Showing posts with label sistem kelistrikan. Show all posts
Showing posts with label sistem kelistrikan. Show all posts
Tuesday, July 11, 2017

Tips Mudah Menghidupkan Berbagai Jenis Motor Tanpa Kunci Kontak

Tips Mudah Menghidupkan Berbagai Jenis Motor Tanpa Kunci Kontak. Pada kesempatan ini bakal kami bagikan langkah ringan menghidupkan beragam jenis motor tanpa menggunakan kunci kontak, dikarenakan kemungkinan tiap-tiap motor ada saatnya tanpa kita sadari kehilangan anak kunci kontaknya dan atau bisa jadi terhitung dikarenakan rusak kunci kontaknya, dan perihal itu bisa mengesalkan apalagi kecuali kami tidak sadar langkah bagaimana langkah menghidupkan motor selanjutnya sebagai alternatif tanpa gunakan kunci kontak, untuk itu lewat blog ini bakal membantu kamu mendapatkan jawabannya yang pas dan ringan dimengerti untuk langsung mengatasi ke tidak inginkan tahuan kamu di dalam mengatasi agar motor selanjutnya bisa hidup tanpa gunakan kunci kontak.

Tips Mudah Menghidupkan Berbagai Jenis Motor Tanpa Kunci Kontak

Baca Juga : 7 Penyebab Motor berasap Putih dan cara mengatasinya

Tentu wajib kami sadari, seluruh style motor pasti miliki kunci kontak yang berfaedah untuk menghubungkan rangkaian system pengapian inti terhadap motor tersebut, makanya di kunci kontak selanjutnya ada ON dan ada OFF, kecuali kendaraan bermotor kami senang hidupkan otomatis kunci kontak wajib di ON kan dan kecuali kami senang mematikan mesin motor kami artinya wajib memposisikan anak kunci dari kontak selanjutnya di posisi OFF, jadi itulah faedah utama kunci kontak terhadap tiap-tiap kendaraan. 

Dan kecuali kunci kontaknya rusak atau tanpa kunci kontak bagaimana langkah menghidupkan kendaraan tersebut? Inilah jawaban yang pas yang wajib dilakukan untuk mengatasi perihal itu yang aku rangkum di dalam langkah ringan menghidupkan sepeda motor tanpa kunci kontak atau kunci kontak rusak.

Baca Juga : Taktik sederhana perawatan Berkala sepeda Motor

Baiklah, langsung saja terhadap uraikan satu persatu mengenai langkah ringan menghidupkan beragam style motor tanpa kunci kontak atau kunci kontak rusak dan apa yang wajib dilakukan untuk menghidupkan kembali motor tanpa kunci kontak tersebut.

Macam-macam Motor dan Tips Menghidupkan Kembali Motor Tanpa menggunakan Kunci Kontak

Sesuai bersama dengan sub judulnya, kami langsung saja terhadap pembahasan langkah ringan menghidupkan beragam style motor tanpa kunci kontak atau kunci kontak rusak, pada lain:

A. Jenis motor Honda

  • Motor Honda C70, Astrea 800, Astrea Star, Astrea Prima, Astera Grand, Supra 110, Supra Fit, Fit S, Fit X, Honda Win dan GL Pro Black mirip caranya seluruh yaitu kabel di colokan kunci kontak yang berwarna hijau     di Potong atau di putuskan agar tidak nyambung langsung ke kunci kontak selanjutnya lagi, dan udah selesai, hidupkan motornya dan yakinlah motor kamu udah hidup lagi.
  • Motor Honda Supra X125, GL Pro Neotech, Mega Pro, Tiger 2000, Semua Motor Honda Matic dikarenakan terhadap kebanyakan mengandalkan interaksi api dari Cas atau aki/batteray maka langkah menghidupkan adalah terlepas colokan kabel langsung di kunci kontak motor selanjutnya dan kemudian gabungkan atau satukan kabel menanti yang mengarah ke kunci kontak selanjutnya yang udah di terlepas tadi warna merah     dan warna merah list hitam    , dan setelah itu yakinlah motor kamu langsung hidup dan bisa kamu kendarai lagi.

B. Jenis Motor Yamaha

  • Motor Yamaha V80, Fiz R,RX Spesial, Vga R Lama, Zupiter dibawah tahun 2006, YT, RXZ dan RX King dan semua motor lama Yamaha di bawah Tahun 2000, cara mengatasi atau cara menghidupkan kembali motor tanpa menggunakan kunci kontak atau kunci kontaknya rusak adalah dengan memutuskan kabel warna Hitam     yang ada di colokan kunci kontak tersebut, dan setelah itu motornya di hidupkan dan saya yakin kendaraan bermotor anda sudah bisa anda kendarai lagi.
  • Motor Yamaha V80, Fiz R,RX Spesial, Vga R Lama, Zupiter di bawah th. 2006, YT, RXZ dan RX King dan seluruh motor lama Yamaha di bawah Tahun 2000, langkah mengatasi atau langkah menghidupkan kembali motor yang tanpa kunci kontak atau kunci kontaknya rusak adalah bersama dengan menentukankabel warna Hitam dan warna coklat    dan setelah itu motor kamu udah siap untuk dihidupkan motornya dan selamat dikarenakan kamu bisa Mengenakan kembali kendaraan bermotor kamu tersebut.

C. Jenis Motor Suzuki

  • Motor Suzuki A 100, TRS, GP, FR, RC 100, Tornado , langkah-langkah mengaktifkan kembali motor tersebut tanpa menggunakan kunci kontak atau rusak kunci kontaknya adalah bersama dengan langkah menentukan interaksi kabel warna Hitam list Putih     yang ada di colokan kunci kontak tersebut, dan selesai dan saat ini motor kamu udah bisa hidup kembali tanpa kunci kontak.
  • Motor Suzuki Shogun 110, Smash, Smash New, Shogun 125, dan seluruh motor Suzuki di atas th. 2005 sekaligus Suzuki matic mirip caranya, langkah menghidupkannya kecuali Kunci kontaknya rusak atau tanpa kunci kontak adalah melepaskan dan menyatukan kabel di colokan kabel kunci kontak selanjutnya warna merah     dan warna orange    dan otomatis kamu udah bisa menghidupkan kembali motor anda.
Tuesday, March 7, 2017

Mengenal Sistem Kelistrikan Sepeda Motor

Sistem Kelistrikan sepeda motor, Berikut penjelasannya. Keberadaan listrik bagi kehidupan manusia amatlah penting. Bayangkan saja jika sehari lampu pada rumah kita padam. Semua kegiatan dapat terbengkalai, apalagi jika listrik padam pada kantor yang sangat membutuhkan suplai listrik. Ini artinya listrik merupakan bagian yang sangat penting sebagai sumber energi bagi manusia. Dengan adanya listrik kita dapat menghidupkan TV, Komputer, Laptop, Mengisi daya HP, Lemari Es dll. Sehingga listrik merupakan primadona bagi kehidupan manusia, tanpa listrik kita akan kesulitan melakukan aktifitas.

sistem kelistrikan sepeda motor

6 Kategori Sistem Kelistrikan Sepeda Motor

Sama halnya dengan penggunaan listrik pada rumah dan kantor, Sistem kelistrikan juga sangat berguna pada sepeda motor. misalnya untuk menyalakan mesin motor, membunyikan klakson ataukah kita menyalakan lampu motor saat berkendara di malam hari. Kesemuanya itu menjadi peran utama listrik sebagai penyambung nyawa bagi kendaraan kesayangan kita. Selain bahan bakar yang menjadi penyokong aktifitas motor kita listrik pun juga adalah bagian terpenting dalam sebuah sepeda motor. Berikut ini saya ingin mengulas apa saja yang masuk dalam kategori utama sistem kelistrikan sepeda motor kita

  1. Sistem Pembangkit listrik Motor
  2. Sistem Pengisian motor
  3. Sistem Stater motor
  4. Sistem Penerangan motor
  5. Sistem Pengapian motor
  6. Sistem Pengukuran 

Untuk lebih jelasnya simaklah semua ulasan pada 5 kategori tersebut di atas sebagai berikut :

1.  Sistem Pembangkit Listrik Motor

Listrik yang ada pada sepeda motor kita akan disimpan pada sebuah baterai atau aki. Namun dalam penggunaan sistem kelistrikan sepeda motor, Listrik yang tersimpan dalam aki akan mengalami penurunan tegangan. Hal ini harus diatasi dengan melakukan pengisian ulang terhadap aki pada motor. Tetapi kita tidak harus mengisi ulang aki dengan melepaskannya dari dalam motor.  dari segi efisiensi hal ini sangat merepotkan jika aki sudah soak harus dicabut dari dalam motor kemudian dilakukan pengisian kembali (charge). 

