campuran udara dan bensin.
Spesifikasi busi yang bisa digunakan adalah tipe NGK DBEA atau ND X24EP-U dengan jarak renggang 0,6 - 0,7 mm. Untuk Honda Tiger adalah 0,8 - 0,9 mm.

Cara kerja sistem pengapian dengan kontak platina adalah sebagai berikut:

  1. Sewaktu motor dihidupkan (distater), roda penerus magnet berputar. Magnet permanen membuat kemagnetan yang berubah-ubah pada sepatu kumparan sehingga pada kumparan generator timbul arus listrik yang dialirkan ke kumparan primer koil.
  2. Sewaktu nok advancer tidak menyentuh sepatu platina maka platina merapat. Arus listrik dari kumparan primer koil dapat mengalir melalui kontak platina terus ke massa. Pada inti koil timbul kemagnetan.
  3. Sewaktu nok advancer menyentuh sepau platina maka platina merenggang. Arus listrik pada kumparan primer koil tidak dapat mengalir ke massa (idak ada aliran listrik). Kemagnetan pada inti koil hilang. Hilangnya kemagnetan pada intil koil menimbulkan arus listrik pada kumparan primer yang akan ditampung pada kapasior. Arus listrik pada kumparan sekunder beregangan tinggi dialirkan ke busi sehingga pada elektrode busi terjadi loncatan bunga api listrik untuk pembakaran campuran udara dan bensin pada ruang bakar.

#2 Sistem Pengapian Elektronik

Pengapian elektronik dikenal pula dengan sebutan pengapian CDI (Capasitive Discharge Ignition). Pada sepeda moor sport 4-tak yang menggunakan sistem pengapian listrik arus bolak-balik dengan CDI, listrik arus bolak-balik berasal dari generator AC sedangkan CDI berfungsi untuk memutuskan arus.

Pembakaran campuran udara dan bensin di dalam ruang bakar menggunakan loncatan bunga api listrik dan elektrode busi. Sumber listik berasal dari generator listrik tegangan rendah, yaiu 12 volt. Dengan banuan CDI dan koil maka listrik tegangan rendah dari generator AC dapat diubah menjadi listrik tegangan tinggi yang mencapai 10.000 volt. Listrik tegangan tinggi tersebut dialirkan ke busi sehingga terjadi loncatan bunga api pada elektrode busi.

Berikut ini bagian-bagian utama dari sistem pengapian elektronik

a) CDI

CDI (Capasitive Discharge Ignition) berfungsi untuk memuuskan arus. Sistem pengapian CDI memperkenalkan sistem pengaturan pengapian secara elekronik yang mana tidak perlu ada penyetelan untuk mengubah waktu pengapian. CDI dapat rusask apabila terjatuh. Apabila konektor dilepaskan sewaktu ada arus yang mengalir, voltase yang dihasilkan akan berlebihan sehingga dapat merusak unit. Selalu matikan kontak sebelum melakukan pemeriksaan.

Sistem pengapian yang tidak bekerja dengan baik sering disebabkan oleh jeleknya sambungan konektor. Periksalah sambungan-sambungan itu sebelum melakukan pemeriksaan sisiem. Gunakan busi dengan derajat panas yang tepat. Penggunaan busi dengan derajat yang tidak tepat dapat merusak mesin.

Cara kerja sisem pengapian dengan CDI adalah sebagai berikut

  1. Sewaku motor dihidupkan (distarter), roda penerus magnet berputar. Magnet permanen membuat kemagnetan yang berubah-ubah pada sepatu kumparan sehingga pada kumparan generator imbul arus listrik yang dialirkan ke kumparan primer koil terus ke massa.
  2. Pada saat CDI bekerja sebagai pemutus arus maka arus listrik pada kumparan primer koil terputus secara mendadak. Kemagnetan pada inti koil menjadi hilang. Hilangnya kemagnetan pada inti kumparan mengakibatkan kumparan sekunder terinduksi listrik tegangan tinggi yang besarnya 10.000 - 20.000 volt. Listrik tegangan tinggi tersebut dialirkan ke elektrode busi sehingga timbul loncatan bunga api listrik yang digunakan untuk pembakaran bahan bakar di dalam silinder mesin.

b) Koil

Seperti pada pengapian platina, koil pada sistem pengapian CDI berfungsi untuk mengubah listrik tegangan rendah (12 volt) dari generator menjadi listrik tegangan tinggi hingga mencapai 10.000 volt atau lebih yang kemudian dialirkan ke busi untuk mendapatkan loncatan bunga api listrik pada elektrode busi.