Dengan adanya perkembangan di bidang otomotif, semua sepeda motor sudah dilengkapi dengan sebuah alat yang dipasang pada motor sehingga dapat melakukan pengisian daya listrik tanpa harus melepaskan aki dari motor.  Alat yang saya maksud adalah Generator. yahh seperti yang ada pada pembangkit listrik PLN, generator yang ada di motor fungsinya hampir sama dengan yang digunakan PLN. 

a. Mengenal Generator AC

Generator AC pada motor berfungsi mengubah energi mekanik dari mesin menjadi energi/tenaga listrik. Energi mekanik tersebut berasal dari mesin yang dihidupkan kemudian nantinya akan tersambung ke rotor.  Listrik yang dihasilkan dari rotor generator berupa listrik bolak-balik (AC) 

Komponen utama generator AC adalah sebuah rotor yang menghasilkan medan magnet dan stator yang menghasilkan listrik arus bolak-balik. Rotor pada sepeda motor sport 4-tak adalah penerus yang berfungsi sebagai magnet dan berputar di luar stator. Stator terdiri dari rangkaian kawat penghantar yang nantinya akan menghasilkan induksi listrik.

Listrik yang dihasilkan oleh generator digunakan sebagai asupan suplai ke beberapa bagian antara lain:
  1. menghasilkan locatan bunga api pada elektrode busi
  2. Pengisian aki
  3. menyuplai lampu besar (kepala), klakson dan lampu kontrol
Adapun Cara kerja dari sebuah Generator AC adalah :
Sewaktu mesin dihidupkan maka roda penerus berputar. Magnet permanen yang mengitari kumparan dapat menimbulkan kemagnetan yang berubah-ubah kumparan terinduksi listrik.

Apabila generator AC pada motor sampai rusak maka suplai listrik ke aki akan menjadi terganggu. Dimana aki pada motor akan sulit untuk dilakukan pengisian ulang secara otomatis dari Generator AC. Hasilnya aki akan cepat soak dan masalah terkait kelistrikan mulai muncul, misalnya electrik stater sudah tidak berfungsi, lampu sein redup, klakson berbunyi sangat pelan (bunyinya hilang), atau seluruh lampu panel, dan lampu besar tidak lagi menyala. Hal ini sama dengan kasus pada listrik di rumah dimana akan ada istilah "Pemadam listrik berkala".

b.  Memeriksa Generator AC

Untuk memeriksa generator AC dapat dilakukan dengan mesin terpasang pada rangka setelah tutup kiri bak mesin dilepaskan. Periksa kabel penghubung generator AC menggunakan multimeter, dengan ketentuan saklar jangkah diarahkan pada skala ohm.

Cara memeriksa generator AC adalah sebagai berikut:
Colokkan kabel positif (warna merah) dan kabel negatif (warna hitam) multimeter. Apabila jarum multimeter dalam setiap pengukuran hasilnya seperti pada tabel maka generator AC dalam kondisi baik. namun apabila salah satu atau lebih hasil pengukuran tidak seperti yang tertera pada tabel berarti generator sudah rusak sehingga kita harus secepatnya memperbaiki ataukah langsung diganti dengan yang baru.

2. Sistem Pengisian Motor

Istilah pengisian pada sepeda motor mengarah pada pengisian sumber listrik pada aki. Ini terjadi jika Generator AC berfungsi dengan baik agar aki dapat terisi dengan maksimal. Pengisian ke Aki harus berupa arus searah sehingga hasil dari pembangkit Generator berupa arus AC harus terlebih dahulu di ubah/ dikonverter ke bentuk listrik DC. Dengan denikian asupan listrik akan terus mengalir selama mesin motor dihidupkan.

3. Sistem Starter Motor

Mesin motor hanya dapat dihidupkan apabila ada gaya luar yang dapat memutar dinamo stater. Kebanyakan motor misalnya jenis matic, sport atau bebek sudah dilengkapi dengan dua sistem stater yakni kick stater dan electric stater. Penggunaan kedua jenis sistem stater ini sangat menguntungkan si pengendara apabila dapat berfungsi dengan baik dan maksimal. Jika anda menggunakan kick stater maka harus menendang pedal stater pada sebelah kanan. Cara ini merupakan cara manual dan membutuhkan tenaga yang cukup agar motor dapat dihidupkan. 

Cara kerja sistem starter

Beda halnya dengan kick starter, pada sistem starter yang menggunakan electric stater kita tidak harus melakukan cara seprti pada kick stater. Cukup dengan menekan tombol saklar yang ada pada sebelah kanan bawah setir maka motor sudah dapat dinyalakan. Namun penggunaan electric stater harus didukung dengan suplai listrik yang mumpuni. Aki motor anda harus memiliki cukup daya listrik yang baik agar dapat mudah memutar dinamo stater hanya sekali pencet saklar stater tersebut.

Oleh karena itu usahakan aki motor tidak soak dan dalam kondisi yang terisi listrik yang cukup supaya kita gampang menggunakan electric stater. Apabila anda ingin mengetahui secara lengkap bagian-bagian utama dari sistem stater dapat membaca artikel mengenai Mengenal Sistem starter pada motor mesin 4-tak

4. Sistem Penerangan Motor

Apa jadinya jika saat berkendara di malam hari lampu depan motor tdak bisa difungsikan atau lampu padam? Pastinya akan menjadi masalah besar karena kita tidak akan melihat jalan dengan jelas atau tidak sama sekali. Hal ini juga akan berbahaya kepada pengguna jalan yang lain apabila lampu kita tidak berfungsi dengan baik. Kondisi lain juga bisa terjadi apabila saat berpindah arah jalan lampu sein sepeda motor tidak dinyalakan. Untuk informasi secara lengkap mengenai sistem penerangan baca artikel berikut:

5.  Sistem Pengapian

Motor kita miliki harus membutuhkan sebuah jantung yang dapat menghidupkannya. Yang saya maksud adalah sebuah sistem pengapian yang dapat melakukan pembakaran dalam ruang mesin. agar sistem pengapian ini dapat diaktifkan maka diperlukan sebuah busi yang gunanya nanti memberikan percikan api pada ruang bakar. Ini sama halnya dengan sebuah kompor gas, dimana agar dapat menyalakan api maka dibutuhkan percikan api berupa letupan kecil. 

Jadi agar motor kita dapat dihidupkan sebaiknya sistem pengapian harus berfungsi dengan baik. Karena jika tidak maksimal maka motor sulit untuk di starter atau dinyalakan. Biasanya banyak permasalahan sering dikelukan oleh pemilik sepeda motor bahwa motor yang digunakan tiba-tiba mogok atau memang sudah mogok. kejadian sepertinya biasanya dapat diatas dengan memeriksa kondisi busi motor, apakah masih layak digunakan ataukah tidak? Apabila kondisi busi sudah tidak layak maka jangan harap motor dapat dihidupkan walaupun motor anda dalam keadaan full bahan bakar.