Demikian mengenai ulasan sistem pengapian dari sepeda motor semoga kita sebagai pemilik kendaraan bisa memiliki sedikit pengetahuan dasar mengenai sepeda motor.
Friday, February 17, 2017

Cara tepat memeriksa dan mengganti oli motor dengan baik

mengganti oli motor dengan baik

Bagaimana cara memeriksa dan mengganti oli motor dengan baik? Seperti yang kita ketahui pada saat mesin sepeda motor kita dinyalakan terdapat bagian-bagian yang akan bergerak. Komponen-komponen mesin yang bergerak dan berputar antara lain seperti: torak, batang torak, poros engkol, mekanisme katup, kopling, dan transmisi. Bagian-bagian yang bergerak tersebut selalu bergesekan sehingga timbul panas yang menyebabkan hilangnya tenaga dan bagian-bagian mesin tersebut menjadi cepat aus.

Apa Tujuan Mesin dilumasi oli?

Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh sebagian orang yang masih awam dengan mesin. Terkadang ini menjadi hal yang sepele bagian yang tidak mengerti dengan mesin sepeda motor, Perlukah motor diisi dengan Oli? Apakah harus sering diganti oli baru? Berikut ini saya ingin memaparkan tujuan utama sebuah mesin dilumasi oli

#1 Mengurangi Gesekan 

Untuk mencegah terjadinya gesekan tersebut maka diperlukan pelumasan. Pelumasan dimaksudkan untuk menghindari hubungan (kontak) langsung dari bagian-bagain yang bergerak bergesekan. Oleh karena itu, pada mesin sepeda motor harus diberi minyak pelumas. Minyak pelumas berfungsi untuk melumasi secara kontinu ke bagian-bagian mesin untuk mencegah keausan.

#2 Sebagai Pendinginan

Mesin motor yang dinyalakan dan digunakan dalam perjalanan akan menghasilkan energi gerak dari perputaran poros pada ruang mesin. Hasilnya akan timbul panas pada seluruh bagian mesin motor karena terjadi gesekan dari logam-logam yang ada pada ruang mesin. Oli bertugas penting untuk mendinginkan komponen-komponen mesin agar kondisinya tetatp baik.

#3 Anti Karat

Dengan pemberian oli maka tugasnya bukan sebagai pelumasan saja tapi oli juga dapat menjadi proteksi yang baik bagi komponen-komponen logam dari serangan air dan udara. Kenapa harus takut dengan air dan udara? Logam akan mudah berkarat jika terkontaminasi dengan udara atupun air karena logam akan bereaksi menjadi karat. Bayangkan saja jika logam dari bagian motor anda sampai berkarat! apalagi jika terjadi karatan pada komponen bagian mesin. Jadi oli adalah solusi tepat sebuah logam agar terhindar dari karat sehingga fungsi sangat penting sebagai anti karat pada komponen-komponen mesin sepeda motor anda.

#4 Sebagai Pembersih

Kotoran yang dihasilkan dari gesekan antar logam pada komponen-komponen mesin merupakan sebuah masalah. Dengan pemberian pelumas atau oli membantu membawa kotoran yang melengkat pada logam sehingga gesekan antar komponen tetap bersih.

#5 Meredam Mesin

Getaran serta suara bising pada sepeda motor timbul dari gesekan antara piston, batang piston dan poros engkol. Agar hal ini dapat dikurangi dan di minimalisir, maka adanya pelumasan dari oli pada komponen mesin menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Pelumasan yang diberikan oli memberikan lapisan tambahan antara bagian komponen mesin dan juga dapat meredam benturan yang terjadi sehingga suara mesin akan menjadi lebih halus.

#6  Sebagai Perapat

Pelumasan oli memberikan dampak positif pada mesin dengan mengurangi kebocoran kompresi ataupun tekanan hasil pembakaran dengan membuat lapisan oli yang mengisi celah antara piston dan silinder. Kesemuanya ini menjadi jawaban penting Apa tujuan mesin dilumasi oli? 