6.  Sistem Pengukuran

Dalam sistem pengukuran yang dimaksud adalah sistem yang menampilkan semua petunjuk yang ditampilkan di panel dasbord, berupa jumlah bensin, kecepatan motor, jangkauan km yang dilalui sepeda motor, indokator sein, lampu kepala, lampu senja dll. Semua yang ada pada sistem pengukuran ditampilkan menggunakan sistem manual dan digital pada panel dasbord motor kita. Tapi sejalan dengan perkembangan teknologi industri otomotif kebanyakan motor sekarang sudah menggunakan sistem digital. Hal ini juga berlaku pada sistem pengukuran pada motor dimana sistem penunjukan pengukuran dalam bentuk digital. Dengan adanya perubahan yang besar dari analog ke digital membuat si pemilik motor merasa nyaman dalam memantau situasi motornya saat berkendara.

Sistem pengukuran pada sepeda motor dapat berfungsi apabila ada sumber tegangan atau sistem kelistrikan yang memadai. Artinya kondisi aki motor kita harus dalam keadaan normal dan dapat menyalakan seluruh kelistrikan motor tertutama mengaktifkan sistem pengukuran pada motor kita.

Dari Uraian saya mengenai 6 kategori yang tergolong dalam kelistrikan pada sepeda motor diharapkan dapat menjadi wawasan baru bagi anda yang memiliki sepeda motor. Sekian dulu ulasan topik untuk kali ini dan mengakhiri penjumpaan kita. 
Friday, February 24, 2017

Taktik sederhana perawatan Berkala sepeda Motor

perawatan berkala sepeda motor


Taktik Sederhana melakukan Perawatan berkala sepeda motor. Setelah motor digunakan dalam waktu lama maka tenaga mesin biasanya akan mengalami penurunan. Tandanya, meski handel gas diputar penuh, kecepatan motor tetap tidak maksimal.  Hal ini sering kita alami saat menggunakan kendaraan kesayangan untuk beraktifitas. Oleh karena itu dibutuhkan beberapa pengetahuan dasar untuk bisa mengatasi kerusakan ringan ataupun berat. Pada postingan ini saya ingin membahas beberapa perawatan berkala yang wajib kita ketahui agar sepeda motor kita dapat di deteksi sejak awal mengenai kerusakannya. 

Berikut ini beberapa ringkasan penyebab yang sering terjadi yaitu:

  1. Kelonggaran rantai mesin tidak sempurna sehingga pengapain menjadi tidak tepat sementara tertib pembukaan katup juga tidak sempurna.
  2. Renggang katup tidak sesuai dengan standar spesifikasi.
  3. Renggang kontak platina tidak sesuai dengan standar spesifikasi.
  4. Waktu pengapian tidak tepat.
  5. Karburator kotor ata ada bagian yang tidak bekerja dengan sempurna.
  6. Busi kotor, aus, atau terbakar.
  7. Jarak main bebas kopling tidak tepat.
  8. Minyak pelumas (oli) sudah kotor
  9. Tekanan kompresi rendah
  10. Percikan bunga api listrik pada elektrode busi terlalu kecil sehingga pembakaran yang terjadi tidak sempurna
  11. Bila motor menggunakan sistem pengapian dengan CDI, mungkin CDnya rusak.

Taktik sederhana perawatan Berkala sepeda Motor

Untuk mengembalikan mesin ke kondisi semula maka harus dilakukan perawatan secara berkala. Perawatan berkala dilakukan dengan menyetel komponen-komponen mesin dan alat banu lain. Perawatan ini dapat dilakukan tanpa harus turun mesin. Berikut ini beberapa ulasan yang dapat saya bagikan untuk menjadi pengetahuan dasar mengenai perawatan berkala sepeda motor.

#1 Penyetelan Rantai Mesin

Pada saat mesin dihidupkan, apabila terdengar suara berisik, berarti rantai mesin longgar. Sebaliknya, apabila terdengar suara mendesing pada saat gas tangan ditutup berarti rantai mesin terlalu tegang. Tegangan rantai mesin yang sempurna adalah 1 -2 mm dan dapat menyelaraskan poros engkol dengan poros kam sehingga diperoleh kesempurnaan/ketepatan pengapian dan tertib pembukaan katup.

Penyetelan rantai mesin dilakukan dengan cara sebagi berikut:

  1. Longgarkan mur pengikat sehingga penegang rantai (tensioner) bekerja secara otomatis untuk mendapatkan ketegangan rantai yang lebih sempurna.
  2. Apabila dengan cara tesebut ternyata tegangan rantai mesin masih belum pas maka harus dilakukan peyetelan menggunakan jari-jari roda.

Berikut ini langkah-langkah peyetelan mengunakan jari-jari roda 

  1. Hidupkan mesin.
  2. Buka tutup karet dan buka baut penutupnya.
  3. Masukan ulir jari - jari roda batang penekan sehingga brhubungan.
  4. Longgarkan mur pengikatnya.
  5. Tarik jari - jari roda ke atas atau tekan ke bawah sampai diperoleh suara mesin yang lebih halus.
  6. Tahan jari-jari dan pastikan tidak akan berubah. Setelah itu kecangkan mur pengikatnya.
  7. Kembalikan baut penutup dan tutup karet.
Apabila sudah disetel langkah seperti di atas namun suara mesin tetap berisik bearti rantai mesin sudah terlalu longgar (molor). Dalam kasus ini kita harus mengganti rantai mesin dengan ranati yang baru. Dianjurkan supaya mengganti komponen ini di bengkel resmi sepeda motor anda sehingga kita mendapatkan rantai mesin yang orisinal.

#2 Penyetelan Renggang Katup

Suara berisik juga dapat disebabkan oleh jarak kerenggangan antara ujung pelatuk katup dan ujung batang katup terlalu longgar. Hal ini mengakibatkan  sistem pemasukan campuran udara dan bensin serta sistem pembuangan gas sisa pembakaran menjadi tidak sempurna. Jarak kerenggangan katup hisap dan katup buang sesuai dengan spesifikasinya yaitu sebesar 0,005 mm.

Penyetelan dilakuakn pada saat mesin dalam keadaan dingin. Setel posisi torak pada kedudukan TMA atau pada saat langkah kompresi sehingga posisi katup hisap dan katup buangdalam keadaan tertutup. Hal ini dapat diketahui dengan tanda garis T pada rotor generator segaris dengan tanda penyesuai.

Untuk mencari langkah kompresi, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Putar rotor generator berlawanan arah dengan jarum jam sambil memperhatikan katup hisap. Apabila pelatuk katup hisap terlihat turun kemudian naik kembali, berarti torak sudah dalam langkah kompresi.
  2. Kendurkan mur pengkikat baut penyetel kemudian putar baut penyetel ke arah dalam menggunakan alat khusus sambil melakukan pengukuran dengan voeler gauge ukuran 0,05 mm. Hasil peyetelan sudah tepat bila voeler gauge ditarik terasa seret tetapi tidak dapat di dorong kembali.
  3. Keraskan kembali mur pengikat sambil tahan baut penyetel. Pastikan posisi baut tidak berubah.
Apabila jarak kerenggangan antara ujung pelatuk katup dan ujung batang katup setelah disetel seperti diuraikan diatas dan ternyata hasilnya tetap berisik pada kepala silinder, kemungkinan penyebabnya adalah niken as sudah aus atau tidak rata. Rocher arm yang sudah terlanjur aus atau tidak rata harus segera diperbaiki atau kita bisa menggantinya dengan yang baru.

#3 Peyetelan Renggang Platina

platina yang sudah lama bekerja kemungkinan akan terbakar atau aus sehingga kerenggangan tidak sempurna. Apabila platina menjadi lebih renggang maka proses pembakaran akan menjadi semakin maju dan baik. Sebaliknya, apabila platina tersebut lebih rapat, proses pembakaran akan menjadi lambat. 