Setiap mesin motor harus dilengkapi dengan pemakaian minyak pelumas atau yang kita kenal dengan Oli. Penggunaan oli tersebut menjadi salah satu bagian terpenting dari sepeda motor sehingga kita sebagai pemiliknya wajib untuk mengetahui keterampilan dasar mengenai cara mengganti oli pada motor. Yah mengganti oli motor sebenarnya tidak terlalu sulit alias gampang kok. Pengalaman saya biasanya jika tidak terlalu sibuk, saya akan mengganti sendiri oli motor tanpa harus di bawa ke bengkel motor. Hanya dengan bermodalkan kunci untuk membuka penutup oli bagian bawah mesin dan tang untuk membantu membuka penutup botol oli bagian atas maka kita sudah bisa mengganti oli motor. Baca juga tautan yang saya bagikan berikut:

Sepeda motor mesin 4-tak untuk jenis bebek menggunakan oli dengan kapasitas 0,8 liter setelah pembongkaran mesin dan 0,6 liter pada penggantian periodik.  Jenis minyak pelumas yang digunakan dengan klasifikasi API service SE atau SF. Pemakaian umum segala suhu dapat menggunakan oli SAE 10W-40 (SAE: Sociaty Of Automobil Enginers). Di atas 15 derajat Celcius menggunakan SAE 30. Pada suhu 0 sampai 15 derajat dapat menggunakan SAE 20/20W. Diatas suhu 10 derajat menggunakan SAE 20W-50.

Bagaimana Cara Kerja Oli?

Sistem pelumasan biasanya menggunakan sistem wet sump yaitu minyak pelumas tersimpan di dalam bak mesin. Selanjutnya minyak pelumas dipompa ke bagian-bagian yang membutuhkan. Setelah melumasi maka minyak pelumas akan jatuh lagi kembali ke bak mesin. Kejadian ini akan berlangsung terus-menerus selama mesin dihidupkan.

Pompa minyak pelumas mengisap minyak pelumasan dari bak oli kemudian menekan dan menyalurkan ke bagian-bagian mesin yang bergerak. Pompa minyak pelumas biasanya menggunakan pompa trikoida yang kontruksinya terdiri dari 2 rotor yaitu rotor penggerak inner rotor dan rotor yang digerakkan outer rotor rumah pompa, roda gigi penggerak, dan tutup pompa.

Rotor penggerak mempunyai gigi luar dan rotor yang digerakkan mempunyai gigi dalam. Jumlah gigi rotor yang digerakkan satu buah lebih banyak dari rotor penggerak. Rotor penggerak dipasang di dalam rotor yang digerakkan. Oleh karena itu antara rotor penggerak dan rotor yang digerakkan membuat satu ruangan.

Bila rotor penggerak berputar maka rotor yang digerakkan langsung ikut berputar bersama-sama. Oleh karena itu ruangan yang dibentuk oleh dua rotor yang berputar ketika membesar akan mengisap minyak pelumas sedang pada saat mngecil akan menekan minyak pelumas ke bagian-bagain yang bergerak.


Setelah disirkulasikan, minyak pelumas berangsur-angsur menjadi kotor bercampur dengan logam-logam, karbon, endapan lumpur, dan lain-lain. Bila bagian-bagian yang bergerak dilumasi oleh minyak pelumas yang kotor akibatnya komponen-komponen akan cepat aus. Agar kita dapat mengatasi hal tersebut, maka alangkah baiknya jika bagian ini dipasangkan saringan oli sehingga bisa meyaring kotoran dari minyak pelumasan.

Agar bagain-bagain yang bergerak tidak cepat aus maka harus dilakukan penggantian oli secara periodik yaitu 500 km, 1500 km, dan selanjutnya setiap 2000 km. Kemudian setiap ganti oli, saringan oli harus dibersihkan.

Khususnya pada sepeda motor yang sudah lama kemungkinan gasket dan oli siel sudah rusak sehingga oli banyak yang merembes keluar dan menjadikan volume oli di dalam bak penampung menjadi berkurang. Oleh karena itu, periksa oli dengan tangkai pengukur secara periodik. Jangan menyekrup tangkai pengukur pada waktu melakukan pemeriksaan. Oli dalam kondisi cukup apabila diukur permukaan berada di atas batas bawah tetapi jika permukaan minyak pelumas berada di bawah batas terbawah berarti volume oli sudah berkurang. Oleh sebab itu, harus diisi dengan oli sesuai anjuran dari setiap pabrikan sepeda motor.

Memeriksa dan mengganti Oli motor

Sepeda motor yang kita miliki akan mengalami penurunan kualitas pada oli. Hal ini wajar terjadi karena sifat kekentalan dari oli akan berubah akibat panas yang ditimbulkan mesin motor. Sehingga mau tidak mau harus dilakukan pemeriksaan ataukah mengganti dengan oli yang baru. Untuk itu saya ingin berikan ulasan bagaiman cara tepat untuk memeriksa dan mengganti oli motor dengan baik. Bagian pertama yang akan menjadi pembahasan yakni memeriksa oli mesin sepeda motor.