Berikut ini saya akan jelaskan bagaiman melakukan penyetelan renggang platina berdasarkan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Bersihkan dan ratakan terlebih dahulu kedua permukaan platina dengan menggunakan kertas amplas.
  2. Putar rotor generator dengan maksud untuk memastikan bahwa tonjolan tertinggi nok advancer menekan fiber platina sampai renggang platina yang tervesar.
  3. Kendurkan baut pengikat platina dan kemudian ukur kerenggangan platina dengan voeler gauge ukuran 0,3 - 0,4 mm. Ukuran penyetelan tepat apabila dengan voeler gauge ukuran 0,3 mm terasa longgar sedang dengan ukuran 0,4 mm terasa seret.
  4. Keraskan kembali baut pengikat platina dan pastikan tidak bergeser.
Apabila jarak kerenggangan platina sudah disetel seperti yang sudah saya jelaskan diatas tetapi  ternyata tenaga mesin tidak meningkat, bahkan menjadi tesendat-sendat, kemungkinan hal ini karena platina sudah habis sehingga kita perlu menggantinya dengan platina yang baru. 

#4 Penyetelan Waktu pengapian

Sesuai spesifikasi motor sport 4-tak jenis Honda GL Pro dan GL Max pengapian akan sempurna apabila tanda F pada 10o ± 2o sebelum TMA pada 1400 ppm, sedang pada pemajuan penuh tanda F pada 32o ± 2sebelum TMA pada 3250 ppm.

Apabila saat pengapian tanda F berada sebelum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor), sedang saat pengapian tanda F sesudah tanda penyesuai berarti pengapian terlambat (naa). Pengapian yang terlalu cepat (voor) maupun pengapian terlambat (naa) menyebabkan tenaga mesin tidak maksimal. Pengapian yang tidak tepat mengakibatkan proses pembakaran campuran udara dan bensin menjadi tidak sempurna.

Untuk menyetel waktu pengapian dapat dilakukan dengan menggunakan lampu, multimeter, atau timing light. Lampu dan multimeter digunakan pada saat mesin motor mat, sedangkan timing light digunakan pada saat mesin dalam keadaan hidup.

Penyetelan yang dilakuakn dengan lampu dan multimeter dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

A)  Setel posisi torak pada kedudukan sebelum TMA pada saat langkah kompresi atau tanda F berada sejajar dengan tanda penyesuai.

B)  Setel jarak renggang platina dengan voeler gauge0,30 - 0,40 mm.

C)  Apabila alat tester menggunakan lampu biasa :

  1. Sambungkan kabel positif lampu dengan saluran arus listrik masuk platina sedang kabel negatif lampu dengan massa (body).
  2. Putar rotor generator berlawanan arah dengan perputaran jarum jam sambil perhatikan lampu dan tanda penyesuai F pada rotor.
  3. Apabila lampu mulai menyala pada saat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai berarti pengapian tepat.
  4. Apabila lampu menyala saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor). Putar dudukan platina atau piringan platina ke arah berlawanan dengan arah jarum jam sampai lampu menyala saat tanda F tepat sejajar dengan tanda penyesuai.
  5. Apabila lampu mulai menyala saat tanda F sudah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai lampu menyala saat tanda F tepat sejajar dengan tanda penyesuai.

D)  Apabila untuk tester menggunakan multimeter

  1. Saklar jangkah digeser pada skala Ohm.
  2. Sambungkan kabel positif (warna merah) dengan saluran arus listrik masuk platina sedang kabel negatif (warna hitam) dengan massa (body).
  3. Putar rotor generator berlawanan arah dengan arah jarum jam sambil perhatikan jarum multimeter.
  4. Apabila jarum mulai bergeser ke kanan pada saat tanda "F" sejajar dengan tanda penyesuai berarti pengapian tepat.
  5. Apabila pada jarum mulai bergeser saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (Voor). Putar dudukan atau piringan platina ke arah berlawanan arah jarum jam sampai jarum bergeser tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
  6. Apabila jarum bergeser saat tanda F telah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai jarum bergeser tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.

E) Pemeriksaan menggunakan alat timing light dilaksanakan pada saat mesin hidup.

Timing light adalah suatu alat bebentuk lampu sorootort yang akan menyala kalau sensornya mendapat tegangan listrik. Alat ini menyala sesaat pada saat bersamaan dengan loncatan bunga api listrik pada elektrode busi. Adapun langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Hubungkan kedua kabel sumber tenaga listrik pada terminal baterai positif dan negatif.
  2. Hubungkan sensor tegangan tinggi pada kabel busi.
  3. Hubungkan tachometer untuk mengetahui putaran motor.
  4. Hidupkan motor pada putaran stationer (idle).
  5. Tekan tombol timing light untuk menyalakannya dan arahkan nyalanya ke tanda T atau F pada rotor generator. Pengapian yang tepat adalah apabila terlihat tanda F atau T itu sejajar dengan tanda penyesuai.
  6. Apabila lampu menyala saat tanda F belum mencapai tanda penyesuai berarti pengapian terlalu cepat (voor). Putar dudukan atau piringan platina ke arah berlawanan jarum jam sampai lampu meyala tepat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
  7. apabila lampu menyala saat tanda F sudah melewati tanda penyesuai berarti pengapian terlalu lambat (naa). Putar dudukan atau piringan platina searah jarum jam sampai lampu menyala tepat saat tanda F sejajar dengan tanda penyesuai.
Demikian ulasan mengenai Tips sederhana perawatan Berkala pada sepeda motor. Jika bermanfaat bagikan ke sobat yang lain.
Wednesday, February 22, 2017
Contoh Soal Listrik Statis

Contoh Soal Listrik Statis

Listrik merupakan sebuah energi yang dihasilkan dari beberapa muatan yang terkandung di dalam suatu atom yakni proton dan elektron. Fenomena dari listrik sendiri menghadirkan banyak manfaat yang dapat digunakan. misalnya kita ingin menghidupkan peralatan listrik seperti lampu, klakson, sein dan lain sebagainya.


Tuesday, February 21, 2017

10 Cara Merawat Knalpot Motor Agar Tetap Awet

merawat knalpot motor agar tetap awet

Mau tau cara merawat Knalpot motor agar tetap awet simak ulasannya! - Bagi anda yang memiliki sepeda motor pasti mengetahui sebagian besar komponen yang ada pada motor anda. Namun dengan memiliki sepeda motor kita dituntut agar selalu melakukan perawatan berkala sehingga kendaraan kita ini akan selalu awet dan tidak cepat rusak. Salah satu bagian dari komponen motor yang perlu menjadi perhatian  penting khusus dalam perawatan yakni knalpot. Yahh, Knalpot tidak bisa kita sepelekan dalam hal perawatan selain mesin motor karena hal ini juga menjadi bagian vital sebuah sepeda motor.


Pada Umumnya Sebuah knalpot memiliki usia yang cukup lama dibandingkan dengan komponen lain seperti busi, oli, kampas rem bahkan ban. Komponen ini juga yang paling jarang untuk diganti pada sebuah sepeda motor. Namun kita sebagai pemilik motor harus mengangap penting dalam hal perawatan. Komponen ini bertugas untuk memproses hasil pembakaran antara Oksigen yang masuk melalui saringan udara dan bahan bakar yang nantinya menjadi tenaga saat terjadi pembakaran. Hasil pembakaran tersebut akan dibuang melalui lubang pembuangan yang diteruskan ke bagain knalpot. Oleh sebab itu perawatan pada knalpot harus dioptimalkan sehingga kondisinya akan selalu normal. Disamping itu knalpot yang sering dirawat akan tetap menghasilkan tenaga yang maksimal.