#1  Memeriksa Oli motor

Minyak pelumas atau biasanya dikenal dengan oli adalah bagian terpenting pada motor anda karena membantu pelumasan bagian mesin motor. Minyak pelumas yang sudah lama tidak diganti maka menjadi kotor, lebih encer, dan kapasitasnya menurun.

Apabila kita mengabaikan hal ini maka akan menimbulkan permasalahan yaitu:

  1. Bagian-bagian yang bergerak bergesekan akan cepat haus
  2. Tenaga panas yang berlebihan.
  3. Tenaga mesin berkurang.
  4. Umur pemakaian berkurang.
  5. Timbul karat.
Oleh karena itu minyak pelumas harus selalu diperiksa secara berkala mengenai jumlah minyak pelumas, tekanan pompa minyak pelumas, dan kekentalan minyak pelumas.

Untuk memeriksa jumlah minyak pelumas dan kekentalan minyak pelumas sebagai berikut:

  1. Buka baut pengukur kemudian masukkan kembali tanpa memutar ulurnya dan ambil kembali. Kemudian periksa batas permukaan minyak pelumas pada batang pengukur. Apabila minyak pelumas masih berada antara batas terbawah dan teratas berarti jumlah minyak pelumas masih cukup. Tetapi kalau minyak pelumas berada di bawah batas terbawah berarti jumlah minyak pelumas kurang maka harus ditambah dengan minyak pelumas yang dianjurkan secukupnya.
  2. Periksa kekentalan dan kebersihan minyak pelumas pada baut pengukur. Apabila minyak pelumas sudah encer dan berwarna hitam maka minyak pelumas harus diganti.
Untuk memeriksa tekanan pompa minyak pelumas dengan jalan membuka tutup katup buang dan hidupkan mesin. Apabila pada lubang katup tersebut terjadi percikan minyak pelumas yang cukup deras berarti tekanan minyak pelumas baik. Akan tetapi apabila percikan minyak pelumas sedikit, bahkan tidak terjadi percikan, minyak pelumas kemungkinan yang terjadi adalah minyak pelumas tinggal sedikit atau habis. Pompa minyak pelumas bekerjanya terganggu atau saluran minyak pelumas tersumbat. Hal ini harus diperbaiki dengan cara turun mesin.

#2  Mengganti Oli Motor

Apabila mengganti minyak pelumas atau oli tersebut maka syaratnya mesin dalam keadaan panas sehingga minyak pelumas dalam kondisi encer dan mudah mengalir keluar membawa kotoran dari dalam mesin.

Untuk mengganti minyak pelumas (oli) dilakukan tindakan sebagai berikut:

  1. Sandarkan sepeda motor pada "main stand" agar minyak pelumas dapat keluar sampai habis.
  2. Buka baut pembuang minyak pelumas yang terletak pada bagian bawah mesin.
  3. keluarkan minyak pelumas pada tempat yang memadai.
  4. Buka baut pengukur lubang pengisian.
  5. Injak kick stater berulang-ulang dan hembuskan menggunakan udara kompresor pada lubang pengisian agar sisa-sisa minyak pelumas dapat terbuang habis.
  6. Pasang baut penutup lobang pembuangan minyak pelumas.
  7. Isi mesin dengan minyak pelumas yang dianjurkan yaitu SAE-20W50 dengan kapasitas 0,8 liter setelah pembongkaran mesin dan 0,6 liter pada penggantian periodik.
  8. Pasang baut pengukur.
  9. Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner selama beberapa menit
  10. Matikan mesin dan periksa bahwa tinggi permukaan oli pada batas teratas. Apabila minyak pelumas berkurang, isi kembali sampai batas teratas.
Catatan : Bersihkan rotor saringan minyak pelumas secara berkala. Rotor saringan minyak pelumas (oli) pada sepeda motor bebek 4 tak terletak pada rumah kopling. Untuk membersihkan dengan menggunakan kain bersih yang tidak meninggalkan debu kain. Jangan membersihkan dengan menyemprot udara kompresor.
Intinya dari cara memeriksa dan mengganti oli, anda sebagai pemilik kendaraan dituntut untuk menjaga serta merawat motor anda agar tampil prima dan tidak terjadi masalah pada mesin motor. Kondisi ini sangat krusial apabila oli yang anda pergunakan pada motor sudah terlalu lama tidak diganti. Demikian ulasan saya untuk artikel kali ini semoga bisa membantu anda. Jika ada pertanyaan silakan tinggalkan komentar.