Cara Merawat Knalpot Motor Agar Tetap Awet

Dalam penggunaannya knalpot harus dilakukan perawatan supaya tampilan dari knalpot tetap terjaga dari kondisi karatan atau korosi bahkan kekuningan. Hal ini kita lakukan supaya saat berkendara kita akan tetap percaya diri karena sepeda motor yang kita tunggangi tetap terlihat baru dan suara knalpot akan sesuai dengan harapan kita. Kondisi ini berbeda jika anda ingin mengganti knalpot dengan knalpot hasil modifikasi.

Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas mengenai perawatan knalpot modifikasi. Mungkin dilain waktu jika ada kesempatan barulah saat bahas perawatan mengenai Knalpot hasil modifikasi. Oke .. kita akan mulai mengulas satu persatu bagaimana cara merawat Knalpot Orisinil sepeda motor agar tetap awet dan tahan lama serta berkualitas.

Berikut ini ulasan mengenai Cara merawat knalpot agar tetap awet

#1 Panaskan Motor Secukupnya

Untuk bagian pertama kita akan mulai membahas cara merawat knalpot motor anda. Knalpot motor standar untuk motor 4 tak biasanya cenderung kering dan cepat panas yang disebabkan dari mesin. Hal ini sangat berbeda jika anda menggunakan motor mesin 2-tak dimana sistem pelumasanya menggunakan 2 macam yakni pelumasan mesin dan pelumasan bahan bakar. Dari pelumasan bahan bakar dimana ada campuran oli pada bensin sehingga rata-rata hasil buangan ke knalpot akan lebih basah di bandingkan motor 4 tak. Bagi anda yang ingin mengetahui cara mengganti oli pada motor ikuti tautan berikut ini:


Jika motor yang anda punya adalah motor jenis 4-tak, maka mesin yang sudah panas akan sangat mempengaruhi knalpot dimana karat dan kekuningan akan cepat muncul. Hal ini dikarenakan kotoran yang menempel saat berkendara membuat knalpot ada mudah berkarat atau kekuningan. Maka saran saya panaskan mesin motor jangan terlalu lama dan secukupnya saja, itupun juga sering kita jumpai pada buku panduan motor yang menyarankan agar motor tidak dipanaskan terlalu lama.

#2 Bersihkan Silincer 

Pada lubang buang yakni silencer harus dibersihkan dengan menggunakan oli secukupnya saja dan dilakukan sebanyak dua bulan sekali. Tindakan yang kita lakukan ini mencegah terjadinya karatan serta kebocoran knalpot pada bagain lubang buang maupun leher knalpot. Apabila knalpot anda mengalami kebocoran atau karat/keropos maka bisa dipastikan suara mesin yang keluar dari knalpot menjadi buruk, dan juga tenaga yang dihasilkan menjadi kurang atau "loyo". Hasilnya gas buangan yang keluar dari knalpot motor anda juga bisa berpotensi tidak ramah lingkungan. Baca juga mengenai tautan berikut:

#3 Gunakan Detergen

Apabila knalpot sudah muncul korosi atau kekuningan maka anda harus rutin untuk membersihkannya juga dengan menggunakan detergen yang diholeskan pada sikat atau kuas. Biasanya karatan ini muncul pada bagain ujung knalpot yang berhubungan dengan mesin motor. Jika kita membersihkan ujung kanlpot dengan sikat, usahakan agar kotoran-kotoran atau karat bisa dihilangkan. Hal ini dilakukan supaya knalpot motor kita kelihatan bersih serta tidak muncul adanya karat atau kekuningan lagi. 

#4 Gunakan Oli Bersih

Setelah kita membersihkan knalpot dengan detergen pada langkah ketiga sehingga tampilan knalpot semakin bersih dan nyaman untuk dipandang, hal berikutnya adalah perawatan kebersihan bagian tersebut dengan menggunakan oli bersih. Caranya, cukup oleskan oli bersih pada leher knalpot secara merata, kemudian kita hidupkan mesin motor selama dua menit supaya oli yang sudah dioleskan tadi dapat meyerap. saat mesin sudah panas oli yang telah dioleskan lama-kelamaan akan terkelupas sehingga tampilan dari leher knalpot semakin bersih.  

#5 Bersihkan Motor Setelah Terkena Hujan

Untuk cara selanjutnya merawat knalpot motor agar tetap bersih dan awet yang paling gampang yakni kita harus membersihkan motor setiap kali motor tersebut terkena hujan. Buka cuma pengendaranya saja yang harus mandi tetap motornya juga harus ikut mandi. Cara ini kita lakukan agar kotoran yang menempel pada body serta knalpot motor bisa hilang dan juga tampilan motor tetap kelihatan lebih bersih lagi. Penting bahwa hujan dapat membuat semua logam menjadi berkarat termasuk knalpot motor sehingga setelah kita bersihkan dengan air dan dikeringkan lalukanlah pemberian cairan anti karat dengan penyemprotkannya pada bagian knalpot agar tidak cepat mucul karatan atau kekuningan.

#6 Pergunakan Kain Halus

Jika motor anda menggunakan bahan chrome pada bagian silencer maka sering-seringlah melakukan cara berikut yakni lap bagain knalpot tersebut dengan kain lembut atau Kanebo. Penggunaan kain lembut dilakukan agar tidak menimbulkan goresan yang dapat menyebabkan kurang baiknya tampilan knalpot motor ada jika terlalu banyak bekas goresan. apabila terdapat kotoran ataupun noda yang membandel pada bagian knalpot bisa gunakan oli bekas yang masih bagus.

#7 Alternatif Cairan Portex

Saat kita membersihkan bagain knalpot dan noda atau karat pada langkah keenam kemudian sulit untuk keluar maka kita bisa gunakan saja cairan portex. Cairan ini berguna untuk menghilangkan karat bahkan korosi pada knalpot. Hanya saja kita harus menggunakan cairan ini dengan sangat hati-hati karena jika cairan ini mengenai body bahkan blok mesin maka warna dari motor kita bisa langsung luntur. sayangkan jika warna motor anda harus luntur gara-gara terkena cairan portex.

#8 Percikan Noda Aspal 

Selanjutnya hal yang sering kita alami adalah jika knalpot motor atau blok mesin terkena percikan aspal yang masih baru. cara membersihkannya adalah dengan menggunakan Pertamax Plus yang dapat kita campur dengan minyak tanah dengan rasio perbandingan yakni 1:2. setelah kedua cairan tersebut kita campurkan maka oleskan secukupnya pada bagian yang terkena bercak hitam tersebut dengan menggunakan sikat kecil yang masih baik. setelah kita lakukan langkah ini maka bercak dari aspal yang menempel akan menghilang.

#9 Pembuangan Angin Jangan Disepelekan

Seringlah periksa bagian lubang pembuang air yang terletak dibagian bawah silincer knalpot motor anda. Apabila saat diperiksa terdapat benda yang menyumbat maka tusuk lubang pembuangan dengan menggunakan paku kecil ada sejenisnya. Cara ini kita lakukan agar akses keluar dari pembuangan air akan lebih lancar lagi.

# 10 Periksa Packing Knalpot

Pada bagian terakhir cara merawat knalpot motor adalah melakukan pemeriksaan kebocoran paking knalpot serta kekencangan baut penyangga yang ada pada semua bagain knalpot. Jika kita tidak melakukan cara ini maka bisa dipastikan suara aneh akan muncul dari motor kita, serta hasil pembuangan gas tidak sempurna yang berakibat motor menjadi boros dalam pemakaian bahan bakar.
Demikian beberapa tips ringan dan cara merawat knalpot motor agar tetap awet dan berkualitas untuk sepeda motor kesayangan anda. Dari semua pembahasan diatas pada dasarnya terdapat cara yang lain yang dapat dilakukan untuk bisa melakukan perawatan pada knalpot motor agar tetap awet. Bagi anda yang ingin melakukan perawatan knalpot motor dapat melakukannya dengan mengikuti 10 cara yang saya sudah jelaskan diatas.

Semua harus dikerjakan dengan hati-hati dan penuh kesabaran sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal lagi. Bagi anda yang menggunakan cairan Portex pada langkah ketujuh harus memperhatikan kadar penggunaannya agar tidak merusak knalpot motor anda. Sekian dulu pembahasan dari saya tips dan cara merawat knalpot motor agar tetap awet semoga dapat bermanfaat.
Sunday, February 19, 2017

Mengenal sistem penerangan sepeda motor

Sistem penerangan (lighting system) sangat diperlukan dan penting untuk keselamatan pengendara sepeda motor pada malam hari. Dengan adanya metode penerangan yang terpasang pada sepeda motor akan lebih menjaga keselamatan pengendara di waktu malam karena jalanan yang kita lewati bisa terlihat dengan jelas.

sistem penerangan sepeda motor

Pada sisi lainnya juga pengguna jalan yang lain dapat melihat kita saat berkendara, karena jika tidak ada indikator berupa sebuah penerangan maka kita tidak akan terlihat di jalan raya, resiko juga akan besar baik kita sebagai pengguna jalan atau orang lain. Oleh sebab itu sebuah sistem penerangan merupakan suatu hal yang sangat penting terpasang pada sepeda motor. 

Sistem penerangan Pada Motor

Ada bermacam-macam jenis sistem penerangan yang digunakan, antara lain sistem lampu besar, sistem lampu belakang, sistem lampu rem, sistem lampu tanda belok, dan sistem lampu instrumen. Agar anda lebih paham mengenai sistem penerangan pada sepeda motor berikut ini saya akan paparkan mengenai hal tersebut.

1.  Sistem lampu besar

Lampu besar merupakan sebuah sistem lampu penerangan untuk menerangi jalan pada bagian depan kendaraan, umumnya dilengkapi dengan lampu jauh (high beam) dan lampu dekat (low beam), dan dinyalakan dengan satu saklar. Pada saat saklar digeser pertama maka lampu dekat yang menyala sedang apabila saklar digeser yang kedua maka lampu jauh yang menyala. Lampu besar atau lampu kepala disuplai listrik dari aki, sehingga lampu besar dapat menyala meskipun mesin dalam tidak hidup. Untuk mengetahui tips merawat aki baca juga tautan berikut:


Penggunaan lampu besar atau lampu depan pada kendaraan kesayangan kita merupakan sesuatu yang sangat penting agar terhindar dari kecelakaan. Jika kita amati jalan yang kebanyakan penuh dengan lubang dan tidak rata sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan apalagi jika kita berkendara di malam hari.

Oleh sebab itu kualitas dari sebuah lampu motor khususnya lampu bagian depan harus tetap prima sehingga kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Terkadang sering kita melakukan perubahan pada lampu depan dengan mengakali penggunaan lampu HID untuk motor. Pemasangan jenis lampu HID tergolong mahal dan dapat mengganggu sistem kelistrikan motor kita.

2.  Lampu belakang

Lampu belakang merupakan lampu kecil yang berguna untuk memberikan isyarat akan keberadaan sepeda motor anda pada malam hari bagi kendaraan lain yang ada di belakang. Lampu belakang didesain dengan menggunakan warna merah yang juga berfungsi sebagai lampu plat motor. Lampu belakang biasanya terhubung dengan sebuah saklar yang nantinya jika diaktifkan akan menyalakan lampu besar sehingga apabila lampu besar dinyalakan maka lampu belakang juga akan ikut menyala. Baca juga artikel lain dengan mengikuti tautan berikut:


Namun kenyataan kita biasanya melihat di jalan saat malam hari banyak pengendara sepeda motor yang dapat menyalakan lampu besar tetapi pada bagian belakang lampu ini tidak menyala. Hal ini sangat berbahaya apabila lampu belakang tidak menyala karena fungsinya memberikan isyarat kepada pengendara yang lain yang ada di belakang kita. 

3.  Lampu Rem

Sepeda motor baru yang kita beli dan di produksi dari pabrikan masing-masing merek misalnya Honda, Yamaha atau Suzuki memiliki struktur lampu rem (brake light) yang disatukan dengan lampu belakang. Tetapi struktur filamennya yang berbeda dan menggunakan saklar tarik yang dihubungkan dengan handel rem. Lampu rem terletak di bagian belakang kendaraan sebagai isyarat dan berfungsi untuk mencegah terjadinya benturan dengan kendaraan di belakang yang mengikuti saat kendaraan mengeram.

Kejadian lampu Rem tidak menyala bisa disebakan oleh dua kemungkinan yakni:

Yang pertama

Lampu belakang yang sudah lama dan perlu di ganti. Wajarlah jika komponen yang sudah terlalu lama digunakan suatu ketika akan mengalami error atau kerusakan. Oleh sebab itu kita patut untuk selalu mengecek kondisi motor sebelum melakukan perjalanan sehingga selalu aman saat berkendara.

Yang kedua

Kebiasaan kita yang lain saat berkendara selalu menginjak pedal rem secara tidak sengaja yang mengakibatkan lampu rem akan terus menyala. jika hal ini dibiarkan dan dilakukan terus-menerus maka lampu rem akan menghasilkan panas yang berlebihan. Pengaruh lain dari kebiasaan yang selalu menekan rem dengan tidak sengaja akan membuat kampas rem juga akan cepat habis. Oleh sebab itu kita sebagai pengendara harus memperhatikan hal ini dan berusaha agar tidak menekan pedal rem baik bagian depan atau pedal rem kaki untuk bagian belakang. 

4.  Lampu instrumen Panel (lampu meter)

Lampu ini digunakan untuk menerangi meter-meter pada instrumen panel sehingga memungkinan pengendara dapat memebaca meter-meter dengan mudah dan cepat pada malam hari. Lampu instrumen panel akan menyala bila lampu besar menyala. Ada bermacam-macam lampu instrumen panel, antara lain untuk lampu jauh atau lampu dekat, lampu tanda belok ke kiri dan ke kanan.

5.  Lampu tanda belok (Sein)

Lampu tanda belok (turn signal light) biasanya kita sebut dengan lampu sein atau lampu weser merupakan lampu yang wajib dimiliki pada setiap kendaraan khususnya sepeda motor. Lampu sein terpasang di samping kanan atau kiri bagian depan sepeda motor dan juga di samping kiri atau kanan bagian belakang motor. Lampu sein berfungsi untuk memberi isyarat pada kendaraan yang ada di depan, di belakang, dan di sisi kendaraan bahwa pengendara bermaksud untuk belok atau berpindah arah jalan.

Mengenal sistem pengapian sepeda motor

Lampu Sein atau weser berperan penting juga agar kita dengan mudah bisa berhenti saat berkendara. Jika kita ingin mengubah arah jalan, berbelok bahkan juga ingin berhenti (stop), usahakan agar dilakukan sebelumnya. Dalam peraturan lalu lintas pengendara di wajibkan mengaktifkan lampu Weser dari jarak 100 meter sebelum melakukan perubahan arah gerak kendaraan. Cara ini dilakukan si pengendara agar pengguna jalan yang lain dapat mengerti kendaraan kita apakah ingin berbelok, atau mengubah arah gerak sepeda motor.

Pada semua jenis sepeda motor akan terpasang saklar pada sisi kiri bagian bawah setir. Lampu weser dapat diaktifkan dengan menggeserkan saklar ke arah kiri atau ke arah kanan. Saat saklar diaktifkan maka lampu sein akan berkedip secara teratur dengan menghasilkan lampu kedipan berwarna kuning.  Fenomena ini dapat terjadi karena adanya alat yang disebut Flasher. Alat ini bertugas untuk menghasilkan kedipan yang teratur apakah ke kiri atau arah ke kanan. Kebanyakan juga para pengendara yang menukar flasher motornya dengan flasher mobil supaya dapat menghasilkan kedipan lampu sein secara bersamaan. Baca juga artikel saya mengenai Tips praktis perawatan berkala sepeda motor.

6.  Klakson

Klakson (horn) adalah komponen pembuat tanda suara berdasarkan getaran membram akibat adanya elektromagnet pada lilitan yang terdapat pada klakson. Apabila ombol ditekan maka arus listrik akan mengalir dari baterai melalui horn relay dan menghubungkan itik kontak pada relay tersebut. Arus listrik mengalir melalui lilian pada klakson dan memebentuk medan magnet yang selanjutnya menarik pelat ke bawah. Pada saat ini, titik kontak pada klakson akan terbuka sehingga aliran terputus. Pelat akan bergerak ke atas, kembali pada dudukan semula karena adanya elastisitas dari diafragma. Hal ini mengakibatkan titik kontak tadi berhubungan lagi dan pelat kembali bergerak ke bawah. Proses ini berlangsung sedemikian cepatnya sehingga pada membran terbenuk getaran yang menghasilkan suara.

7.  Wire Harness

Keadaan yang sebenarnya bahwa instalasi listrik pada sepeda moor sport dikemas dalam wire harnes.Wire harness dilengkapi terminal sambungan yang satu sama lain berbeda sehingga untuk menyambung komponen - komponen listrik menjadi lebih mudah dan kekeliruan penyambung dpat dihindari.

Peletakan Kabel pengontrol dan kabel listrik

Hal - hal yang harus diperhatikan pada waktu memasang dan menempatkan kabel-kabel listrik pada sepeda motor adalah sebagai berikut:

  1. Kabel listrik atau kabel pengontrol yang longgar dapat menjadi sumber kecelakaan. Setelah pemasangan, periksalah apakah kabel sudah dalam keadaan terikat dengan erat.
  2. Jangan menjepit kabel-kabel pada titik-titik pengelasan aau klem penahan kabel.
  3. Pasang kabel pengontrol dan kabel listrik pada rangka dengan pengikat kabel yang tersedia pada tempat -tempat yang telah ditentukan. Kencangkan pengikat sedemikian rupa sehingga hanya permukaan yang berisolasi yang menyenuh kabel.
  4. Lindungi kabel listrik (wire harness) sedemikian rupa sehingga tidak tertarik kencang atau mempunyai kelonggaran yang berlebihan.
  5. Lindungi kabel dan susunan kabel listrik dengan pembalut isolasi listrik dari sudut yang tajam. Bersihkan permukaan pemasangan sebelum memasang pembalut isolasi listrik.
  6. Jangan menggunakan kabel atau kabel listrik dengan isolasi yang rusak. Perbaikilah dengan membalutnya dengan pia pelindung atau ganti dengan kabel yang baru.
  7. Tempatkan susunan kabel listrik sedemikian rupa sehingga terhindar dari ujung atau sudut yang tajam. Juga hindari ujung - ujung baut dan sekrup yang menonjol.
  8. Jauhkan susunan kabel listrik dari knalpot dan bagian - bagian panas yang lain
  9. Pastikan bahwa grommets diempatkan dengan baik pada alurnya.
  10. Setelah diikat, pastikan bahwa masing - masing susunan kabel listrik tidak menggangu pergerakan atau pergeseran dari bagian-bagian lain.
  11. Setelah penempatan, periksalah bahwa susunan kabel listrik tidak terpelintar atau tertekuk.
  12. Susunan kabel listrik yang ditempatkan menelusuri stang kemudi tidak boleh tertarik kencang, mempunyai kelonggaran berlebihan, terjepit oleh atau menggangu bagian - bagian di dekatnya atau yang mengelilinginya pada semua posisi perputaran kemudi.
  13. Jangan tekuk atau puntir kabel pengontrol. Kabel pengontrol yang rusak tidak dapat bekerja dengan lancar dan mungkin akan macet atau tersangkut.
Demikian ulasan saya mengenai sistem penerangan pada sepeda motor semoga artikel kali ini memberikan faedah bagi kita dan dapat menambah pengetahuan. jika bermanfaat silakan bagikan kepada teman yang lain.
Friday, February 17, 2017

Tips jitu memeriksa dan merawat Aki sepeda motor

merawat aki motor

Merawat Aki sepeda motor agar tetap awet dan berfungsi dengan baik. Sepeda motor terdiri dari bermacam-macam komponen sebagai penyusun, salah satunya adalah Aki (baterai). Aki mempunyai tugas serta fungsi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kendaraan kita khususnya sebagai penyuplai arus listrik ke komponen yang memerlukan asupan listrik. Untuk itu perlu sekali, kita sebagai pemiliknya benar-benar memperhatikan perawatan aki motor agar kenyamaan saat berkendara tetap aman. Apa jadinya jika anda yang ingin berpergian dengan menggunakan motor kesayangan tiba-tiba sulit untuk di stater atau lampu depan tidak bisa dihidupkan pada saat malam hari. Untuk lebih jelas tentang penggunaan sistem stater pada sepeda motor ikuti link yang saya berikan berikut:


Selanjutnya, aki atau baterai motor merupakan Sebuah benda yang berisikan larutan kimia yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik. Tenaga listrik yang tersimpan akan dialirkan lagi untuk memberikan arus listrik pada lampu posisi, lampu indikator, lampu rem, dan klakson. Saat penggunaan Aki secara terus menerus maka energi yang tersimpan akan habis sehingga generator AC akan bertugas untuk menyuplai baterai tersebut. Proses ini membutuhkan waktu beberapa lama dan terjadi selama motor sedang dioperasikan atau dihidupkan. Proses ini juga sering kita sebut sebagai pengisian atau charge.


Konstruksi aki terdiri dari kotak aki yang di dalamnya terkandung larutan asam sulfat. Bagian lain aki juga memiliki elektrode positif, dan elektrode negatif yang tersusun dari pelat-pelat yang terbuat dari timah. Pada bagian ini dikelompokkan menjadi 6, yang mana pada masing - masing ruangan ditempakan 1 sel sehingga ada 6 sel.  Pada ruangan tersebut bagian komponen sel masing-masing di rendam di dalam elektrolit. Aki yang digunakan biasanya bertegangan 12 volt, ada yang bertegangan 6 volt, danb berkapasitas 2,5 AH.

A.  Bagian Utama Aki

Sebuah Aki motor dapat melaksanakan tugas dengan baik apabila ditunjang dengan bagian-bagian lain yang berfungsi dengan baik. Aki tersusun dari komponen-komponen kecil yang disatukan dalam sebuah kotak yang ditutup rapat. Hal ini dibuat agar isi yang ada di dalam aki tidak tumpah ke luar. Agar lebih jelas mengenai komponen penyusun aki, berikut ini saya akan bahas mengenai bagian-bagian utama dari sebuah aki yang digunakan pada sepeda motor kesayangan anda.

#1 Kotak Aki

Kotak aki dibuat dari ebonit atau damar sintetis. Bagian luar kotak aki ada yang diberi 2 garis batas, yaiu batas aas (upper level) dan batas bawah (lower level). Namun demikian ada juga yang tanpa garis batas. Ruangan baterai 12 volt dibagi menjadi 6 ruangan yang digunakan untuk menempatkan sel-sel baterai dan elektrolit. Sel-sel baterai erdiri dari pelat-pelat yang posisinya ditinggikan dari dasar dan diberi penyekat. Tujuannya agar tidak terjadi hubungan singka apabila ada bahan aktif yang sudah korosif dan mengendap di bagain bawah.

#2 Elemen Aki

Didalam kotak aki terdapat sel-sel. Setiap sel terdiri dari pelat posiif dan pelat negaif yang keduanya dipisahkan oleh separaor atau dinding isolator. Pelat positif dibuat dari bahan aktif oksida timah hitam (PbO2) yang berwarna sawo matang. Pelat-pelat negaif dibuat dari bahan timah hitam (Pb) yang berwarna abu-abu. Sedang separator dibuat dari bahan serat gelas yang bersifat isolator. pelat negatif jumlahnya dibuat satu lebih banyak daripada pelat positif dengan maksud agar susunan pelat tersebut tidak melengkung.

Hubungan anatara pelat-pelat yang sama pada setiap sel adalah paralel dengan maksud untuk memperluas permukaan pelat. sedangkan hubungan sel yang satu dengan sel yang lain adalah seri agar egangan yang dihasilkan merupakan jumlah tegangan listrik yang dihasilkan masing-masing sel. Tegangan listrik yang dihasilkan setiap sel dapat ditaksir sebesar 2,2 volt, pada semua jenis pelat yang digunakan. Karena aki yang digunakan mempunyai tegangan 6 volt mempunyai 3 sel.

#3 Elekrolit

Aki yang menggunakan elektrolit dipastikan bahwa aki tersebut akan diisi dengan larutan asam sulfat (H2SO4) yang dalam perdagangan atau pasarannya disebut sebagai accu zuur. Jika anda ingin mengukur berapa besar sihh massa jenis dari penggunaan elektrolit baterai dalam keadaan terisi penuh maka nilainya akan berkisar antara 1,261 - 1,281 pada suhu sekitar 20 derajat Celcius atau 68 derajat Fahrenheit.

#4 Sumbat Ventilasi

Sebuah baterai atau aki akan diberikan penutup pada bagian pengisian elektrolit yang disebut sebagai sumbat ventilasi. Bagian ini juga sangat penting supaya cairan elektrolit yang ada di dalamnya tidak tumpah atau merembes ke komponen yang lain. Akan semakin fatal juga apabila larutan asam sulfat mengenai tubuh manusia. Oleh sebab itu penting bagi sebuah baterai dilengkapi dengan penutup ventilasi atau disebut sebagai Sumbat ventilasi.

B.  Pemeriksaan Aki

Aki adalah salah satu komponen penting yang digunakan sepeda motor untuk dapat menghidupkan mesin, menyalakan lampu, membunyikan klakson dll. Oleh sebab itu kita sebagai pemilik sepeda motor harusnya menjaga kondisi aki yang ada supaya tetap dalam kondisi yang baik. Pada dasarnya perlu ada tindakan perawatan dan pemeriksaan aki yang harus kita ketahui. Untuk itu saya akan paparkan bagaimana cara melakukan pemeriksaan pada kondisi baterai, baik itu baterai baru ataupun baterai tang sudah sering digunakan. 

#1  Aki baru

Aki baru diartikan sebagai aki yang sama sekali belum pernah digunakan oleh siapapun. Aki yang masih baru tersebut biasanya belum ada daya listrik karena belum diisi elektrolit meskipun di dalam kotak baterai sudah ada plat positif dan plat negatif.


Sebelum baterai tersebut dapat digunakan maka harus dilakukan pengisian daya baterai dengan cara:
  1. Tempatkan baterai pada tempat yang aman.
  2. Buka tutup lubang pengisian elektrolit pada masing-masing sel baterai.
  3. Gunakan corong plastik dan masukkan pada lubang pengisian.
  4. Isikan larutan asam sulfat (accu zuur) dengan berat jenis (BJ) 1,26 - 1,28 pada masing-masing sel hingga ketinggian 10 - 15 mm di atas plat-plat baerai atau berada tanda batas "upper dan lower" apabila pabrik pembuatnya memeberikan tanda pada koak baterai bagian luar.
  5. Biarkan selama 20 menit hingga larutan asam sulfat meresap pada plat-plat maupun sparator.
  6. Bila perlu baterai tersebut disetrum agar asam sulfat dapat meresap pada plat-plat maupun sparator lebih sempurna sehingga umur baerai menjadi lebih awet.
  7. Periksa kembali ketinggian elektrolit baterai dan apabila berkurang (menurun) tambah lagi laruan asam sulfat hingga ketinggian sampai "upper level". 
  8. Tutup kembali saluran/lubang pengisian elektrolit dengan rapat.
  9. Bersihkan baterai dari kemungkinan tumpahan elektrolit dan baterai siap digunakan.

#2  Aki Yang dipakai

Aki yang sudah pernah dipakai harus dilakukan perawatan secara berkala agar daya aki tidak cepat menurun.

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk pemeriksaan dan perawatan aki sebagai berikut:

  1. Periksa tinggi elektrolit. Elektrolit harus berada pada ketinggian yang tepat yaitu 10 - 15 mm atau di antara tanda "upper dan lower". Apabila tinggi elektrolit kurang dari tanda tersebut maka tambahan dengan air suling (air accu) secukupnya dan jangan menggunakan "accu zuur" atau air biasa (air hujan, air ledeng atau air sumur).
  2. Periksa tegangan baterai dengan voltmeter atau cell tester dan periksa berat jenis elektrolit baterai dengan alat hidrometer. Baterai yang terisi penuh perbedaan tegangan antara kutub-kutub tiap sel adalah 2,2 volt, berat jenis elektrolit 1,26 - 1,28 pada suhu 20 derajat Celcius. 
Apabila aki digunakan terus-menerus dan mengeluarkan arus listrik yang banyak maka perbedaan tegangan antara kutub-kutub tiap sel makin berkurang dan berat jenis elektrolit juga berkurang. Beda tegangan antara kutub-kutub baerai seiap sel turun sampai 1,7 volt maka berat jenisnya juga turun sampai 1,12. Kondisi aki tersebut dikatakan kosong maka harus diisi (disetrom) dengan alat baterai charger.

Sepeda motor bebek 4 langkah rata-rata menggunakan aki 12 volt 4 AH. apabila akan dicharger dengan aki charger 12 volt 0, 25 A maka aki tersebut harus disetrom selama 16 jam sehingga berat jenis elektrolit menjadi 1,26 pada suhu 20 derajat Celcius.

Aki yang selnya sudah rusak, biasanya sudah tidak dapat menyimpan arus listrik sehingga meskipun disetrom sampai waktu tertentu yang sesuai maka tegangan aki ketika diukur tetap lebih rendah dari seharusnya. aki tersebut dikatakan sudah rusak maka harus diganti dengan baterai yang baru.

Periksa kondisi fisik aki meliputi:

  1. Kondisi dari kotak aki dari kemungkinan retak atau bocor. Jika terjadi demikian maka elektrolit akan cepat habis sehingga berakibat rusaknya sel-sel aki. Jika keadaan tidak terlalu parah maka bagian yang retak dapat diberi perekat (lem) yang tahan terhadap asam.
  2. Endapan putih disekitar kutub aki dapat dihilangkan dengan menggunakan air hangat. Untuk menghindari keadaan ini maka berilah lapisan vaselin pada kutub-kutub aki sebelum dipakai.
  3. Adanya karat pada kutub-kutub dan terminal aki dibersihkan menggunakan campuran air dan bikarbonat atau soda atau air sabun.
  4. Periksa bagain bawah sel-sel aki. Apabila terdapat semacam serbuk yang mengendap maka aki harus diganti.
Demikian ulasan saya tentang tips memeriksa dan merawat aki sepeda motor sekaligus mengakhiri perjumpaan kita pada postingan ini. Intinya anda sebagai pemiliki kendaraan pribadi  yakni sepeda motor harus pandai-pandailah untuk senantiasa menjaga bahkan merawat motor anda agar perjalan anda tidak terganggu. Dan pastinya motor akan selalu oke dan tetap berkualitas sehingga selalu nyaman untuk dikendarai. Berikutnya saya akan bahas secara spesifikasi mengenai Tips dan cara merawat Aki motor anda biar tidak cepak Soak atau habis.